Archive for the ‘Finance’ Category

Bank Penuhi Modal Rp 80 Miliar

September 28, 2007

Sebagian bank national bisa memenuhi modal minimal Rp 80 miliar dalam penerapan arsitektur perbanakn Indonesia API pada akhir tahun 2007

Pegadaian

September 23, 2007

Jasa Kredit KCA Pegadaian paling diminati

* menjelang Lebaran diperkirakan meningkat 15 persen

Dari berbagai jasa kredit Pegadaian Kaltim, Jasa kredit aman cepat (KCA) paling diminat. Diprediksi peminta KCA meningkat 10-15 persen.

 

Produk Pegadaian

KCA (kredit cepat aman)

Kreasi (kredit angsuran system fidusia.

Jasa simpanan dan titipan. Tempat menimpang dokumen dan barang yang dikenakan biaya Rp 5.000 per item.

Harga emas Pegadaian naik

September 23, 2007

Kenaikan harga emas 24 karat secara global naik. Di samarinda harga jual sekitar Rp 190.000 per gram pada dua bulan lalu menjadi Rp 215.000.

Kenaikan harga emas membuat omset pegadaian naik menjadi rata-rata 8,3 miliar.

 Permintaan Emas Sepi

Harga Mulai Rp 160.000

Permintaan harag emas masih sepi

Harga emas 75 persen Rp 160.000

Dengan polesan Rp 165.000 per gram

Variasi emas putih Rp 170.000 – Rp 175.000 per gram

Ongkos buat mulai dari Rp 10.000 per barang

Kredit syariah

September 18, 2007

Pertumbuhan usaha lembaga keuangan syariah naik 35 persen
* Didominasi BMT dan LKMS

Pertumbuhan usaha pembiayaan syariah mengalami peningkatan mencapai 35 persen selama Januari sampai Agustus 2007 dibandingkan pertumbuhan usaha pada tahun lalu. Kenaikan pengucuran pembiayaan itu ditunjukkan oleh kenaikan aset lembaga keuangan syariah yang didominasi oleh pengucuran kredit melalui BMT (Baitul Mal Wat Tamwil),  koperasi jasa keuangan syariah (KJKS) dan Koperasi Syariah (Kopsah) dan lemabaga keuangan masyarakat syariah (LKMS). Pertumbuhan aset usaha lembaga pembiayaan itu dipengaruhi oleh tingkat perputaran kredit.
“Menurut database kami pertumbuhan aset lembaga keuangan syariah pada 5 BMT,  KJKS dan Kopsak mencapai Rp 2 miliar. Naik 35 persen dibandingkan pertumbuhan tahun lalu  Perputaraan
Perputaran kredit syariah melalui LKMS mencapai 20 persen dari total aset yang diprioritaskan pada usaha mikro menengah,” kata Direktur Badan Pekerja  pusat inkubasi bisnis usaha kecil (BP Pinbuk) Kota Balikpapan Ruhyadi Sujana saat ditemui di Aula Kantor Pemkot Balikpapan Sabtu (25/8). Pernyataan itu dikemukakan usai pelantikan dan launching BP Pinbuk dan  sosialiasi ekonomi syariah.
Ruhyadi Sujana menerangkan, pertumbuhan perputaran kredit tersebut dipengaruhi oleh tingginya permintaan pengusaha kecil menengah yang mengalihkan sumber pembiayaannya. Semula pengusaha mikro menengah mengandalkan kredit dari pinjaman rentenir. Seiring pendirian lembaga syariah, banyak pengusaha kecil yang mengalihkan sumber kredit kepada lembaga keuangan syariah khussnya BMT.
Terdapat beberapa sistem pembiayaan yang terlayani melalui pengucuran kredit dari BMT berbasis bagi hasil. Antara lain   Mudharabah,  Murabahah,  Qardhul Hasan. Nisbah bagi hasil antara debitur dan lembaga keuangan syariah dibawah 2 persen.  Di Balikpapan terdapat 700 debitur pengusha kecil menengah yang memanfaatkan fasilitas kredit dari BMT, KJKS, Kopsak dan lembaga pemberi kredit syariah non-bank.
Sampai Agustus 2007 BP Pinbuk Kota Balikpapan membina  5 BMT serta beberapa badan usaha  KJKS (Koperasi jasa keuangan syariah koperasi syariah) Kopsah (koperasi syariah). Lima BMT yang menyalurkan kredit yaitu Umat Mandiri,  Al Mubarak, Amanah Ummah, Musaadah, dan Halal Bank
BP Pinbuk Kota Balikpapan sedang menjajaki pemekaran intermediasi penyaluran kredit dari lembaga keuangan masyarakat syariah) dan BMT (Baitul Mal Wat Tamwil) melalui penguatan skill pengusaha khususnya dalam pengelolaan keuangan serta memfasilitasi akses sumber dana bekerjasama berbagai pihak.

