Kelulusan SMA dan SMK Tak Sampai 100 %

Balikpapan, Tribun – Kelulusan Ujian Nasional (UN) SMA dan SMK se-Balikpapan tahun ini tak mencapai angka yang ditargetkan Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Balikpapan yakni 100 persen atau lulus semua. Demikian diutarakan Plt Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Balikpapan Dharmansyah Mansyur usai bertemu dengan Kepala Sekolah SMA dan SMK di Kantor Disdik, Senin (11/6).

Hasil ini ternyata tak membuat Dharmansyah kecewa. Menurutnya, apa yang dicapai merupakan usaha maksimal dari semua pihak yang terlibat dalam dunia pendidikan. “Saya tidak tahu pasti angka kelulusan karena belum dihitung. Namun, tahun ini kita tidak sampai 100 persen sama dengan kelulusan tahun lalu. Dengan hasil ini, kita tidak perlu kecewa. Saya yakin siswa, orang tua, sekolah dan semuanya telah berusaha untuk mendapatkan hasil terbaik,” kata Dharmansyah.

Sekarang, hasil UN itu telah di pegang para Kepala Sekolah. Ia mengaharapkan agar sekolah dapat menjaga kerahasiannya. Jangan sampai hasil tersebut bocor dan diketahui pihak lain. Karena itu, ia berencana mengirimkan surat ke kepolisian meminta bantuan penjagaan hingga Sabtu (16/6) saat pengumuman kelulusan dilakukan.

“Sebenarnya nilainya pun tak akan bisa di ubah. Kalaupun ada yang mencoba, kita mempunyai arsip di Dinas Pendidikan Provinsi mengenai nilai, siapa yang lulus dan tidak lulus. Jadi kalau ada hasil UN yang berubah, akan segera terdeteksi,” ucapnya.

Sementara itu, hingga kini Disdik belum berani menentukan tanggal pengumuman kelulusan SMP. Ini disebabkan hasil UN dari Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) belum didapatkan. “Katanya sih hari Rabu ini (13/6), namun ini bukan pertama kalinya diumumkan seperti itu. Kemarin, katanya hari Senin (4/6), lalu Rabu (7/6), kemudian molor lagi hingga Sabtu (10/6).  Jadi kalau hasil UN belum ditangan, saya ngga berani umumkan kapan pengumuman kelulusan SMP,” ujarnya.

Kalaupun pengumuman kelulusan dilaksanakan tanggal 23 Juni, Dharmansyah meminta agar SMP dapat mengeluarkan Surat Keterangan Hasil Ujian Nasional (SKHUN) sementara. SKHUN sementara ini akan digunakan pada pendaftaran SMA dan SMK yang akan dimulai pada 25 Juni untuk jalur Bina Lingkungan (BL) dan Warga Miskin (Gakin). Sedangkan jalur regular di mulai pada 2 Juli. (m18)

Info penting
Pengumuman Kelulusan SMA 16 Juni 2007
Penerimaan Siswa Baru (PSB) SMA dan SMK
Jalur Bina Lingkungan dan Gakin 25 Juni
Jalur Reguler                 2 Juli (m18)

DPK Imbauan Siswa Lulus tak Konvoi
Kapolresta: Tindak tegas apabila melanggar lalu lintas
Balikpapan, Tribun – Ketua Dewan Pendidikan Kota (DPK) Balikpapan Subiyanto mengharapkan  pihak sekolah memberikan pengarahan dan imbauan kepada para pelajar tidak melakukan aksi coret- coret dan konvoi kendaraan. “Konvoi kendaraan selain membahayakan pelajar itu sendiri, juga dapat membahayakan pengguna jalan yang lain,” katanya.
Selain sekolah, menurut Subiyanto, para orang tua juga dapat mempunyai peranan untuk mencegah anaknya ikut dalam aksi coret-coret dan konvoi. Orang tua dapat mengarahkan anaknya untuk memberikan seragam yang ia miliki kepada mereka yang membutuhkan.
DPK, PGSB dan PGRI sendiri rencananya akan membuka kotal amal menerima bantuan seragam layak pakai dari siswa tersebut. “Sekolah dapat menyiapkan kain panjang yang dapat dicoret-coret. Dengan begitu, hasrat pelajar untuk coret-coret ke seragam dapat dicegah dan bajunya bisa disumbangkan,” ujarnya.
Sementara itu, Kapolresta Balikpapan AKBP Gde Sugianyar mengungkapkan, apabila para pelajar yang lulus mengadakan konvoi hendaknya tetap tertib di jalan raya. “Kami akan tindak tegas apabila ada pelajar yang melanggar tertib lalu lintas,” tegasnya.
Di setiap konvoi pelajar, biasanya mereka seenaknya menggunakan lajur jalan tanpa memperhatikan pengendara lain. Selain itu, banyak ditemukan pelajar yang tidak memakai helm atau berbonceng tiga. Hal itu merupakan pelanggaran lalu lintas yang juga membahayakan bagi pelajar itu sendiri maupun pengendara lain. (m18/m17)

SMK 1 Umumkan Lewat Website dan Sms
*Cegah Coret-coret
Balikpapan, Tribun – Ada banyak cara untuk mengumumkan kelulusan pelajar SMA dan SMK Sabtu (16/6) mendatang. Menggunakan amplop yang berisi pengumuman kelulusan lalu diberikan kepada orang tua siswa, mengumumkannya dikoran, di papan pengumuman atau cara yang lainnya. Berbeda dengan sekolah lainnya, SMK Negeri 1 Balikpapan sebagai sekolah model mempunyai cara yang lebih modern, yakni melalui website sekolah dan sms.

Kepala Sekolah SMK Negeri 1 Balikpapan M Usman menjelaskan cara ini baru pertama kali diterapkan di SMK Negeri 1. Tahun lalu, sekolah yang akan mendapatkan bantuan dari Departemen Pendidikan Nasional sebesar Rp 20 miliar ini mengumumkan kelulusan melalui media massa.

Pelajar SMK 1 cukup ke internet dan membuka http://www.smkn1-balikpapan.com. Maka nama-nama pelajar yang lulus dan tidak lulus akan diketahui. Sedangkan sms, pelajar tinggal mengirimkan pesan smk1 no peserta UAN ke 9168 dan 9165 dengan tariff Rp 2.000/sms. Misalnya nomor peserta 100, maka isi pesannya smk1 100 UAN.

“Cara ini kita gunakan untuk mencegah pelajar mencoret-coret seragamnya. Kalau di internet kan mereka tidak ngumpul di sekolah. Begitu juga dengan media Short Message  Service (SMS). Mereka tidak perlu ke sekolah cukup dari rumah saja sudah bisa mengetahui hasilnya,” kata Usman, Senin (11/6).

Menanggapi itu, Plt Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Balikpapan Dharmansyah Mansyur mengatakan cara pengumuman kelulusan diserahkan ke masing-masing sekolah. “Terserah masing-masing sekolah. Mau pakai amplop, pengumuman di media massa kalau punya uang, atau cara lainnya. Yang penting, sebelum tanggal 16 Juni jangan sampai pengumuman kelulusan bocor,” kata Dharmansyah. (m18)

Pengumuman Kelulusan SMK 1 Balikpapan
1.    Melalui website sekolah : http://www.smkn1-balikpapan.com
2.    Melalui sms ke 9165 dan 9168. Caranya ketika smk1 no peserta UAN dengan tariff Rp 2.000/sms. Misalnya nomor peserta 100, maka pesannya smk1 100 UAN.(m18)

Darmansyah Ajak Kepsek Cegah Aksi Coret-Coret
*Dengan Cara Pengumuman Kelulusan
Balikpapan, Tribun – Kepala Sekolah (Kepsek) hendaknya dapat menerapkan cara yang jitu untuk mencegah pelajar SMA dan SMK merayakan kelulusan yang berlebihan pada Sabtu (16/6). Cara itu dapat dilakukan dengan mengumumkan kelulusan melalui media massa, web site, sms atau cara lainnya.

Plt Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Darmansyah Mansyur mengatakan pihaknya tidak dapat melarang atau memberikan sanksi kepada pelajar yang merayakan kelulusan dengan aksi coret-coret baju seragam sekolah. Aksi itu merupakan luapan kegembiraan setelah bekerja keras selama 3 tahun di sekolah. “Namanya dia (pelajar, red) gembira kan tak bisa dilarang hanya bisa dicegah. Nah, kepala sekolah harus cerdas donk bagaimana agar para murid ini tak coret-coret,” kata Darmansyah, Rabu (13/6).

Darmansyah kemudian mencontohkan SMK Negeri 1 Balikpapan yang mengumumkan kelulusan dengan melalui web site sekolah dan sms. Menurutnya, cara ini dapat mencegah pelajar berkumpul di satu titik kemudian meluapkan kegembiraan dengan cara yang berlebihan. “Di Jakarta, beberapa sekolah mengirimkan hasil kelulusan ke rumah-rumah pelajar. Dengan begitu, pelajar tak perlu keluar untuk mengetahui kelulusannya,” kata Darmansyah.

Di SMA Negeri 5 Balikpapan pengumuman kelulusan akan dilakukan dengan memanggil orang tua siswa. Orang tua tersebut akan dikumpul sesuai dengan kelas anak mereka. Menurut Kepala Sekolah SMA Negeri 5 Balikpapan Siswantoro, cara ini digunakan untuk menjelaskan kepada orang tua siswa bahwa Surat Keterangan Hasil Ujian Nasional (SKHUN) dan ijazah anak mereka belum selesai.

Karena itu, sekolah akan menerbitkan SKHUN dan ijazah sementara. Keduanya, dapat digunakan mereka untuk mendaftar pada saat Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB). “Pembuatannya kan makan waktu yang cukup lama ya dan butuh keahlian tersendiri. Nanti, kalau SKHUN dan ijazah yang asli sudah selesai baru akan kita kirimkan ke mereka,” ucapnya. Siswantoro juga yakin aksi coret-coret tidak akan terjadi di sekolahnya. Pasalnya, hampir sebagian pelajar kelas 3 telah berada di luar daerah untuk mempersiapkan diri menghadapi SPMB. (m18)

Usul Darmansyah Terhadap Pengumuman Kelulusan
1. Melalui web site.
2. Menggunakan sms.
3. Media massa.
4. Mengirimkan pengumuman kelulusan ke rumah pelajar. (m18)

Besok, Penutupan Pendaftaran Paket C
Balikpapan, Tribun – Besok, Minggu (17/6), merupakan hari terakhir pendaftaran Ujian Nasional
Pendidikan Kesetaraan (UNPK) paket B dan C. Ujian bagi pelajar SMP dan SMA/SMK yang tidak lulus Ujian Nasional (UN) itu akan diselenggarakan di Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Telaga Sari pada 19-22 Juni untuk SMA dan 26-28 Juni untuk SMP.

Kepala Seksi Pembinaan dan Pengawasan Pendidikan Luar Sekolah (Kasi Binwas PLH) Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Balikpapan Dwi Arikhandayani menjelaskan pendaftaran dilakukan di Kantor Disdik Balikpapan, Jl. Ruhui Rahayu No 1. Pelajar yang ingin mengikuti kegiatan ini harus membawa Surat Keterangan Tidak Lulus, Kartu Peserta UN dan ijazah lebih rendah dari UN yang diikuti. “Bisa sekolah atau individunya langsung yang mendaftar. Yang penting mendaftar dulu, mengenai persyaratan dapat menyusul,” kata Dwi, Jumat (16/6).

Dwi juga menegaskan bahwa UNPK ini tidak dipungut biaya atau gratis. Mengenai soalnya, ucapnya, berasal dari Direktorat Pendidikan Luar Sekolah Departemen Pendidikan Nasional (Depdiknas). Dwi juga menjelaskan bahwa bobot soal UNPK ini tidak akan berbeda dengan bobot soal saat UN.

Sementara untuk lulus, peserta harus mempunyai nilai rata-rata 5 untuk seluruh mata pelajaran dengan tidak ada nilai dibawah 4,25. “Bila ada nilai 4, maka rata-ratanya harus 5,33 untuk semua mata pelajaran. Kalau masih tak lulus juga, peserta dapat mengikuti PNBK berikutnya pada bulan November,” kata Dwi. (m18)

Syarat Pendaftaran :
1. Surat Keterangan Tidak Lulus
2. Nomor peserta UN
3. Membawa Ijazah lebih rendah dari UN yang diikuti.

Syarat Kelulusan PNBK :
1. Nilai rata-rata 5 untuk seluruh mata pelajaran dengan tidak ada nilai dibawah 4,25.
2. Bila ada nilai 4, maka rata-ratanya harus 5,33 untuk semua mata pelajaran. (m18)

Strategi SPMB
Sadari Potensi Akademik
Nurhadi Rahman
Kepala Cabang Primagama Gunung Pasir
Balikpapan, Tribun – Dalam memilih jurusan atau program studi di Perguruan Tinggi Negeri atau Swasta saat Sistem Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB), pelajar harus mempertimbangkan beberapa aspek. Pertama adalah kemampuan akademik, kedua tingkat persaingan di jurusan tersebut, penguasaan materi dan cara pengerjaan. Mengapa saya menempatkan aspek ini pada peringkat pertama ? Karena aspek inilah yang sangat menentukan seseorang dapat masuk pada jurusan atau program studi yang mereka inginkan.

Pernah, dalam sebuah pertemuan di lembaga kami (Primagama, red), kami mengajukan kuisioner kepada peserta kursus. Hasilnya, pelajar yang memilih jurusan berdasarkan pada minatnya hanya lulus 30 persen. Bandingkan dengan memilih berdasarkan kemampuan, hasilnya mencapai hingga 95 persen. Pelajar hendaknya mengukur kemampuan yang mereka miliki dari try out-try out yang diselenggarakan lembaga pendidikan. Apakah hasil dari try out itu dapat mencapai standar yang ditetapkan perguruan tinggi yang ingin dimasuki atau tidak ?

Yang kedua, mengenai tingkat persaingan. Ini sangat penting untuk diketahui sebelum memilih program studi. Walaupun dari hasil try out nilai yang dicapai mendekati atau melebihi standar yang ditetapkan, pelajar hendaknya memperhitungkan aspek ini. Semakin tinggi persaingan maka peluang untuk masuk semakin kecil namun jika tingkat persaingannya kecil, kemungkinan berhasil semakin besar.

Berikutnya, peserta SPMB harus menguasai materi soal-soal SPMB. Soal SPMB berbeda dengan soal Ujian Nasional (UN). Pada SPMB, materi dari kelas dua mendominasi dengan persentase 40 persen, sedangkan materi kelas 1 dan 3 mempunyai persentase yang sama yakni 30 persen. Yang terakhir adalah cara pengerjaan soal. Cara-cara yang diajarkan disekolah tidak akan mampu menjawab soal dengan waktu yang terbatas. Soal pada hari pertama Matematika, Bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia berjumlah 75 soal dan ini harus dikerjakan selama 150 menit. Pelajar harus tahu cara cepat dan benar untuk menjawab soal SPMB itu.

Saya menyarankan kepada para pelajar untuk sering belajar dan mengikuti try out-try out yang diselenggarakan lembaga pendidikan. Try out ini berguna selain mengukur kemampuan dan membiasakan menghadapi soal-soal SPMB, juga melatih mental pelajar untuk mengikuti SPMB yang sebenarnya.(m18)

Tips Memilih Jurusan
Pilih Yang Mempunyai Potensi Kerja Besar
*Bagi Yang Tak Mampu, Sekolah Ikatan Dinas Solusinya
Balikpapan, Tribun – Pelajar hendaknya memilih jurusan atau program studi dengan mempertimbangakan potensi kerjanya. Jurusan yang mempunyai peluang kerja yang baik akan memudahkan pelajar mendapatkan pekerjaan ketika lulus nanti.

Ketua Dewan Pendidikan Kota Balikpapan Subiyanto mengatakan saat ini banyak jurusan-jurusan yang sudah jenuh. Indikatornya jumlah lulusan yang melimpah dan banyak yang menganggur. Jurusan yang ia maksudkan itu dibawah naungan Fakultas Ilmu Sosial Politik dan Ekonomi.

Subiyanto tidak menjawab jurusan apa yang sebaiknya dipilih oleh pelajar namun menyarankan untuk melanjutkan pendidikan di Politeknik. “Saya lihat, peluang untuk mendapatkan pekerjaan lebih besar jika melanjutkan pendidikan di Politeknik. Karena lulusan politeknik banyak dibutuhkan dunia kerja,” kata Subiyanto, Jumat (16/6).

Pelajar juga perlu memilih jurusan yang sesuai dengan kemampuan yang ia miliki. Jika tidak mereka pasti kedodoran untuk menyelesaikan pendidikannya. Misalnya jika mempunyai kemampuan biasa- biasa saja jangan memilih jurusan membutuhkan kemampuan tinggi seperti kedokteran. “Akan lebih baik, kalau melanjutkan jurusan yang mereka pilih saat kuliah nanti sesuai dengan kemampuannya. Ini akan memudahkan mereka saat kuliah,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Cabang Primagama Gunung Pasir Nurhadi Rahman mengatakan, selain kemampuan dan peluang kerja, pelajar juga harus memperhitungkan tingkat kesulitan saat kuliah nanti. Misalnya untuk jurusan kedokteran, pelajar yang memilih jurusan ini tidak boleh takut dengan darah. Karena darah, akan sering mereka temukan saat praktek kuliah. “Banyak pelajar yang memilih jurusan karena gengsi. Misalnya jurusan Hubungan Internasional (HI). Jurusan ini sangat bergengsi sekarang, namun mensyaratkan bahasa Inggris yang baik. Jadi jangan coba-coba kuliah di HI jika tak  suka atau tak mampu menggunakan bahasa inggris,” kata Nurhadi.

Kemampuan finansial tidak boleh dilupakan. Karena ini sangat mempengaruhi kelanjutan kuliah seseorang di suatu jurusan. Menurut Nurhadi, pelajar yang tidak mampu hendaknya tidak memilih jurusan-jurusan yang mahal seperti kedokteran. Untuk masuk saja membutuhkan biaya ratusan juta rupiah. “Buat mereka yang tidak mampu, sekolah atau kuliah yang mempunyai ikatan dinas adalah solusi yang paling tepat. Mereka hanya membayar biaya hidup karena biaya sekolahnya biasanya telah ditanggung. Selain itu, setelah lulus nanti pelajar dapat langsung bekerja,” katanya.

Karena itu, Nurhadi berharap agar pelajar dapat mengeyampingkan egonya (minat, red) dalam memilih jurusan. “Kalau minat yang diutamakan, sulit bagi mereka untuk lolos SPMB,” ujarnya. (m18)

Tips Memilih Jurusan :
1. Sesuaikan Kemampuan. Misalnya kalau tak mampu bahasa Inggris jangan memilih jurusan Hubungan Internasional.
2. Cari yang mempunyai peluang kerja tinggi.
3. Bagi yang tidak mampu, pilih sekolah yang mempunyai ikatan dinas. (m18)

Tips agar sukses Sistem Penerimaan Mahasiswa Baru:
1. Pilih jurusan yang sesuai dengan kemampuan
2. Cermati tingkat persaingannya.
3. Kuasai dan Pahami Materi SPMB
4. Sering-sering mengikuti try out atau uji coba. (m18)

Universitas Balikpapan

Program Studi                 Jenjang            Status

Fakultas Hukum                S1            Terakreditasi BAN-PT
Fakultas Sastra
-Program Studi Sastra Inggris            S1            Terakreditasi BAN-PT

Fakultas Ekonomi
-Program Studi Manajemen            S1            Terakreditasi BAN-PT
-Program Studi Akuntansi            S1            Terakreditasi BAN-PT
-Program Studi Ilmu Ekonomi            S1            Terakreditasi BAN-PT

Fakultas Teknik
-Program Studi Sipil                S1            Terakreditasi BAN-PT
-Program Studi Mesin                S1            Terakreditasi BAN-PT
-Program Studi K3                D3            Operasional Uniba
-Program Studi Elektro            S1            Terakreditasi BAN-PT
-Program Studi Arsitek            S1            Terakreditasi BAN-PT (m18)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: