Walikota Musnahkan Narkoba dan Miras

Balikpapan, Tribun – Serentak usai upacara dan penandatanganan spanduk menolak narkoba sepanjang 50 meter, Walikota Balikpapan Imdaad Hamid, Wakil Walikota sekaligus Ketua Badan Narkotika Kota (BNK) Balikpapan Rizal Effendi, dan Ketua Komisi IV DPRD Balikpapan Ali Manshur membakar barang bukti narkoba yang berhasil ditemukan kepolisian resort Balikpapan sepanjang tahun 2006 di halaman parkir pemkot Balikpapan, Selasa (26/6). Sebanyak 156,7 gram ganja, 2,3 gram putaw, 41,6 shabu-shabu, 1186 butir L.12, 30.664 butir LL, dan delapan bong yang ditempatkan di empat tong sampah, serentak dibakar tiga tokoh tersebut.
Selain membakar barang bukti narkoba, ke empat tokoh itu juga menyaksikan pemusnahan 3.000 minuman keras yang dihancurkan menggunakan mobil penggilas. Gilasan mobil itu, seketika menguarkan aroma alkohol. Masyarakat, Pegawai dan Muspida yang menyaksikan hanya menutup hidung dengan bau menyengat itu. Uniknya Walikota tak lantas beranjak dari lokasi pemusnahan. Ketika yang lain telah bepergian Walikota masih mengaduk-aduk tong pembakaran narkoba. “Biar seluruhnya terbakar,” ucapnya.
Dalam sambutan Presiden RI yang dibacakan Walikota menyampaikan kejahatan narkoba merupakan kejahatan yang sangat serius, sehingga harus dihukum seberat-beratnya. Tidak satupun negara di dunia mampu menanggulangi penyalahgunaan narkoba. Oleh karena itu mustahil menggulung kejatahan tersebu, makanya diperlukan kerjasama semua pihak.
“Atas pemikiran itu maka kita menghendaki agar calon kepala daerah, anggota legislatif, lingkungan kampus dan lainnya, sebelum menempati jabatan harus bebas narkoba,” tuturnya.
Sementara itu, Ketua BNK mengakui penyeluhan dan hukuman apapun tidak mampu efektif bagi para pengedar narkoba. Ia menegaskan cara yang efektif hanya dengan menghukum mati para pelaku. Hanya sayangnya, ucap dia, hukuman mati masih ditentang masyarakat.
“Seperti yang presiden katakan tak ada satu negara pun yang bisa bebas dari narkoba. Tapi kita bisa mengurangi seminimal mungkin, segala langlah kita tempuh. Memang langkah itu beberapa tidak efektif karena hanya hukuman mati yang membuat mereka jera. Tapi untuk itulah kkita harus menyatukan langkah. Kita sudah bicara pada rapat muspida, kita mohon Kejaksanan, Kepolisain dan Pengadilan menuntut/menghukum semaksimal mungkin pelaku narkoba, jangan diperingan,” tuturnya.(lia)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: