Archive for the ‘Air Bersih’ Category

Air PDAM IPA Damai dan BatuAmpar Terganggu

August 4, 2007

*Akibat Pemasangan Pipa Bantuan ABPD I

Balikpapan, Tribun – Distribusi air baku PDAM Balikpapan kepada pelanggan di sejumlah wilayah di Balikpapan akan terganggu, mulai Selasa (7/8) mendatang. Terganggunya pasokan air baku di sejumlah wilayah ini karena ada penyambungan pipa transmisi air baku proyek APBD I Kalimantan Timur. Penyambungan pipa itu dilakukan di dua tempat, masing-masing di Waduk Manggar yaitu pada pipa berdiameter 700 mm ke pipa berdiameter 600 mm, Selasa (7/8). Keesokan harinya Rabu (8/8), penyambungan kedua dilakukan di IPA Batu Ampar pada pipa transmisi air baku berdiameter 600 mm ke pipa berdiameter 500 mm.
Kedua proyek penyambungan pipa itu diperkirakan masing-masing akan memakan waktu selama 24 jam. Akibatnya, seluruh daerah pelayanan IPA Batu Ampar dan IPA Damai akan mengalami gangguan selama satu hari. “Jadi distribusi air Baku di seluruh daerah pelayanan IPA Batu Ampar akan terganggu selama 24 jam, kemduian besoknya di daerah pelayanan IPA Damai juga akan terganggu. Tetapi setelah pemasangan selesai, distribusi air di dua wilayah tersebut akan kembali normal,” ujar Kabag Humas PDAM Gazali Rakhman, Jumat (3/8).
Dengan adanya Kegiatan itu, PDAM Balikpapan menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan PDAM Balikpapan, atas terganggunya distribusi air.(joi)
Daerah yang Pelayanan Terganggu :
-IPA Kampung Damai : Komplek Bank Duta, Perum Pos dan Giro, Komplek BDS, BDI, Perum Telkom, Jl Gunung Agung Tunggal, Koplek Perum PLN Pikitring, Perum Balikpapan Baru, Perum PLN Sepala, Perum Vila Damai Indah dan sekitarnya, RSS Damai III Blok E hingga K, Simpang Tiga MT Haryono, Jl Marsma Iswahyudi Sepinggan, Perona, JL Mulawarman (PJHI) Batakan, Komplek Balikpapan Permai, Markoni, Pasar Baru, Klandasan, Tanjung Pura, Pelayaran, Prapatan, Jl Melati, Telogorejo, Bhayangkara, Meratus, Cenderawasih, Dondang, Antasari, Jembatan Maryati, Gunung Sari, Gunung Malang, Jl Banjar, Gunung Guntur, Gunung Rambutan, Gunung Kawi, karang Rejo, Jl Pandanwangi, Kebun Sayurm Semoi, Perum Eks Kebakaran dan seterusnya.
-IPA Batu Ampar : Perumahan Depsos, Ring Road, Wika, Perum Pemda, Balikpapam Baru, RSS Damai III blok A hingga E, Perum PGRI Damai III, Perum Korpri Blok I dan II, Perum PT Her Mandiri, Perum BSB, Boster AMD Sungai Ampal, Perum H Ruslan, Perum Pelabuhan Gunung Guntur, Perum Gunung Guntur Asri, Km 8 Kampung dan Pesantren, Km 9 Komplek AD, Klauss Peppe, Bangun Reksa, Perum PDAM, Graha Indah, Komplek Bumi Nirwana Indah, Perum Asri Guna Unggul, Perum Mandastana, Perum Batu Ampar Lestari, Perum Ramayana, Jl Brantas, Komplek Perumnas, Telindung, Padat Karya, Gunung Samarinda Strat I hingga IV, Inpres 1 hingga 6, Perum Somber, Jl Pattimura, Kampung Timur, Wonorejo, Karang rejo, Gunung Rohani, Jl Borobudur, Ganung Satu, Gunung Empat, GunungBugis, Asrama Bukit, Sidomulyo, Kampung Baru Ujung, Kampung Baru Tengah, Jumpi, sidodadi, Muara Rapak, Jl Sepaku, Kampung Baru Ilir, Gunung Polisi dan seterusnya.(joi)

157 Meteran Air PDAM Dicuri

July 29, 2007

*Modus Pencurian Baru di Balikpapan
*Dalam Dua Hari, 15 Meteran Air Hilang

Balikpapan, Tribun -Mungkin ini menjadi pelajaran penitng bagi pelanggan PDAM. Pasalnya, sebanyak 157 meteran air (water meter) PDAM yang berada di sejumlah rumah milik warga Balikpapan hilang dicuri. Meteran Air yang hilang itu terhitung sejak awal Januari lalu hingga Juni 2007. Sedangkan pada bulan Juli hingga sekarang, Selasa (3/7), sudah 15 unit meteran air milik warga hilang. Demikian dikatakan Humas PDAM Balikpapan Gazali Rakhman dalam jumpa persnya, Selasa (3/7).

Titik-titik lokasi pencurian meteran air itu berada di jalur pelanggan PDAM wilayah III, yang meliputi perumahan Impres II dan IV, Jl Gunung Satu dan Gunung Empat, Sumberjo, Jl Soekarno-Hatta, Jl Letjen Suprapto, Jl Adil Makmur, Gunung Samarinda, Strat I, III dan IV, Gunung Belah dan JL S Parman. Sedangkan 15 materan air yang hilang baru-baru ini berada di daerah perumahan Graha Indah, Adiguna dan Impres.

Terhadap aksi pencurian bermodus baru itu, Gazali menghimbau kepada para pelanggan yang kehilangan meteran airnya agar segera melaporkannya. Karena bila tidak melaporkannya akan dianggap menghilangkan barang bukti. Menurut Gazali, masalah meteran air memang menjadi tanggung jawab pelanggan sendiri. Karena batas tanggungjawab PDAM adalah pipa dinas atau pipa induk ke sebelum meteran. Sedangkan meteran air dan seterusnya merupakan tanggungjawab konsumen sendiri.

Selain itu, Gazali juga meminta warga yang kehilangan meteran airnya agar tidak memanfaatkan momen itu untuk menyambungkan langsung pipa airnya ke jaringan pipa PDAM. Karena tindakan itu sama dengan perbuatan ilegal dan merugikan PDAM.

Menurut Gazali, ada dua macam kerugian yang diderita akibat pencurian meteran air itu. Pertama kerugian di pihak pelanggan. Karena harga setiap meteran air Rp 246.000. Sehingga warga yang kehilangan meterannya bisa menggantinya lagi dengan yang baru dengan harga itu. Sedangkan kerugian yang diderita PDAM sendiri adalah air. Akibat hilangnya meteran air itu, banyak sekali air PDAM yang terbuang.

“Jika ada ditemukan warga mengambil air dengan  menyambungkan langsung pipa rumahnya ke pipa induk PDAM, maka akan dikenakan denda. Denda yang dikenakan berupa membayar 12 kali rekening tagihan tertinggi selama satu tahun, ditambah tunggakan air yang belum terbayar,” tuturnya.
Untuk mengantisipasi pencurian itu, Gazali meminta kepada sekuruh pelanggan PDAM agar sama-sama menjaga meteran air dirumahnya masing-masing.(joi)

Data Meteran Air Hilang
Bulan            Jumlah Hilang
Oktober-Desember    60 unit
Januari-Juni        157 unit
Juli-sekarang        15 unit(joi)

PDAM

July 20, 2007

Dampak Proyek Pelebaran jalan

Gazali : Siapkan cadangan air

* PDAM hentikan distribusi Air IPA Damai

PDAM menghentikan sementara produksi instalasi pengelolaan air (IPA) Damai. Kondisi itu terkait ada pipa distribusi PDAM yang terkena proyek drainse perkotaan di  jalan MT haryono. Penghentian mulai Rabu (18/7) pukul 9 selama satu hari penuh. Warga agar mempersiapan persediaan air selama masa perbaikan.