Archive for the ‘Pelayaran’ Category

Penumpang Tujuan Surabaya Kecewa

September 30, 2007

Kapal KM Mandiri rute Balikpapan-Surabaya mengundur jadwal  keberangkatan dari Rabu (26/9) mejadi Kamis (27/9). Perubahan jadwal itu sudah direncakan PT Prima Vista. Namun akibat pengunduran jadwa tersebut, sejumlah penumpang kecewa, karena sudah tiba di Pelabuhan Semayang lebih awal.
“Saya sudah beli tiket ini Senin, jadwalnya Rabu pukul 17.000. Tetapi setalah saya tiba di sini  ternyata berangkatnya ditunda,” kata Zeth M, penumpang asal Panajam. Dengan penundaan itu Zeth, yang kebetulan bersama keluarganya, merasa jenuh dan capek karena harus menginap di pelabuhan. Perubahan jadwal ini ditambah lagi dengan penundaan keberangkatan, yang diketahui pukul 06.00 Wita ternyata mundur hingga pukul 12.00 Wita. Penumpang lainnya Suparman juga mengatakan demikian. Lelaki yang bekerja di sebuah proyek di Babulu ini tiba di Pelabuhan Semayang, Rabu (26/9). Informasi mengenai perubahan jadwal itu tidak ia ketahui. Sehingga ia datang lebih awal dan harus menginap di Semayang.
Sementara itu, Kepala Cabang PT Prima Vista Joko Muiz saat dikonfirmasi mengatakan, perubahan jadwal tersebut sudah diinformasikan sebelumnya. Namun, karena calon penumpag yang akan naik datang dari berbagai daerah di Kaltim, termasuk daerah pelosok, infromasi perubahan itu tidak sampai ke telinga masyarakat.
“Sebenarnya mereka sudah biasa dengan jadwal sebelumnya, jadi ketika mereka datang ke sini kecele,” kata Joko. Menurut Joko hal semacam itu sudah biasa dan lumrah. Apalagi bila kapal tidak bisa bongkar karena air surut, kapal akan tertunda keberangkatannya.

Dephub Beri Toleransi tambahan penumpang

September 28, 2007

Dephub Beri Toleransi Tambahan Penumpang
Jumlah meningkatan 7-10 persen
Prediksi kenikan jumpan penumpang transportasi laut yang menggunakan pelabuhan Semayang naik 7-10 persen. Diperoleh dari evaluasi tahun lalu 13 persen. Dishub beri tolernasi tambahan penumpang

Kapal Diminta Waspadai Cuaca Buruk
* Instruksi dari direktorat jenderal perhubungan Laut Dephut
Kantor administrator Pelabuhan Semayang Balikpen mengintruksikan sleuru hperusaha pelayan swasta dan peemritnah agat tetap waspada dan hati-hati berlayar
Dari prakiraan cuaca Badan meteorology dan geogisikan (BMG) terkang tak sesuai kondisi lapangan.
Imbauan baru peringatan dini. Mengingat penumpang lebaran meningkat. Kata Kepala Bidang penjagaan Laut danpantai (KPLP) Gajah Rooseno Selasa (25/9)

