Archive for the ‘Islam’ Category

BAZ segera salurkan Rp 13 Miliar kepada fakir miskin

September 22, 2007

* Dari pengumpulan zakat yang diterima dari muzakki

Balikpapan, Tribun – Badan Amil Zakat (BAZ) Kota Balikpapan segera menuntaskan penyaluran   zakat kepada fakir miskin dan kelompok lain yang layak menerima zakat sesuai ketentuan syariat islam dengan nilai penyaluran zakat sebesar  Rp 1.366.957.223. Nilai penerimaan zakat tersebut diterima dari pengumpulan zakat  yang diterima dari muzakki (pembayar zakat) sejak Januari hingga September 2007.  Penuntasan penyaluran zakat itu terutama pemberian zakat kepada fakir miskin sebelum Idul Fitri.
Ketua Badan Amil Zakat (BAZ) kota Balikpapan H Misbahuddin Halim mengatakan, dana zakat yang dihimpun dari kalangan muzakki yang menunaikan kewajiban pembayaran zakat mal (zakat harta) dan zakat lain yang diatur sesuai ketentuan islam. Besaran zakat itu nisah (perhitungan menurut syariah islam) dengan ketentuan 2,5 persen dari keuntungan bersih usaha selama setahun atau ketentuan wajib zakat lain yang berlaku dalam islam.
“Penyaluran zakat diberikan fakir miskin dan yang berhak menerima zakat.,” jelasnya, Kamis (20/9).
Penyaluran zakat itu selama ini telah diberikan kepada ribuan fakir miskin dan penerima zakat lain yang berhak. Pengurus BAZ telah melakukan rapat kordinasi untuk memaksimalkan  distribusi zakat kepada yang berhak menerimanya sekaligus meningkatkan pengumpulan zakat yang digelar kemarin (19/9). Dari pertemuan tersebut disepakati bahwa  pengurus BAZ akan meningkatkan penyaluran zakat tersebut agar manfaat zakat itu dapat dirasakan fakir miskin dan mereka yang layak menerimanya.
Komitmen untuk menolong umat islam yang membutuhkan bantuan zakat juga dikemukakan oleh KH Adehansyah Bendahara BAZ, KH Anas Muchtar Kasi pendayaguanan BAZ, Drs Abdul Muis Abdullah Ketua dewan syariah, H Amir Kepala seksi BAZ dan Muhammad Rum wakil ketua BAZ.
Lebih lanjut Adehansyah mengatakan, BAZ menargetkan penerimaan zakat pada tahun 2007 sebesar Rp 2 Miliar. Selama ini penerimaan zakat didominasi oleh pengumpulan zakat harga dari pegawai negeri sipil, karyawan dan umat islam yang memiliki kekayaan diatas nisab kelayakan menunaikan zakat. Perhitungan kewajiban zakat (nisah) untuk pedagang menurut ketentuan islam dihitung 2,5 persen dari keuntungan bersih. Untuk kekayaan berupa emas, perak dan logam mulia,  maka kewajiban zakat berlaku bagi kekayaan emas 91,92 gram. Kewajiban zakat kekayaan perhiasan itu dibayarkan sekali saja.
Abdul Muis Abdullah mengatakan,  untuk meningkatkan pemberian zakat kepada fakir miskin maka BAZ saat ini tengah meningkatkan pengumpulan zakat terutama pengusaha yang belum menyalurkan kewajiban zakatnya melalui  BAZ.  Penerimaan zakat harta dan zakat lain difasilitasi oleh 59 unit pengumpul zakat naungan BAZ yang tersebar di seluruh Balikpapan. Pada tahun 2006 terkumpul zakat harta dan zakat lain mencapai  Rp 1.995.180.272,61.
“Kami bekerjasama dengan pemkot Balikpapan mengenai penyaluran zakat tersebut,” ujar  H Misbahuddin Halim.(rid)

Badan Amil Zakat

September 18, 2007

Zakat Fitrah Dibagikan H-7 Idul Fitri

* Nilainya Rp 75.000 Per kepala keluarga

Badan AMil zakat sudah menyipakn berbagai data yang dibutnkan untuk penyaluran zakat kepada yang berhak menerimanya (mustahiq). Persiapannya pendataan warga yang akan menerima zakat fitra dan kapan penyaluran di lakukan. BAZ memiliki 76 unit

 

Setoran Zakat Fitrah Masih Minim

* Tahun 2006 terkumpul Rp 429,4 juta.

Badan Amil Zakat kota Tarakan Syamsi Syarman mengatakan, setoran zakat dari wajib cakat yang berhasil terkupul masih relative  rendah dari potensi yang ada. Selama tahun 2007, infaq shadaqah, dan zakat harta terkupul Rp 429,4 Juta

Hanya 10 persen produk sertifikat halal

August 27, 2007

Lembaga pengkajian pangan, obat-obatan dan Kosmetika (LP POM MUI menemukan baru 10 persen makanan dan minuman yang beredar yang memiliki sertifikasi halal.(berbagai sumber)

MUI Keluarkan Fatwa

August 27, 2007

* Larang menghadiri Kegiatan Agama lain

Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Balikpapan mengeluarkan fatwa kepada segenap umat islam di kota minyak agar tidak menghadiri kegiatan agama lain. Fatwa ini diumumkan komisi fatwa KH Jailani Mawardi.

Menurut dia, haram hukumnya umat islam mengikuti doa bersama yang digelar agama lain.

Fatwa itu diputuskan kemarin yang disepakati pada musyawarah bersama pengurus MUI.(berbagai sumber).

Distributor Diminta Tingkat Stok

August 27, 2007

Jelang Puasa

* Persiapan menjelang Ramadhan

Disperindagkop Kaltimmeminta para distributor penyeida kebutuhan bahan pokok untuk meningkatkan jumlah stok hinga 20 persen. Kebutuhan akan sembako pada masa ini akan meningkat, peningkatan jumlah stok biasa dilakukan setipa tahun.

Harga sebelum memasuki perayaan hari besar diawali bulan ramdhan jika kenaikan masih dalam batas wajar tidak menjadi maslah. Namun selama stok barang cukup diharapkan tidkamenaikkan harga barang. (berbagai sumber)

Badan Amil Zakat Kaltim

July 29, 2007

> Hingga April 2007, BAZ Kaltim Telah Menyalurkan Rp 375 juta
> Optimis Kumpulkan Rp 1 Milyar saat Ramadhan
Balikpapan, Tribun – Badan Amil Zakat Derah (BAZDA) Kalimantan Timur (Kaltim) hingga April 2007 telah menyalurkan bantuan sekitar Rp 375 juta dari sekitar Rp 940 juta yang diterimanya. Dana itu diberikan kepada fakir miskin, rumah ibadah, mualaf, Ibnu Sabil, korban kebakaran, pengobatan, kegiatan organisasi dan lainnya.

“Kami memberikan bantuan itu kepada masyarakat yang masuk kriteria BAZ. Kami berusaha, agar dana yang kami kumpulkan dari masyarakat disalurkan kepada mereka yang memang membutuhkan,” kata staf Pendayagunaan BAZDA Kaltim Mursyid kepada Tribun di sela-sela Rapat Koordinasi BAZ se-Kaltim di aula Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan, Sabtu (28/7).

Ia menjelaskan untuk mencegah kebocoran, BAZ selalu melakukan audit internal yang dilakukan oleh Badan Pengawas. Selain itu, mereka juga selalu mempublikasikan dana yang mereka terima dan yang disalurkan dalam buletin bulanan. Bahkan, buletin ini sering diedarkan dipersimpangan lampu merah agar semakin banyak masyarakat yang mendapatkannya. Harapannya, masyarakat dapat berperan serta dalam memonitor penggunaan yang ada dikelola  BAZDA. “Kami selalu terbuka kepada masyarakat. Siapa pun yang datang ke kantor kami dan menanyakan ke mana  mereka disalurkan, pasti kami beritahu. Ini adalah bentuk komitmen kami untuk selalu menjaga kepercayaan dari masyarakat,” ucapnya.

Mursyid juga menjelaskan, bahwa setiap tahunnya Zakat, Infaq dan Shadaqah (ZIS) yang mereka kumpulkan selalu meningkat. Tahun 2006, ZIS yang mereka kumpulkan mengalami peningkatan hingga 67,5 % daripada tahun 2005. Tahun 2006 terkumpul sekitar Rp 1,6 milyar, sedangkan tahun 2005 hanya Rp 1 milyar. “Peningkatan ini terjadi karena kita adanya peningkatan kesadaran masyarakat untuk membayar ZIS dan strategi yang kami terapkan, yakni jemput bola dengan mendatangi rumah- rumah yang kami anggap memiliki potensi membayar ZIS” ujapnya.

Untuk tahun ini, Mursid optimis akan terjadi kenaikkan, apalagi saat Ramadhan diperkirakan sekitar Rp 1 milyar dapat dikumpulkan. “Badan ini kan bukan seperti perusahaan yang mempunyai target tertentu. Kami tak punya target tertentu. Tapi kami yakin, tahun ini lebih banyak dari tahun sebelumnya,” ujarnya. (m18)

Bertekad Bersihkan Aliran sesat dan rangkul Ponpes

July 18, 2007

Forum Komunikasi Ponpes Se-Balikpapan Terbentuk
* KH Muhamad Jailani Mawardi Ketua FKPP Balikpapan

Balikpapan, Tribun – Pengurus Pondok Pesantren (Ponpes)  sepakat untuk membentuk Forum Komunikasi Ponpes se-Balikpapan (FKPPB). Rapat pembentukan FKPPB yang difasilitasi kantor Departemen Agama Kota Balikpapan itu digelar dalam ramah tamah yang berlangsung di kantor kepala depag, Rabu (18/7).Dalam musyawarah antar ulama yang mewakili masing-masing pondok pesantren disepakati memilih KH Jailani Mawari pimpinan  Ponpes Al Banjari sebagai ketua umumnya.
Kepala Seksi Pekapotren Kantor Depag Balikpapan H Normansyah mengatakan, pembentukan forum tersebut dihadiri 23 pimpinan dan perwakilan 20 pondok pesantren seluruh Balikpapan. Pembentukan forum komunikasi Ponpes itu langsung dengan pengukuhan 9 pengurus harian. Forum tersebut bertujuan untuk memfasilitasi kepentingan antar  pondok pesanteren serta menjembatani aspirasi pondok pesanteren dengan instansi pemerintah dan pihak lain. Forum ini juga berperan dalam memperkuat silaturahmi dan meningkatkan peran ulama dalam mendukung misi Madinatul Iman yang dicanangkan Walikota Balikpapan Imdaad Hamid. Untuk sementara sekertariat FKPPB itu berkantor di kantor Depag kota Balikpapan.
Ketua Umum FKPPB KH Muhamad Jailani Mawardi mengatakan, keberadaan FKPPB ini akan ditekankan pada fungsi mempererat silaturahmi khususnya dalam meningkatkan kegiatan dakwah islamiah di Balikpapan. Beberapa sasaran prioritas forum tersebut pada tahun ini antara lain membersihkan potensi  aliran sesat yang beredar di kalangan masyarakat.
“Aliran sesat dimana-mana ada. Dan kami bersama-sama MUI berusaha sedapat mungkin menghapus ajaran menyesatkan yang diajarkan aliran sesat itu,” terangnya.
Pimpinan Ponpes AL-Banjari ini mengakui tidak mudah untuk menghapus ajaran sesat itu. Banyak aliran sesat yang bergerak terselubung diantara kehidupan masyarakat dan jarang yang laporannya langsung sampai  ke telinga ulama. Oleh karena itu peran serta masyarakat untuk melaporkan indikasi aliran sesat diperlukan. Langkah yang dijalankan FKPPB dalam memberantas aliran sesat itu dilakukan melalui pendekatan persuatif.  Penganut aliran sesat diberi arahan tentang pemahamam ajaran agama yang benar dan menjauhi aliran sesat.
“Kami mengimbau kepada masyarakat kalau menemukan ada suatu ajaran yang meragukan segera tanyakan padsa kami atau ke MUI. Nanti kami yang akan menangani,” terangnya.
Misi lain yang diemban forum komunikasi Pondok Pesantren Balikpapan adalah memfasilitasi pembuaetan perijinan bagi pondok pesantren yang belum terdata di Kantor Departemen Agama Kota Balikpapan. FKPPB mengharapkan agar seluruh pondok pesantren di Balikpapan memiliki ijin pendirian yang resmi disahkan  pemerintah. Pemberdayaan Dai, guru agama serta   peningkatan mutu kurikulum di lingkungan pondok pesantren juga masuk dalam program kerja forum tersebut.(rid)

