Archive for the ‘General’ Category

Warga Korban Banjir RT 49 Nyaris Demo Ke Pemkot

September 22, 2007

* Dipicu lambannya pengerukan timbunan pasir

Balikpapan, Tribun – Warga  yang rumahnya menjadi korban banjir di RT 49 Gunung Sari Ilir nyaris berdemo ke Pemkot Balikpapan. Keinginan itu dipicu oleh lambannya pengoperasional excavator yang ditunggu warga sampai siang belum juga beroperasi. Keinginan demo itu akhirnya batal setelah usai shalat Jumat, excavator dioperasikan untuk mengeruk timbunan pasir di wilayah bekas musibah tersebut.
Alam,  Sutio dan Supriyadi warga RT 49 yang rumahnya menjadi korban banjir mengatakan, warga setmpat  sudah lama menunggu janji Pemerintah kota Balikpapan  untuk membersihkan timbunan pasir di lokasi bekas banjir. Kesabaran warga korban banjir tak tertahankan setelah melihat lambannya pengerukan pasir dengan excavator. Pernah terlintas mereka akan berdemo guna mendesak pemkot segera membersihkan timbunan pasir itu pakai excavator.
“Kalau sampai hari ini excavator tidak dioperasikan untuk mengeruk pasir, kami akan demo. Apalagi kami melihat ada timbunan pasir yang berada di luar kampung yang justru dibawa keluar pakai truk. Kami menginginkan agar tidak ada pasir yang dibawa keluar karena diperulkan warga untuk uruk tanah,” ujar Alam warga RT 49 yang diiyakan warga sekitarnya yang ditemui di lokasi musibah di RT 49, Gunung Sari Ilir, Jumat (21/9).
Sutio, korban musibah RT 49 lain menambahkan, mereka merasa kecewa atas pelaksanaan pengerukan untuk membersihkan timbunan pasir di lokasi musibah tersebut. Karena apa yang diinginkan warga tidak sesuai dengan yang dilakukan pelaksana lapangan. Keinginan berdemo pada siang hari itu akhirnya batal setelah mesin excavator mulai doperasikan mengeruk timbunan pasir.
Warga setempat mendesak agar pembersihan timbunan pasir itu segera dituntaskan yang dilanjutkan pembenahan lingkungan dan perbaikan parit. Selama ini warga setempat telah melakukan pembersihan bekas banjir dengan bekerja bergotong royong pada malam hari untuk membersihkan timbunan pasir yang berada di sekitar gang sampai ke lorong . Untuk perbaikan pasir yagn menumpuk di rumah warga dikerjakan sendiri pemilik rumah dibantu warga lain.
Tiap malam sekitar 20 warga bergotong royong membersihkan timbunan pasir dalam gang. Warga menginginkan agar pembersihan timbunan pasir yang berada di sekitar pemukiman yang didukung pengerukan timbunan pasir dengan excavator.
“kalau di lorong sudah ada warga yang mengerjakan. Tapi kalau di luar lorong kami harap dikerjakan alat excavator.  Yang mendesak sekarang ini adalah pembenahan fasilitas jalan umum dan parit terutama pengerukan timbunan tanah yang menutupi septic tank dan parit agar segera difungsikan,” jelasnya.
Berdasarkan pantauan Tribun di lokasi bekas musibah, pengerukan timbunan pasir itu mengerahkan satu unit exravator yang dikerjakan beebrpa operator. Sejumlah warga nampak memantau proses pengerukan tersebut. Sebagian lagi nampak membersihkan pasir yang dapat dikerjakan yang berada di sekitar rumah.(rid)

Warga RT 49 Pertanyakan Penyaluran Bantuan Posko Banjir

September 22, 2007

Balikpapan, Tribun – Sebagian warga RT 49 Kelurahan Gunung Sari Ilir yang rumah terkena musibah banjir mempertanyakan penyaluran bantuan musibah yang diterima posko banjir di SDN 006. Masalah itu timbul akibat tidak meratanya pembagian sembako dan bantuan lain yang diterima warga. Ada sejumlah warga yang mengaku belum menerima bantuan banjir tersebut.
Sutio dan Alam warga korban banjir di RT 49 mengatakan, tidak meratanya pembagian bantuan banjir itu makin terasa sejak tadi malam (20/9) seluruh barang-barang bantuan yang diterima di Posko di SDN 006 mendadak diangkut pakai truk yang dipindahkan LPM selaku kordinator penyaulran sisa bantuan ke balai desa mekar sari yang terletak di belakang kantor kelurahan Gunung Sari Ilir
“Bantuan  dari posko sekarang banyak yang tak jelas. Apalagi sembako itu dibawa LPM ke balai desa dan dibiarkan menumpuk disana. Kami meminta kejelasan bantuan itu. Seperti apa distribusi dan pengawasannya. karena ada warga yang tak merasa menerima,” kata Sutio saat ditemui di lokasi bekas musibah, Jumat (21/9).
Dijelaskan Sutio, transparansi penyaluran bantuan itu untuk menjaga agar jangan sampai timbul kecemburuan antar warga akibat pembedaan penyaluran bantuan yang hanya pada warga tertentu saja. Tidak meratanya pembagian bantuan itu menimbulkan saling iri warga yang tidak mendapat bantuan.
Ditemui terpisah, Wakil ketua LPM Jayadi mengatakan, penyaluran bantuan sembako dan bantuan lain memang belum tersalur semua. Pembagian bantuan itu disalurkan secara bertahap. Jayadi membantah bantuan itu salah sasaran. Kordinator pembagian sembako berjanji untuk menyalurkan bantuan bagi warga yang belum dapat.
“Pembagian bantuan pada warga berdasarkan data warga usulan RT. Pembagiannya bertahap. Kalau ada warga yang belum dapat,  kemungkinan karena belum ambil warga. Tapi penyaluran kami salurkan lewat balai desa,” jelasnya.
Jayadi menerangkan, bantuan banjir yang diterima dari donator bervariasi mulai dari seragam sekolah, beras, sembako, kasur, kompor, panci dan peralatan dapur lain. Lembaga pemberdayaan masyarakat Kelurahan Gunung Sari Ilir bertindak sebagai kordinator penyaluran sisa bantuan posko banjir setelah ditutupnya posko di SDN 006 minggu lalu. Kini penyaluran dipusatkan di balai desa Mekar Sari Kelurahan Gunung Sari Ilir.
“Penyaluran bantuan ini yang ke-6 kali dibagikan sampai hari ini. Insya Allah disalurkan lagi bertahap. nanti sisa bantuan yang akan diserhakan Satlak. Nanti satlak yang menentukan warga mana yang membutuhkan yang diutamakan warga RT 49. Mungkni akhir minggu ini sisa bantuan diserahkan ke satlak, ” ujar Tukiyo dari Kantor Pemberdayaan Masyarakat (KPM) Kota Balikpapan yang saat ditemui sedang mendatang bantuan yang masuk ke balai desa.
Berdasarkan data bantuan terakhir Jumat (21/9) terdapat sisa persediaan bantuan mie sebanyak 200 dos, beberapa kasus, puluhan karung beras dan sembako lain. Jumlah warga yang berhak menerima bantuan tersebut ditujukan pada 153 KK yang terletak di RT 49, RT 47, dan RT 50.(rid)

Sosialiasi Keselamatan Transportasi

September 18, 2007

BP Migas Total E&P Indonesie mengelar keagiatan sosialisasi keselamatan transportasi sungai dan laut diikuti masyarakat pengguna jalur transportasi sungai dan laut.

Kegiuatan sosialiasi dilaksanakan selama tiga hari, di Pulau Selete, Desa Tani Baru, Sungai Banjar dan Tanjung Pamerung Desa Sepatin Kecamatan Anggara.

Acara sosialisasi diikuti 50 peserta diadiri unsure muspika Anggaran, manajemen Total E &P dan tokoh masyarakat dan pemuda setempat.

Panitia dari Total E &P mnegaktana keigatan ini bertujuan untukmemberiken pengethauan tentang tata cara dan aturan penggunaan jalur transportasi sungai dan laut serta peraturan pemerintah tentant pencegahan tabrakan sungai.

Klarifikasi

September 16, 2007

Selebaran Menyesatkan

Peredaran selebaran palsu yang berbentuk fotokopi atau surat elektronik tentang isu produk makanan maupun minuman yang mengandung siklomat saat ini telah meresahkan masyarakat. Dan slebaran itu tidak benar dan menyesatkan.

“Surat edaran palsu kami juga sudah terima dan isinya menyesatkan,” kata Branc Promotion Executive PT Bintang Toejoeh Balikpapan Cahyo TEguh Prasetyo sat bertandand ke kantor Tribun Rabu (12/9).

Ddalam selebaran gelap itu kata Cahyo juga menyebutkan salah satu produk Bintang Toejoe. Sehingga pdasa saat lebaran ditemukan langsung diklarifikasi. Setlaah ada klarifikasi ternyata surat yang seolah-olah dikeluarkan RSAL Surabaya tidak benar.

 

BPOM Keluarkan Surat Edaran

* isu Siklomat tidak benar dan menyesatkan

Maraknya seelbaran gelap baik berentuk surat elektrnoik atau fotokopi tentang isu produk makanan dan minuman yangmenggunakansiklat telah meraskaah masyarakt umum.

Selbaran gelap seolah dilakukan RSAL Dr Rameran Surabaya. Setelah diklarifikasi, RSAL tak pernah mengeluarkan selberan tersebut.

Rayakan Ulang tahun, Gde Adakan Buka Puasa Bersama

September 16, 2007

Kapolre Balikpapan AKBP Gde Sugianyart merayakan ulang tahun ke-43 dengan berbagai kebahagian. Gde mengadakan buka puas bersama wartawan di rumah makan Alexa Pantai Polda Jumat (14/9).

Selimut pun bisa Padamkan Api

September 16, 2007

Alat memadamkan api ternyata banyak terdapat di sekitar kita. Termasuk daam rumah. JIka dapat dilakukan secara baik tindakan bisa menghambat kebakaran bekar. Alat sederhana seperti selimut. Sebelum digunakan selimut dimasukkan dulu ke dalam air biar basah. Secar perlahan dekati api lalu tutup pakai selumut basah. Jangan dilempar karena apinya tidak mati

 

Tip Mengatasi Kebakaran

Penyebab                                 Tindakan

Minyak Tanah                          Jangan disiram air

                                                Jangan diangkat atua tindakan lain yang dpaat menyebabkan

 kompor jatuh

Gunakan karung basah sejenisnya untuk menutup kebakaran

Gunakan alat pemadam api ringan

 

Kompos Gas                            Cabut regulatornya

                                                Tutup kran / valve

                                                Balut tabung gas dengan karung basah

 

Listrik                                       Turunkan handle HCB. Cabut sekering

                                                Jangan gunakan air dan busa sebelum aliran listrik padam

PEPABRI Rayakan hari Jadi ke-48

September 16, 2007

Perayaan hari jadi ke-48 persatuan Purnawirawan dan Wakawuri TNI dan POLRI (Pepabri) menggelar tabur bunga di Taman Makan Pahlawan Balikpapan Rabu (12/9).

Sekilas Info Kecelakaan dirawat Rumah Sakit

September 14, 2007

Tulang kaki kiri Andi Patah

* Tabrak angkot di Straat 3

Kebut-kebutan di Jl Straat 3 Andi Ahmad Hunani menabrak angkot nomor 3 dari arah berlawan rabu (12/9). Akibatnya Andi mengalami luka diwajah dan patah kaki. Sementara susilo sopir angkot luka di wajah dan tangan terkena serpihan kaca depan mobil.

Menurut Andi Saksi mata, mengatakan Sepda motor Jupiter MX melintas kecepatan tingi. Ketika ingin mendahului rekan, sebuah angkot muncul aria rah berlawan.

Bersama rekannya, Budi kemudian membawa Andi ke RSKD. Dari keterangan petugas di ruang resusitasi, Andi mengalami retak di wjah dan patah tulang kaki kiri.

PEPABRI Rayakan hari Jadi ke-48

September 14, 2007

Perayaan hari jadi ke-48 persatuan Purnawirawan dan Wakawuri TNI dan POLRI (Pepabri) menggelar tabur bunga di Taman Makan Pahlawan Balikpapan Rabu (12/9).

Selimut pun bisa Padamkan Api

September 14, 2007

Alat memadamkan api ternyata banyak terdapat di sekitar kita. Termasuk daam rumah. JIka dapat dilakukan secara baik tindakan bisa menghambat kebakaran bekar. Alat sederhana seperti selimut. Sebelum digunakan selimut dimasukkan dulu ke dalam air biar basah. Secar perlahan dekati api lalu tutup pakai selumut basah. Jangan dilempar karena apinya tidak mati

 

Tip Mengatasi Kebakaran

Penyebab                                 Tindakan

Minyak Tanah                          Jangan disiram air

                                                Jangan diangkat atua tindakan lain yang dpaat menyebabkan

 kompor jatuh

Gunakan karung basah sejenisnya untuk menutup kebakaran

Gunakan alat pemadam api ringan

 

Kompos Gas                            Cabut regulatornya

                                                Tutup kran / valve

                                                Balut tabung gas dengan karung basah

 

Listrik                                       Turunkan handle HCB. Cabut sekering

                                                Jangan gunakan air dan busa sebelum aliran listrik padam