Kredit Syariah Tersalur Rp 232 Miliar
* Pembiayaan Dari Bank Muamalat dan PNM

Balikpapan, Tribun – Realiasi penyaluran kredit yang disalurkan oleh Bank Muamalat dan PNM mencapai Rp 232 Miliar. Pengucuran kredit didominasi pembiayaan usaha mikro menengah yang bergerak pada perdagangan umum, makanan dan jasa.
Muchtar MD Siswoyo Asisten Director Pengembangan LKS Bank Muamalat mengatakan, Target penyaluran kredit pembiayaan syariah bagi pengusaha Balikpapan padsa tahun 2007 sebesar Rp 400 miliar. Sampai Agustus 2007 terealisasi penyaluran kredit Rp 230 miliar. Sedangkan  target penyaluran kredit secara nasional mencapai Rp 8,7 triliun.. 35 persen dari penyaluran kredit merupakan alinasi dengan  BPR, koperasi maupun BMT dan sebagainya sekitar Rp 2,7 Triliun.
“Komposisi pembiayaan  sebesar 70 persen untuk segmen usaha mikro menengah dan 30 persen untuk pembiayaan komersil. Untuk sektor mikro disalurkan pada usaha  perdangan jasa rumah makan angkutan dan sebagainya,” katanya saat ditemui di Aula Kantor Pemkot Balikpapan, Sabtu (25/8).
Bank Muamalat menyalurkan beragam produk pembiayaan modal kerja mulai dari sistem akad Murabahah, Istina, Mudharabah dan Musyawarah. Untuk sektor mikro, penyaluran kerdit bekerja  BPR, BMT koperasi.
Muchtar MD Siswoyo menilai prospek pembiayaan kredit syariah di Balikpapan sangat menjanjikan. Seiring masih kurangnya lembaga keuangan syariah yang terbentuk di beberapa wilayah.  Padahal permintaan pengusaha kecil terhadap fasilitas kredit syariah tinggi. Tinggi permintaan kredit syariah itu ditunjukkan dari rasio dana pihak ketiga terhadap dana tersalur (LDR)  dari Bank Muamalat Cabang Balikpapan 110 persen. Sampai bulan ini Kredit Pembiayaan tersalur   Rp 230 Miliar lebih besar dibandingkan dana pihak ketiga yang terhimpun sebesar Rp 210 miliar. LDR Pembiayaan kredit itu lebih tinggi dibandingkan LDR perbankan konvensional yang secara nasional mencapai 56 persen.
Muhammad Haikal Kepala Cabang PNM (PT Permodalan Nasional Madani Persero) menerangkan, pembiayaan kredit syariah yang tersalur  Rp 2 Miliar yang digulirkan kepada sektor usaha mikro dan menengah. Penyaluran kredit didominasi pembiayaan modal kerja. Ditargetkan akhir Dsember 2007  tersalur  Rp 16 miliar. PNM menjalin kerjasama pembiayaan bersama Baitul Mal Wat Tamwil, Koperasi Syariah dan lembaga keuangan syariah lain untuk ekspansi pembiayaan tersebut. Pada tahun ini dikucurkan penyertaan modal sebesar Rp 2 Miliar pada mitra lembaga keuangan syariah untuk memfasilitasi penyaluran kredit.(rid)

Bank Muamalat Lirik Pembiayaan Kredit Sektor Perkebunan.

Balikpapan, Tribun -  Bank Muamalat melakukan ekspansi pembiayaan kredit syariah pada sektor perkebunan. Sektor yang mendapat prioritas pembiayaan adalah sektor perkebunan kelapa sawit dan  perumahan. Hal ini dikemukakan Asisten Direktur Pengembangan LKS Bank Muamalat Muchtar MD Siswoyo.
“Kami kembangkan sektor perkebunan.  Kami mendorong pembiayaan khususnya pada kelapa sawit antara lain di kabupaten Pasir. Disamping itu sektor perumahan Insya Allah  kami kembangkan,” katanya saat ditemui di Aula Kantor Pemkot Balikpapan, Sabtu (25/8).
Menurutnya, prospek bisnis perkebunan kelapa sawit cukup cerah di masa mendatang. Oleh sebab itu Bank Muamalat siap mengucurkan kredit investasi kelapa sawit yang dinilai layak. Bank Muamalat menyiapkan produk KPR Syariah untuk pembiayaan kepemilikan rumah.(rid)

Harga emas Meroket

September 18, 2007

* Sejak Januari – September 2007

Investasi emas bursa berjangka (future’s trading) tampak semakin menjajikan.Hanya dalam tempo stengahtahun, harga emas di pasaran dunia meroket 11 persen lebih.

Per 31 Januari, haga emas di pasaran dunia seharga 650 dolar per troy once (setara 31,104 gram) Namun Jumat (14/9) haga temubs rekor 705 dolar per troy once.

Info Valuta Asing dan Bursa saham

September 16, 2007

Rupiah menguat 33 poin

Mata uang regional mengungat terhadap dolar AS karena spekulasi penurunan bunga The Fed. Pada penutupan perdagangan Rabu (12/9) rupiah menguat 33 poin ke posisi 9.405.

Pasar berharap penurunan suku bunga the Fed akan membantu AS mengatasi krisis subprima mortgage.

 

Investor Jual Saham

Pasar saham diwarnai aksi ambil untung satu hari menjelang puas. Pada penutup perdagangan saham Rabu (12/9), Indeks harga saham Gabungan turun 1,482 poin ke level 2.209,931.

Ada Saham yang turun di top loser .

Ada saham yang harganya masuk dalam top gainer.

Suntikan Modal Askrindo

September 16, 2007

Komisi IX DPR RI menyetujui suntikan penyertaan modal Negara Rp 1,45 triliun untuk PT Asuransi kredit indoensia (Askrindo) dan Perum Sarana pengembangan Usaha (SPU). Rinciannya Rp 850 miliar untuk Askrindo dan Rp 600 miliar untuk SPU.

Mandiri Seleksi Penasihat

September 14, 2007

PT bank mandiri Tbk tengah menyeleksi penasihat keuangan untuk rencana penerbitan obligasi valuta asing senilai 300-500 juta dolar pada triwulan III-2007.

Kebutuhan Uang Kartal Meningkat

September 14, 2007

Jumlah uang kartal yang masuk (inflow) ke kantor Bank Indonesia (BI) balikpapan selama triwulan 1 tahun 2007 tercatat Rp 267,8 miliar. Sedangkan uang yang keluar tercatat Rp 242,7 Miliar. Sehingga net inflow BI hingga akhikr maret Rp 25 miliar.

Kepala BI balikpapan Causa Iman Karana mengatkan uang keluar dari BI terjadi pada bulan Maert mencapai 152 miliar dari bulan sebelumnya Rp 58 miliar dan Rp 31 miliar.

Menjelang maret kebutuhan uang kartal meningal tajam. Kemungkinan untuk pembayaran cash pelunasan jatuh tempat bayar pajak.

Uang masuk ke Balikpapan melalui transfer Real Time gross Settlement (RTGS) mencapai Rp 3,8 triliun.

UNtuk transaksi non tunai melalui kliring perbankan mencapai Rp 1,25 trilun. Dengan rata-rata penolak cek dan bilyet giro kosong setiap bulan 115 lembar. Penolakan giro karena ketidakcukupan salso dan rekening sudah ditutup

Uang palsu dilaporkan bank Indonesia selama triwulan I tahun 2007 sebesar Rp 820.000. terdiri dari empat lembar pecahan Rp 100.000, 8 lembar pecahan Rp 50.000 dan satu lembar pecahan RP 20.000

Pimpinan BPR harus tersertifikasi

September 14, 2007

Lemahnya kemampuan manajerial pimpinan bank perkreditan rakyat menyebabkan sebagian BPR akhirnya gulung tikar. Padahal ban kecil inilah yang menyokong prekonomian.