Empat Orang Lapor KPPU

*Dugaaan Penyimpangan Lelang Bahan Kimia PDAM Balikpapan dan Komputer Disdik Balikpapan
Balikpapan, Tribun – Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Republik Indonesia wilayah Kalimantan kedatangan 4 pelapor, Senin (2/4). Mereka melaporkan proses lelang pengadaan komputer di Disdik Balikpapan dan pengadaan bahan kimia PDAM Balikpapan.
Dalam pertemuan yang berlangsung selama dua jam itu mereka diterima langsung oleh Kepala Kantor KPPU wilayah Kalimantan Helli Nurcahyo.

MA, dari CV. IGN melaporkan proses lelang Pengadaan Komputer Disdik untuk Sekolah Negeri se-Balikpapan. Menurut MA, proses lelang senilai Rp. 4,2 Miliar itu penuh dengan kejanggalan. “Panitia tidak transparan dalam melakukan evaluasi administrasi dan teknis. Bisa saja ada peserta yang gagal dalam evaluasi administrasi tapi tetap lolos,” kata MA.

Kejanggalan lainnya, kata MA, pemenang lelang kali ini menduduki peringkat 6 atau 7 penawaran terendah peserta tender. Pemenang lelang menawarkan Rp. 800 juta lebih besar dari dari perusahaannya. “Pengumuman pemenang juga secara diam-diam. Nama-nama peserta yang lolos evaluasi juga diumumkan belakangan. Ini melanggar kesepakatan,” kata MA. Dengan masuknya laporan MA, maka telah dua peserta lelang  yang melaporkan penyimpangan pengadaan komputer ke KPPU. Perusahaan lainnya adalah PT. AG yang melaporkannya minggu lalu, (26/3).

Tak hanya melaporkan dugaan penyimpangan ini ke KPPU, MA juga melakukan sanggahan banding ke Walikota Balikpapan. “Saya tidak puas dengan jawaban yang diberikan oleh pihak Disdik,” katanya.

Sementara itu, AB, S dan TL,  yang berasal dari dua perusahaan berbeda melaporkan proyek lelang pengadaan bahan kimia untuk water treatment PDAM Balikpapan. Proyek dengan Pagu dana sebesar Rp. 6, 9 Miliar untuk pengadaan tawas, kaporti dan gas chlour. Kejanggalan tampak pada saat panitia mensyaratkan peserta lelang untuk mendapatkan dukungan dari pabrik yang memproduksi ketiga bahan itu.

Dari sekian banyak perusahaan yang ada di Kaltim, hanya tiga perusahaan yang mendapat dukungan. Tiga perusahaan itu yakni, CV. JK, PT. AK dan CV. PI. Ketiga perusahaan ini diindikasikan milik satu orang. “Dalam aturan main juga tidak dicantumkan bahwa peserta lelang harus memiliki SIUP Kimia,” kata TL. Padahal menurut TL, lelang yang diikuti perusahaan non kecil dengan sub bidang kimia ini harus mencantumkan SIUP sebagai persyaratan.

Menanggapi itu, Ketua KPPU Wilayah Kalimantan Helli berjanji akan menindaklanjuti laporan ini secepatnya. “Nggak. Waktunya  nggak nyampe sebulan ko,” kata Helli. (m18)

Laporan Pengadaan Komputer Sekolah Negeri Se-Balikpapan
1. Panitia tidak transparan dalam melakukan evaluasi administrasi dan teknis.
2. Nama-nama peserta yang lolos evaluasi diumumkan setelah pengumuman nama pemenang lelang.

Laporan Pengadaan Bahan Kimia PDAM Balikpapan
1. Panitia mensyaratkan peserta lelang untuk mendapatkan dukungan dari pabrik yang memproduksi kaporit, tawas dan gas klor. Dari sekian banyak perusahaan yang ada di Kaltim, hanya tiga perusahaan yang mendapat dukungan. Tiga perusahaan itu yakni, CV. JK, PT. AK dan CV. PI. Ketiga perusahaan ini diinikasikan milik satu orang.
2. Proyek pengadaan ketiga bahan kimia itu dilakukan dalam satu kali lelang. Tidak dipecah menjadi tiga.
3. Dalam aturan mainnya tidak mencantumkan SIUP Kimia. (m18)

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: