Archive for the ‘Religion’ Category

Perayaan Waisak Diramaikan Pentas Seni

July 29, 2007

Balikpapan, Tribun -Perayaan Dharmasanti Wasiak 2551 di Maha Vihara Budha Manggala berlangsung cukup meriah, Sabtu (2/6). Acara yang dimulai pukul 18.00 Wita itu diadawali dengan ritual puja bakti yang dipimpin Romo Pandita Sugiyo. Ratusan umat budha yang terdiri dari kaum laki-laki dan perempuan duduk bersila di pelataran candi yang disediakan. Mereka nampak kusuk sekali berdoa dan mengikuti pembacaan parita yang dilantunkan oleh pemimpin ritual.

Selain meditasi, acara ritual itu juga diselingi dengan penyiraman air suci kepada umat budha. Kemudian acara dilanjutkan dengan pentas seni yang menghadirkan tari-tarian dari berbagai budaya daerah. Anak-anak sekolah minggu menampilkan tari kreasi yang menggambarkan keragaman agama budha. Kemudian disusul tarian dayak dan tarian Bali yang dipersembahkan oleh kantor Pariwisata Balikpapan.

Dalam kesempatan itu, Kepala Maha Vihara Budha Manggala Bhikku Subhapannyo Thera memberikan buku kepada Walikota Balikpapan Imdaad Hamid. “Semoga suasana penuh kerukunan seperti ini dapat tetap terjaga tanpa adanya paksaan dan tekanan dari pihak manapun,” kata Imdaad dalam sambutannya. Atas nama pemerintah Kota Balikpapan, Imdaad juga menyatakan terima kasih atas diselenggarakannya acara tersebut. Acara yang diadakan di Vihara yang terletak di Jl MT Haryono itu turut dihadiri beberapa undangan seperti para ekspatriat dan anggota Forum Komunikasi Antar Umat Beragama Balikpapan.

Sebelumnya, Jumat (1/6) di area seluas 2,5 ha itu digelar puja waisak 2551 dengan melepaskan sebanyak 51 ekor burung ke alam bebas. Seperti yang diberitakan seblumnya, tema waisak tahun ini adalah Kehadiran Budha sebagai Sumber Ketegaran dan Kepedulian.(joi)

Lepas 51 Ekor Burung di Maha Vihara Budha Manggala

July 29, 2007

*Hari Ini Umat Budha Rayakan Dharmasanti Waisak 2551
*Vihara Yang meiliki Candi Modern Setinggi

Balikpapan, Tribun -Perayaan hari raya waisak bagi umat Budha di Balikpapan tahun ini akan terasa khidmat. Pasalnya, kota Balikpapan saat ini sudah memiliki vihara yang cukup megah, yakni Maha Vihara Budha Manggala. Berdiri diatas lahan seluas 2,5 ha, vihara ini memiliki bangunan candi modern setinggi 27 meter. “Saya sebut modern karena buatan masa kini dan paling besar belum pernah saya temukan yang sebesar ini di Kalimantan,” kata ketua vihara Bhikku Subhapannyo Thera, Kamis (31/5), saat ditemui di Maha Vihara Budha Manggala Jl Mt Haryono Ring Road, Balikpapan.

Sebagai seorang bhikku yang juga cinta terhadap nilai-nilai seni, Subhapannyo mendesain bangunan candi Budha Manggala antara perpaduan candi Borobudur dan candi Mendut. Tidak hanya itu, bangunan yang sudah didirikan sejak tahun 2000 ini desainnya juga diambil dari candi-candi yang berada di Sri Langka, Thailand, Kamboja dan Indoensia sendiri. “Ada juga yang motivnya saya ambil dari candi di India,” kata Subhapannyo sambil mengenang masa lalunya.

Di depan candi yang dicat putih itu, berdiri megah patung budha yang terbuat dari kuningan dengan berat sekitar 3 ton. Patung budha setinggi 6 meter itu didatangkan langsung dari Thailand, yang perjalannya ke Balikpapan memakan waktu satu bulan. “Karena di Indonesia hingga kini belum bisa membuat patung seperti ini,” ujarnya. Patung itu menggambarkan seoarang budha, yaitu orang yang sadar, orang yang sudah mencapai kesucian dan orang yang sudah mencapai kesempurnaan sebagai umat manusia.

Sebagai objek untuk mengingatkan, patung budha yang berada di Maha Vihara Budha Menggala akan menjadi saksi peringatan waisak BE 2551 atau tahun 2007, yang bertemakan Kehadiran Budha sebagai Sumber Ketegaran dan Kepedulian. “Tema ini cukup membumi sekali karena kondisi masyarakat kita saat ini sedang sakit, sehingga dengan ini kita bisa lebih tegar menghadapinya,” kata bhikku. Puji Waisak yang diadakan Jumat (1/6) kemarin dipimpin oleh Romo Sonny Tjenaryo dan Dharma Vinya Terang yang keduanya dari Balikpapan, serta akan diikuti sekitar 250 umat Budha di Balikpapan.

Dalam kesempatan itu juga dilakukan ritual feng sen, yaitu ritual pelepasan binatang satwa. Sebanyak 51 ekor burung jalak dan kruang dilepaskan ke alam bebas. “Burung kan selama ini dikurung, dan dengan melepaskan mereka inilah kita membebaskan ia dari segala penderitaan,” ujar seorang yang menghadiri Puji Waisak. Tidak hanya burung, beberapa jenis binatang lain yang biasanya dilepaskan adalah ikan, burung dara dan kura-kura.

Hari ini, Sabtu (2/5) pukul 18.00 Wita umat Budha se-Balikpapan akan merayakan Dharmasanti Waisak 2551 di Maha Vihara Budha Manggala. Peryanaan yang rencananya dihadiri Walikota Balikpapan Imdaad Hamid ini akan diikuti sekitar 500 umat budha baik dari Balikpapan dan beberapa  kota lain. Acara ini akan dipimpin Romo Pandita Sugiyo dan diramaikan dengan tari-tarian, nyanyian dan pembacaan pusisi.(joi)

491 Calhaj Balikpapan Didata ulang

July 2, 2007

* 5 Propinsi Ajukan tambahan kuota tahun depan
* Daftar Tunggu 1.700 calon jamaah Habis sampai 2013

Balikpapan, Tribun – Sebanyak 491 calon jamaah kota Balikpapan yang namanya masuk dalam daftar keberangkatan haji tahun 2007/2008 mulai  menjalani pendataan ulang.  Pendaftaran dari 7 Juni sampai dengan 5 Juli 2007 ini akan mencoret calon jamaah yang tidak melunasi Biaya perjalanan haji (BPIH).
Kepala Departemen Agama Kantor Kota Balikpapan Drm H.M. Kusasi M.Pd  mengatakan, calon jamaah haji yang masuk dalam daftar tunggu bisa diberangkatkan pada musim haji tahun ini apabila pada pendataan ulang 491 jamaah itu ada yang mengundurkan diri.
“Dalam menentukan jamaah haji yang diberngkatkan mengikuti daftar urutan  yang mendapat porsi. yang berhak mendapatkan kursi adalah yang menyetorkan minimal Rp 20 juta pada bank BPIH,” jelasnya, Senin (18/6).
Dijelaskan, sampai saat ini sebanyak 491 calon jamaah yang telah menyetorkan uang muka jatah keberangkatan tersebut. Pada masa pendaftaran itu akan didata kembali calon jamaah yang telah melunasi ongkos biaya haji paling lambat 5 Juli 2007. Bagi yang terlambat dan mengudurkan akan digantikan dengan nomor urutan selanjutnya yang sudah masuk dalam daftar tunggu.
Sampai Juni 2007, jumlah calon jamaah daftar tunggu lebih dari 1.700 orang yang mendaftarkan sejak tahun 2005. Diestimasikan daftar tunggu itu habis pada tahun 2013 apabila jatah kuota Balikpapan teap pada kisaran 500-an seat.  Biaya perjalanan iibadah haji (BPIH) tahun ini sesuai ketetapan departeman agama pusat sebesar Rp 27.330.000 dengan kurs Rp 8.820 per dolar. Rombongan haji Balikpaan tahun ini yang masuk zona III sebagian akan bergabung bersama rombongan haji Banjarmasin dan Makassar.
“Bagi yang punya uang lebih kalau ingin cepat berangkat lebih baik dialihkan pada haji plus meskippun biayanya lebih mahal,” jelasnya.
Penyelenggaran ibadah haji khusus itu tidak ditangani Kandepag setempat tapi diserahkan pada pengelolaan tour and travel perjalan haji dan umoroh setempat.
Dijelaskan, Depag Balikpapan melalui Kanwil Propinsi Kalimantan bersama propinsi Kalsel, DKI Jakarta dan  Sulsel dan Riau telah menjajaki tambahan kuota kepada menteri agama dengan alasan untuk habiskan daftar tunggu.(rid)