Penumpang Pelabuhan Kecewa

September 28, 2007

* Jadwal Mundur 6 Jam
Kapal KM Mandiri rute Balikpapan-Surabaya mengundur jadwal  keberangkatan dari Rabu (26/9) mejadi Kamis (27/9). Perubahan jadwal itu sudah direncakan PT Prima Vista. Namun akibat pengunduran jadwa tersebut, sejumlah penumpang kecewa, karena sudah tiba di Pelabuhan Semayang lebih awal.
“Saya sudah beli tiket ini Senin, jadwalnya Rabu pukul 17.000. Tetapi setalah saya tiba di sini  ternyata berangkatnya ditunda,” kata Zeth M, penumpang asal Panajam. Dengan penundaan itu Zeth, yang kebetulan bersama keluarganya, merasa jenuh dan capek karena harus menginap di pelabuhan. Perubahan jadwal ini ditambah lagi dengan penundaan keberangkatan, yang diketahui pukul 06.00 Wita ternyata mundur hingga pukul 12.00 Wita. Penumpang lainnya Suparman juga mengatakan demikian. Lelaki yang bekerja di sebuah proyek di Babulu ini tiba di Pelabuhan Semayang, Rabu (26/9). Informasi mengenai perubahan jadwal itu tidak ia ketahui. Sehingga ia datang lebih awal dan harus menginap di Semayang.
“Ya kalau tahu begini saya kan bisa berangkat hari ini (Kamis). Dari pada menginap di sini semalaman,” ujarnya. Namun tidak semua penumpang menyesalkan perubahan jadwal itu. Suminah, calon penumpang asal Bojonegoro tidak mempermasalahkan penundaan itu, karena menunggu kapal berngakat sudah sering ia alami, setiap bepergian menggunakan kapal laut. “Kalau menunggu hingga menginap di pelabuhan seperti ini sudah biasa saja lah, tahun lalu juga seperti ini,” ujar perempuan paruh baya ini.
Sementara itu, Kepala Cabang PT Prima Vista Joko Muiz saat dikonfirmasi mengatakan, perubahan jadwal tersebut sudah diinformasikan sebelumnya. Namun, karena calon penumpag yang akan naik datang dari berbagai daerah di Kaltim, termasuk daerah pelosok, infromasi perubahan itu tidak sampai ke telinga masyarakat.
“Sebenarnya mereka sudah biasa dengan jadwal sebelumnya, jadi ketika mereka datang ke sini kecele,” kata Joko. Menurut Joko hal semacam itu sudah biasa dan lumrah. Apalagi bila kapal tidak bisa bongkar karena air surut, kapal akan tertunda keberangkatannya.

Harga Tiket Pelayaran Swasta Naik hingga 54 Persen

September 18, 2007

PELNI Siapkan 25 Persen Cadangan Tiket

* Antisipasi Lonjakan Penumpang
* Harga Tiket PELNI tidak naik.

PT PELNI menyiapkan tiket cadangan yang besarannya mencapai 25 persen dari stok tiketnya yang diberlakukan sejak bulan Ramadhan sampai Lebaran. Penyiapan tiket cadangan ini bertujuan untuk mengantisipasi kelangkaan tiket terutama menjalang lebaran. Berbeda dengan pelayaran swasta, pada angkutan mudik lebaran tahun ini PELNI tidak menaikkan tiket.
Kepala PELNI cabang Balikpapan Capt Indardjo Setiadji mengatakan, penyiapan tiket cadangan ini merupakan kebijakan dari pusat yang menerapkan dispensasi penyediaan tiket menjelang lebaran. Tambahan tiket cadangan ini diberlakukan pada seluruh rute pelayaran  yang dilayani PELNI.
“Tiap satu kapal ada penambahan dispensasi mencapai 25 persen dari tiket yang ada. Perubahan ini berlaku untuk tiket penumpang. Tambakan tiekt lebih dari itu. Dispensasi itu untuk menjaga kalau ada tiket yang rusak atau batal,” katanya saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (17/9).
Tiket rusak itu umumnya terjadi akibat kesalahan penulisan nama atau kesalahan lain yang dilakukan travel penjualan tiket yang bermitra dengan PELNI. Tingkat Tiket rusak itu tergolong kecil. Dari 1.000 tiket yang diterbitkan muncul tiket rusak sebanyak 1 kasus. Sedangkan tiekt batal umumnya dari pembatalan tiket oleh calon penumpang.
Penerapn tiket cadangan itu merupakan tindak lanjut dari instruksi direktur Ditkapel Dirjen Hubla RI yang memberikan dispensasi 25 persen penambahan tiket bagi seluruh PELNI.
Capt Indardjo Setiadji menerangkan, cadangan tiket itu tidak diberikan kepada travel mitra PELNI. Tiket cadangan itu baru dikeluarkan setelah terjadi kelangkaan tiket pada travel perjalanan. Pihak Travel dapat memperoleh tiket cadangan itu dengan mengajukan permintaan tiket kepada PELNI. “Tak ada sistem jatah-jatahan  bagi seluruh travel. Travel yang kekurangan bisa minta ke PELNI untuk penerbitan tiket,” jelasnya.
Meskipun diberlakukan penyiapan cadangan tiket, PELNI tidak melakukan penambahan terhadap jadwal keberangkatan maupun perubahan harga tiket. Sampai lebaran nanti, harga tiket PELNI tidak naik. “Impossible kami tambah jadwal karena rute armada yang kami punya sudah penuh,” jelasnya.
PELNI menyiapkan empat armada kapal  untuk melayani angkutan lebaran lewat laut selama lebaran. Yaitu KM Kerinci, KM Dobonsolo, KM Nggapulu dan KM Tidar yang berlabuh untuk mengangkut penumpang dari pelabuhan Semayang. Jumlah armada itu merupakan sebagian dari 28 armada PELNI yang melayani seluruh pelabuhan angkutan laut dengan menerapkan sistem pelayaran multi-port.
Kapasitas Penumpang yang dapat diangkut dalam pelayaran selama seminggu mencapai 10.923 penumpang. Terdiri dari kapasitas KM Dobonsola menampung 2.740 penumpang, KM Tidar mengangkut 2.671 penumpang, KM Nggapulu mampu mengangkut 3.386 penumpang dan KM Kerinci yang mampu mengangkut 2.126 penumpang dalam sekali pelayaran.
Rute yang dilayani oleh empat armada PELNI dari pelabuhan semayang mencakup seluruh rute pelayaran. Diantaranya Bau-bau, Makasar, Tarakan, Nunukan,  Kijang, Jakarta, Surabaya, Pare-pare, Pantoloan, Toli-toli, Trnate, Manokrari, Babire, Jaya Pura, Bitung dan rute lain. Rata-rata perputaran kapal PELNI yang berlabuh di Pelabuhan Semayang berkisar 14 hari.

Jadwal Keberangkat Armada PELNI Melalui Pelabuhan Semayang Tiap Minggu
Nama Kapal         Hari            Tujuan
KM Kerinci         Senin     Bau-bau, Makasar, Balikpapan, Tarakan dan Nunukan

KM Dobonsolo     Selasa dan Jumat    Kijang, Jakarta, Surabaya, Makasar, Pare-pare,
Pantoloan, Nunukan, Tarakan dan Toli-toli
KM Tidar         Jumat              Surabaya,  nunukan, Tarakan dan tujuan lain
KM Nggagulu         Rabu dan Sabtu     Jakarta, Surabaya, Pantoloan, Ternate, Surabaya, Biak,
Manokrari, Nabire, Jayapura dan Bitung
Sumber : PELNI cabang Balikpapan.

Harga Tiket Pelayaran Swasta Naik hingga 54 Persen
* Berlaku 28 September 2007

Masyarakat Kalimantan Timur yang berniat  mudik mendekati  lebaran  siap-siap  merogoh kocek lebih untuk membeli tiket. Pasalnya, sejumlah perusahan pelayaran memberlakukan penyesuaian harga tiket dengan menyesuaikan tarif  tiket pelayaran ke berbagai rute pelayaran termasuk tujuan Surabaya, Pare-pare dan Makassar. Kenaikan harga tiket bervariasi tergantung dari jenis tiket kelas yang dibeli.
PT Pelayaran Prima Vista cabang Balikpapan memberlakukan penyesuaian harga  tiket pelayaran itu mulai 28 September sampai dengan 13 Oktober 2007. Kenaikan harga tiket terbagi dalam tiga trayek pelayaran yaitu tujuan Surabaya, Pare-pare dan Makassar.  Penyesuaian tarif  paling tinggi  diberlakukan pada kelas VIP dengan rute pada rute pelayaran Balikpapan – Surabaya. Untuk Harga tiket kelas VIP A  yang semula RP 230.000 menjadi Rp 355.000, Tiket kelas VIP B dari Rp 220.000 menjadi Rp 310.000. Kenaikan tiket untuk kelas ekonomi tertinggi diberlakukan pada kelas ekonomi dewasa lesehan yang mencapai 52 persen dari semula Rp 180.000 menjadi Rp 275.000. Harga tiket economu cabin dari Rp 200.000 menjadi Rp 290.000. Ekonomi anak lesehan dari RP 140.000 menjadi Rp 210.000.
Manager PT Pelayaran Prima Vista cabang Balikpapan Djoko Muiz mengatakan, penyesuaian tarif itu merupakan keputusan direksi yang disepakati dari hasil rapat jajaran manajemen perusahaan tersebut di Surabaya. Pemberlakuan harga tiket baru itu didasarkan atas pertimbangan direksi menyikapi jatah tuslag menjelang lebaran.
“Tuslag ditetapkan dengan mempertimbangkan arus keberangkatan dan pulang. Biasanya lonjakan penumpang terjadi pada saat penumpang mudik. Sedangkan ketika kapal kembali belum tentu sama dengan yang berangkat. Sehingga terjadi jumlah penumpang yang pulang dan kembali jomplang,” katanya saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (17/9).
Dari kenaikan harga tiket itulah jajaran manajemen Prima Vista mengharapkan biaya operasional pulang dan pergi dapat tertutupi. Kenaikan  harga tiket itu tidak berlaku untuk bayi. Penumpang bayi tetap dikenakan tarif normal untuk seluruh rute palayaran yang dilayani perusahaan tersebut yaitu Surabaya, Pare-pare dan Makassar. Tarif tiket untuk bayi jurusan balikpapan – surabaya sebesar Rp 35.000, tujuan Balikpapan-Pare-pare sebesar Rp 25.000 dan rute Balikpapan-Makassar tetap Rp 25.000.
Djoko Muiz menerangkan, kenaikan harga tiket pesawat itu dibarengi dengan tambahan fasilitas dan layanan pada penumpang. Biaya tiket yang dibayarkan penumpang sudah termasuk asuransi,  pas masuk penumpang ke pelabuhan termasuk gratis muatan barang bawaan maksimal 20 kilogram tiap pemegang tiket. Prima Vista juga menyediakan menu khusus sahur dan berbuka puasa bagi penumpang yang menjalankan ibadah puasa.Menu itu termasuk tajil atau makan pembuka puasa. Selama berlayar juga tersedia poliklinik untuk pelayaran kesehatan pada penumpang.
Penumpang juga bisa memperoleh kesempatan untuk mendapatkan doorprize yang diundi setiap kali berlayar. Disedikan 2-3 tiket gratis yang diundi bagi penumpang yang beruntung.
Prima Vista mengerahkan tiga Kapal yaitu KM Madani, Safira dan Mandiri Nusantara dengan daya tampung 11.000 penumpang untuk pelayanan angkutan lebaran nanti.(rid)

Sementara itu, perusahaan pelayaran PT Dharma Lautan Utama juga menerapkan hal yang sama.  Kenaikan harga tiket kapalnya akan diberlakukan pada 28 September mendatang. “Sebenarnya bukan naik, tetapi adalah penyesuaian harga tiket leberan. Karena harga tiket yang sesungguhnya adalah ini, tapi kita sesuaikan dengan harga tiket pesawat terbang,” ujar Kepala Cabang PT Dharma Lautan Utama Herman Fajar. Seperti pada pelayaran ekonomi dewasa lesehan (EDL) tujuan Balikpapan-Surabaya. Bila harga normalnya Rp 180.000 tapi per tanggal 28 September nanti akan naik menjadi Rp 275.000. Demikian pula untuk tujuan Balikpapan-Makassar, bila sebalumnya Rp 150.000 maka akan naik menjadi Rp 170.000.

Harga Tiket Baru  Prima Vista Mulaki 28 September 2007 s/d 13 Oktober
Jeins Tiket        Balikpapan Surabaya    Balikpapan – Pare-pare     Balikpapan Makassar
VIP A            Rp 355.000        Rp 265.000            Rp 275.000
VIP B            Rp 310.000        Rp 235.000            Rp 250.000
Ekonomi Cabin    RP 290.000        Rp 185.000            Rp 225.000
Ekonomi dewasa lesehan  Rp 275.000        Rp 155.000            Rp 160.000
Ekonomi Anak Lesehan    Rp 210.000        Rp 120.000            Rp 125.000
Bayi                Rp 35.000        Rp 25.000            Rp 25.000
Sumber : Prima Vista Cabang Balikpapan.

Harga Tiket Baru  Dharma Lautan Utama pada 28 September 2007 s/d 14 Oktober 2007
Kelas        Balikpapan-Makassar    Balikpapan-Surabaya
VIP        Rp 265.000        Rp 340.000
Kelas I    Rp 235.000        Rp 320.000
Kelas II    Rp 215.000        Rp 305.000
Kelas III    Rp 195.000        Rp 290.000
EDL*)         Rp 170.000        Rp 275.000
Anak        Rp 125.000        Rp 210.000
Bayi        Rp 25.000        Rp 35.000
*) EDL : Ekonomi Dewasa Lesehan
Sumber : PT Dharma Lautan Utama Balikpapan

Tarif Laut Naik Sampai 47 Persen

August 27, 2007

* Mulai 12 Juli

* Batas Atas untuk Kelas Ekonomi

Para penumpang kapal laut kepas ekonomi mulai bulan depan harus bersiap merogok kocek lebihdalam untuk beli tiket.

Mulai tanggal 12 Juli 2007, pemerintah akan menetapkan kenaikan tariff angkutan laut yang baru. Tarif kenaikan batas atas yang ditetapkan paling tinggi 47,37 persen dari harga sekarang. (21/6)-2007)

Analisis perhitungan biaya pokok dan evaluasi sebagai dasar penetapan tariff batas atas dihitung kenaikan tariff secara total rata-rata 30 persen.

Kenaikan tidak langsung menaikkan secara besar-besaran. Kenaikan secara bertahap.

Musibah Tenggelam kapal

August 27, 2007

Penemuan Mayat

.Mayat ditemukan kumpul di ruang Makan

Kedua penyelam menemukan dua mayat Budi dan hadi korabn kapal LCT tenggelam senin (20/8) ditemukan mengumpul di ruang makan LCT. Diduga pada saat kapal terbalik dua orang itu berusaha keras untuk bisa keluar dari ruangan.

 

BMG

Tinggi Ombak 2,5 Meter

Tinggi ombak di peraitran balikpapan pada Agsutus 2008 mencapai 2 – 2,5 meter. Ketinggian ombak mencapai puncak akhir bulan. Demikian dikemukakan kasi Observasi dan Informasi Kantor BMG Balikpapan Raden Ishak.

Angin bertiup kencang 20-40 km/jam

Diimbau kapal kecil mewaspasdai ondisi cuaca. Apalagi malam hari.

 

Keterangan Narkhoda

Terbalik dalam hitungan Detik..

Kapten kapal Landing Craft Tank (LCT) C Lesmana mengatakan tak mampu mengengaliakan kapal  Kejadiannya berlangsung hanya dalam hitungan detik saja.

 

 

Penarikan Bangkai Kapal

Ditarik Tujuh Perahu Klotok Nelayan

Pesawat intai maritime Casa P-851 menemukan barang muatan kapal tercece di peraitan Balikpapan. Ditemukan titik lokasi LCT karam.

Kapal ditarik dari posisi semula mengggunakan tujuh perahu klotok.

Kedatangan kapal perang ke Pelabuhan Semayang

August 27, 2007

Kapal peran jenis landing platform berangkat adari jkarta dan dilepas Mendari Ad Interim Widodo AS serta kepala staf angkatan laut Laksanana TNI Slemt Soebijanto.

Ruta perjalan Makasar, Tarkan, Peratiran Ambalat, Nunukan, Pulau Sebari dan singgah di pelabuhan semayang Balikpapan

 Spesifikasi KRI Makassar

Jenis Kapal Landing Platform Dock, Kapal angkut personel maerial dan heli

Buatan Busan Korsel

Panjang/lebar : 122 meter/22 meter

Kecepatan 15,1 knot

Senjaa 1 meriam 40 mm, 4 meriam 20 mm dan 2 rual Mistral Simbad

Daya angkut 618 pasukan, 22 unit tank, 15 unit truk, 3 helikoper dan 4 kapal pendarat

Helipad

ASDP ‘Scrap’ 7 Kapal

August 4, 2007

Dianggap tidak produktif lagi, PT Angkutan Sungai, danau dan penyebrangan (ASDP) menyetop tujuh armadanya di beberapa lintasan di Jawa, Sumatra dan Kawasan Indonesia Timur (KTI). Kapal itu akan dikembalikan lagi pada pemerintah.

Tujuh kapal ASDP tersebut masuk daftar usulan scrap oleh manajemen kepada pemerntah sejhak akhir tahun lalu.

Kepala Humas PT ASDP dan Feery Indonesia, Winanda mengatakan, setelah dikembalikan ke perimtai biasnya akan diajual kepada pihak swasta. TUjh kapal yang dihentikan adalah kapal Patin dan Jelawat yang melayani lintasan Muaro Tebu di Batam.

Selain itu kapal Betok I dan  II yang selama ini melayani rute Sunda kelapa – Pulau Kelapa kepulauan seribu.

Adpel Larang Pelayanan Kapal bobot dibawah 35 GT

August 4, 2007

* Antisipasi kapal terbaik selama panca roba

Balikpapan, Tribun – Administratur Pelabuhan Semayang  Balikpapan memberlakukan larangan terhadap seluruh kapal pelayaran yang memiliki bobot dibawah 35 Gross Ton (GT). Tidak diberikannya ijin pelayaran itu berkaitan ketinggian gelombang selama panca roba yang beresiko menimbulkan kapal karam di tengah laut.
Kabid Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) Semayang Balikpapan, Gajah Rooseno mengatakan, berdasarkan pemantauan cuaca yang dihimpun dari Badan Meteorologi setempat yang dipadukan ramalan cuaca dari stasiun pemantau cuaca dari Singapura menunjukkan  gelombang tinggi terjadi pada beberapa jalur pelayaran terutama pada wilayah laut barat daya dan tenggara. Dari pantauan cuaca gelombang tinggi lebih dari 2 meter terjadi pada laut Jawa dan laut Hindia.
“Kami tak mengijinkan kapal kecil yang berbobot dibawah 35 GT berlayar selama panca roba. Gelombang tinggi yang mencapai 2-3 meter bisa kapal terbalik karena  kemampuan kapal tidak bisa menyesuaikan terjangan ombak,” katanya Selasa (31/7).
Gelombang tinggi pada beberapa alur pelayaran diperkirakan akan naik dalam sepekan ke depan. Dalam dua hari ini Administratur pelabuhan mendeteksi kenaikan gelombang pasang tujuan pelayaran terutama pada rute pelayaran intensitas tinggi seperti tujuan Surabaya, Jakarta dan Malaysia dan Singapura. Indikasi kenaikan gelombang laut kini dipantau berkala.
Bentuk pengawasan yang dilakukan admininstratur pelabuhan terhadap pelayaran kapal yang berlabuh dan berangkat dari pelabuhan semayang antara lain memeriksa kelayakan berlayar yang diantaranya memperhatikan bobot kapal. Pemeriksaan itu dilakukan dengan mempelajari permohonan surat ijin berlayar (clearance out) yang diajukan agen pelayaran. Pengawasan lain dilaksanakan lewat pemeriksaan fisik kapal. Larangan pemberian ijin berlayar kapal kecil itu diberitahukan kepada seluruh agent melalui surat.
“Kalau ragu-ragu terhadap kondisi kapal, kami cek langsung secara fisik kapal dan muatannya. Kami teliti terpenuhinya keselamatan kapal dari segi radio komunikasi, pelampung, dan peralatan pendukung lainnya,” terangnya.(rid)

Kapal Berbobot di Bawah 35 GT Dilarang Berlayar

August 1, 2007
 

Balikpapan, Tribun – Administratur Pelabuhan (Adpel) Semayang Balikpapan memberlakukan larangan berlayar terhadap kapal yang memiliki bobot di bawah 35 Gross Ton (GT). Larangan ini diberlakukan terkait cuaca buruk dimana ketinggian gelombang selama pancaroba saat ini berisiko menimbulkan kapal karam. Kabid Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) Semayang, Gajah Rooseno mengatakan, berdasarkan pemantauan cuaca yang dihimpun dari Badan Meteorologi dan dipadukan ramalan cuaca dari stasiun pemantau cuaca dari Singapura menunjukkan, gelombang tinggi terjadi dibeberapa jalur pelayaran terutama di wilayah laut barat daya dan tenggara.

Gelombang setinggi lebih dari 2 meter diperkirakan terjadi di laut Jawa dan laut Hindia. “Kami tak mengizinkan kapal kecil yang berbobot dibawah 35 GT berlayar selama pancaroba. Gelombang tinggi yang mencapai 2-3 meter bisa kapal terbalik karena kemampuan kapal tidak bisa menyesuaikan terjangan ombak,” kata Gajah, Selasa (31/7).

Menurut dia, gelombang tinggi pada beberapa alur pelayaran diperkirakan akan naik dalam sepekan ke depan. Dalam dua hari ini Adpel juga mendeteksi kenaikan gelombang khususnya untuk tujuan dengan intensitas tinggi seperti ke Surabaya, Jakarta dan Malaysia dan Singapura. Sementar bentuk pengawasan yang dilakukan admininstratur pelabuhan terhadap pelayaran kapal yang berlabuh dan berangkat dari pelabuhan semayang antara lain memeriksa kelayakan berlayar yang diantaranya memperhatikan bobot kapal.

Pemeriksaan itu dilakukan dengan memelajari permohonan surat izin berlayar yang diajukan agen pelayaran. Pengawasan lain dilaksanakan lewat pemeriksaan fisik kapal. Larangan pemberian izin berlayar kapal kecil itu diberitahukan kepada seluruh agen melalui surat.

“Kalau ragu-ragu terhadap kondisi kapal, kami cek langsung secara fisik kapal dan muatannya. Kami teliti terpenuhinya keselamatan kapal dari segi radio komunikasi, pelampung dan peralatan pendukung lainnya,” kata Gajah. (rid) .

 
 
 
 

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.