Kantor Departeman Agama Kota Balikpapan :

July 18, 2007

Jatah Haji Balikpapan Berkurang 9 seat
* Akibat sejumlah Calhaj tidak lunasi BPIH sampai penutupan pelunasan 17 Juli 2007

Balikpapan, Tribun – Jatah keberangkatan haji Kota Balikpapan pada tahun ini berkurang 9 seat.
Dari kuota 491 seat yang ditetapkan pemerintah pusat hanya terealisasi 482 seat. Kehilangan jatah haji pada musim haji tahun ini tidak bisa digantikan dengan calhaj lain yang masuk dalam daftar tunggu. Banyak hal yang mengakibatkan penyusutan jatah haji tersebut.
Kepala seksi penyelenggaraan Haji dan Umrah Kantor Departemen Agama Kota Balikpapan Jailani mengatakan, berkurangnya jatah bagi calon jamaah haji Balikpapan disebabkan 9 calon jamaah haji tidak melunasi biaya perjalanan ibadah haji (BPIH) ke bank penerima setoran haji hingga batas pelunasan haji 17 Juli 2007.
“Sebanyak sembilan calon jamaah menyatakan mundur dari keberangkatan tahu ini dan akan mengikuti keberangkatan haji tahun berikutnya. sehingga mereka tak melunasi BPIH-nya. Beberapa alasan calon jamaah mundur yaitu sakit dan istri tak ikut berangkat bersama tahun ini,” terangnya saat ditemui di kantornya, Rabu (18/7).
Sebenarnya potensi kehilangan jatah haji Balikpapan lebih banyak lagi. Hal itu terkait pada penutupan tahap pertama 5 Juli 2007 lalu terdapat 33 calon jamaah yang namanya belum masuk ke siskohat. Karena belum lunasi ongkos ibadah haji dan kesalahan teknis pengisian formulir pendaftaran ibadah haji oleh pendaftar. 33 seat haji itu akhirnya bisa didapatkan kembali semenjak keputusan Departemen Agama RI yang memperpanjang pelunasan BPIH sampai 17 Juli 2007 dan perbaikan data ke kanwil Depag Kanwil. BPIH Balikpapan tahun ini sebesar USD 3.053,6. Balikpapan masuk zona III bersama Banjarmasin dan Makassar.
“Sembilan porsi haji tersebut otomatis masuk ke porsi nasional. Kami tah tahu bagaimana mekanisme memperoleh porsi itu karena dalam mekanismenya ditentukan Depag Pusat. Kami menuggu keputusan dari kanwil tentang berapa porsi haji tambahan yang bisa diperoleh dari porsi nasional,” terangnya.
Jatah haji Balikpapan tahun ini lebih rendah dari realisasi kuota haji tahun lalu. Pada tahun 2006, Balikpapan memperoleh porsi 495 seat. Jumlah itu terdiri dari 491 kuota haji, tambahan porsi dari pusat sebanyak 7 seat dikurangi mundurnya 3 calon jamaah haji. Penetapan jatah haji Balikpapan setiap tahun 491 seat berdasarkan SK Gubernur nomor 451.14/K.171.2006.
Saat ini 482 calon jamaah haji yang telah melunasi BPIH tengah menjalani bimbingan manasik yang berlangsung sampai 9 September 2007. Seluruh calhaj diajarkan tentang panduan perjalanan ibadah haji, dan tata cara pelaksanaan haji di tanah suci. Selesai manasik haji nantinya akan dilanjutkan pemeriksaan kesehatan tahap kedua dan vaksinasi meningitis. Keberangkatan calhaj Balikpapan akan didampingi tim TPHI, TPHD, TPIHI, dan TKHI dan melayani panduan dan pelayanan kesehatan bagi jamaah selama berada melakukan ibadah haji .
Jailani menerangkan, Depag Kota Balikpapan saat ini tengah mengupayakan tambahan porsi dari sisa porsi kosong yang berada di Departeman Agama RI yang mencapai 5.000 seat. Perebutan porsi tambahan ini melalui kordinasi Knnwil Depag Kaltim yang melobi ke pusat.
482 calon jamaah Balikpapan ini akan dibagi dalam 44 regu. Sebanyak 325 calhaj akan membentuk satu kloter asal Balikpapan. Sedangkan sisanya akan digabung dengan daerah lain yang masuk ZOna III yaitu Makassar atau Banjarmasin. Penggabungan kloter itu ditentukan pusat.
Adanya pembajahan porsi haji ini mengakibatkan daftar tunggu haji yang diberangkatkan pada tahun berikutnya membengkak mencapai 2.000 orang. Kalau menerapkan jatah tetap tiap tahun 491 seat maka akan habis tahun 2012. Mereka yang masuk daftar tunggu adalah yang telah melunasi uang muka pada bank penerima setoran haji minimal Rp 20 juta. Bakal calon jamaah haji yang masuk daftar keberangkatan tahun berikut adalah penabung haji sejak tahun 2005-2007.(rid)

Komposisi Keberangkatan Haji Balikpapan tahun 2007
Kuota : 491 seat
Mengundurkan diri : 9 calhaj
Yang siap berangkat : 482 seat
Daftar tunggu tahun berikutnya : 2.000 orang.
Bank Penerima setoran haji di Balikpapan : BNI, Mandiri, Syariah Mandiri, BRI, Bank Muamalat, BPD, BTN dan Bukopin.(rid)

BANDARA

28 jamaah Umrah diberangkatkan

* mengunakan Pesawat Garuda dari sepinggan

Senbayak 28 jamaah umrah Kalimantan timur (kaltim) diberangkatkan melauli bandara sepinggan balikpapan rabu (18/7). Calon jamaah umra beral dari berbagai kota di kaltim. Para pengantar rombonagan umrah tak patah emangat meski cuapat Balikpaan hujan.

Dalam rombongan wimewat terdapat ketua DPRD HM mardikansyah dan wakilnya yang bersangkat bersama istrinya.

Rombongan diketuia drs Djamaluddin marola.

“pemberangkatan ini merupaan yang keempat selama 2007. Dan rencananya 21 Agustus 2007 kami akan berangkatan jamah umarah lagi, kata staf umrah dan haji khusus PT Asia permaa wisata Hj Noor Aida.

Zakat Infaq dan Shadaqah Disosialisasikan

July 15, 2007

Dalam rangke memberikan pemahan serta memaksimalkna penerimaan zakat, infaq dan shadaqah, Badan Amil Zakat Kukar selama bulan Juli akan menggelar sosialiasi di enam kelurahan di kecamatan tenggarong.

Enam kecamatan adalah kelurahan Loa ipuh, Panji, baru, Melayu, Sukarame dan Timbau.

Tema yang diangkat dengan Zakat, infaq dan shadaqah kita bangun bersama rasa kepedulian ketulusan dan keihlasan.

Dibagikan brosur tentang seluk beluk zakat selama acara berlangsung.

Ketua BAZ Kukar HAM Alimuddin mengatakan berbagai upaya dilakukan BAZ Kukar untk memberikan pemahana ZID kepada masyarakat.(bam)