Ratusan Penonton Betah Hingga Subuh

* Acara Seni dan Budaya digelar Telkomsel
* Wisanggeni Berhasil Buat Kayangan

LAYAR baru saja dibuka oleh Ki Dalang Tanthut, yang khusus didatangkan jauh-jauh dari Solo, Jawa Tengah, untuk membawakan lakon Wisanggeni Mbangun Kayangan, Sabtu (16/6) malam pukul 22.00, di Lapangan Parkir Bukopin. Tokoh Semar, sebagai tokoh yang terkenal bijaksana dimunculkan pertama kali.. Semar mengeluh dengan diri pribadinya, bahwa saat ini jaman telah berubah.
“Anak-anak muda jaman sekarang sudah tidak memperhatikan moral lagi, sak karepe dhewe (semaunya sendiri). Manusia juga saat ini telah hilang rasa kemanusiaannya dan hanya memetingkan diri sendiri, egois. Karena itu, saya mau cari Bambang Wisanggeni untuk kuberikan tugas membuat Kayangan, sebuah tempat dimana kedamaian dan kebaikan di dunia akan didapatkan. Sehingga akhirnya, dapat mengembalikan anak-anak muda untuk tetap memperhatikan moral dan kebaikan di kehidupan ini,” harap Semar mantap.
Semar lalu bertemu Wisanggeni dan menyampaikan maksudnya. Keinginan Semar ini disambut baik oleh putra Arjuna dengan Dewi Dersonolo itu. Pilihan Semar memang tepat, karena si Wisanggeni dinilainya merupakan tokoh anak muda yang berani, cerdas, sakti dan berbudi luhur.
Namun, sebelum membuat kayangan, tempat yang diidam-idamkan itu, Wisanggeni harus lebih dulu memiliki pusaka Kyai Cokro Baskoro. Sedangkan untuk mendapatkan pusaka andalan para dewa ini, anak muda ini harus lebih dulu meminta ijin meminjamnya kepada Dewa Sang Bataraguru. Pusaka ini dipercaya sangat ampuh memberantas segala kemaksiatan, penyakit mematikan dan segala masalah sosial yang saat ini tengah melanda manusia, juga termasuk membangun moral anak muda saat ini yang dinilai dunia pewayangan sedang morat-marit dan harus ditata.
Rumitnya lagi, untuk berhasil mewujudkan pusaka tersebut, Wisanggeni wajib mencari Cupu Manik Gambaring Donyo (sebuah cupu sakti yang bergambar lambang dunia). Mencari Cupu Manik inilah yang membuat jalannya cerita yang digelar Ki Dalang Tanthut menjadi kian panjang. Ki Tanthut ternyata dalang yang pintar dan lihai memainkan wayangnya, terutama saat terjadi perang tanding kesaktian antara Wisanggeni dan musuhnya Pendeta Durno yang didukung para pihak dari Kurawa yang juga berusaha menjegal agar Kayangan yang diharapkan dari pihak Pandawa tidak boleh terwujud.
Ratusan penonton yang menyaksikan pertunjukan wayang kulit, di acara Seni dan Budaya  yang digelar Telkomsel ini, tumplek blek dan tetap betah melek sampai subuh sekitar pukul 04.00 Minggu (17/6) kemarin, hingga bubarnya acara. Penonton tampak terus menerus bertepuk tangan memberi aplaus kepada dalang yang juga jago membuat guyonan segar. Penampilan dalang Tanthut yang prima malam kemarin sungguh memberikan tontonan  yang bagus kepada masyarakat Jawa Balikpapan khususnya, yang haus akan hiburan budaya Jawa di tanah perantauan. Di akhir cerita, segala perjuangan jujur dan ditempuh dengan jalan yang benar oleh Wisanggeni, akhirnya kesatria muda yang tampan itu berhasil membawa pulang Cupu Manik ke negara Ngastina.
Sebelum pertunjukan wayang kulit  dimulai, terlebih dahulu diserahkan tokoh wayang Wisanggeni dari Herry Setiawan, selaku Manager graPARI Balikpapan kepada Kabag Pembangunan Pemkot Balikpapan Drs G Rusdi Hatiti, yang mewakili Walikota Balikpapan. Herry mengatakan, pertunjukan wayang kulit dengan lakon Wisanggeni secara kebetulan menceritakan tentang tokoh yang terkenal sebagai ahli komunikasi dijamannya yang sangat cerdas, dan telah berhasil membangun Kayangan. “Cerita ini mirip dengan sejarah Telkomsel yang dalam perjalanannya membangun pulau Kalimantan. Sebab sebelumnya terdapat ratusan daerah hingga wilayah yang terpencil di mana Telkomsel, yang pertama dan sendirian membuka isolir daerah tersebut,” ucapnya.
Di acara ini pula, Telkomsel memberikan kesempatan kepada penonton untuk mengaktifkan Nada Sambung Pribadi (NSP)Top 12 dan NSP lagu-lagu Jawa. Tak hanya itu, Telkomsel juga membagi- bagikan souvenir kepada penonton yang berhasil menjawab pertanyaan seputar Telkomsel.(rin/jnh)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: