Apakah Kamu Bermain Game yang Benar

Kesuksesan kehidupan cinta tidak tergantung pada seberapa ganteng dan kaya dirimu. Kamu bisa saja menjadi cowok yang berbodi atletis, fashion trendy, dan tajir setengah mati, tapi tetap aja kepayahan untuk bisa mendapatkan hubungan dengan cewek yang kamu inginkan. Kamu tidak akan percaya berapa banyak teman saya yang seperti itu.

Faktor fisik dan kemapanan tentu mengambil andil yang bisa mendukung petualanganmu, tapi itu bukan kunci utama yang harus kamu miliki.

Saya punya seorang rekan di kampus yang sama sekali tidak tajir, wajahnya agak lucu bahkan cenderung weird, dan payah dalam soal fashion, tapi dia memiliki jauh lebih banyak petualangan dengan cewek dan selalu bergonta-ganti dibandingkan dengan vokalis band berinisial Y&N yang tenar sebagai artis itu (dan kebetulan temannya juga).

Mengapa bisa begitu?

Karena Game romance memang tidak bertumpu pada faktor fisik dan uang, sobat!

Cewek terbiasa untuk berpikir kedua hal tersebut sebagai hal yang dangkal dan menjadi option preferensi paling akhir. Yang mereka cari sebenarnya jauh lebih dalam dalam keduanya.

Yaitu sinar kepemimpinan, petualangan, dan juga misteri.

Untuk cowok-cowok yang sudah memiliki kemapanan dan faktor fisik mendukung, tidak sulit bagi mereka untuk memancarkan ketiga sinar tersebut.

Jika kamu tajir dan ganteng, nyaris otomatis kamu akan berlagak dominan, mudah bergaul, dan juga punya serentetan hobi eksklusif yang sangat menarik.

Nah, frame value demikianlah yang saya, Kei, dan Jet ajarkan dalam Hitman System. Kami memberikan setumpuk paradigma dan set perilaku yang akan membantu kamu untuk meningkatkan frame kepemimpinan, petualangan dan misteri kamu, tanpa peduli kamu secara fisik kurang menarik dan tidak kaya.

Saya percaya setiap cowok berhak memiliki kesempatan untuk mencoba mendapatkan cewek yang dia inginkan. Soal berhasil atau tidak adalah hal belakangan yang tidak terlalu penting.

Bahkan saya temukan jika kamu tidak terlalu berfokus pada keberhasilan, melainkan pada eksperimen dan bersenang-senang, justru kamu akan lebih cepat menemukan titik kepuasan yang diinginkan.

Orangtua kita sering menanamkan agar selalu mencari pacar yang berasal dari kelas finansial yang sama. “Jangan banyak maunya deh kalo cari cewek, cari aja yang sepadan dan emang mirip ama kita.”

Itu sebabnya kamu sering merasa desperate bila melihat cewek-cewek cakep di luar sana. Bukannya karena kamu memang tidak bisa mendapatkannya, tapi karena kamu sudah dibayang-bayangi oleh batasan diri dari orangtua tersebut.

Sekali lagi saya ulang, Game yang ada dalam pasar romansa tidak berpaku pada status finansial ataupun kondisi biologis yang kamu miliki.

Cewek tidak dangkal seperti kita yang sering terpaku pada faktor fisik dan penampilan. Mereka adalah makhluk dengan kepekaan tinggi yang lebih menghargai atraksi-atraksi yang mampu menggugah sisi emosionalnya.

Misalnya ketika kamu mampu membuatnya terkejut karena kamu menegur mereka dengan cara yang sama sekali tidak pernah dilakukan oleh cowok lain.

Atau ketika kamu cuek, bahkan meledek dia, ketika cowok di sekeliling sibuk menjilat demi mendapat perhatiannya.

Atau ketika kamu mendadak jadi orang yang sibuk dan tidak memiliki banyak waktu telpon-telponan dengannya karena sibuk dengan kegiatan dengan teman cowokmu.

Atau ketika kamu mendadak menyuruhnya (bukan mengajak) main bowling, billiard atau games lain yang kamu tahu dia belum pernah lakukan.

Hal-hal di atas cuma secuil pola perilaku yang akan membuat performa Game Romance-mu jauh sangat meningkat, dibandingkan kamu berusaha menjilat atau menyakinkan bahwa kamu adalah calon pasangan yang paling bermutu dibanding cowok lainnya.

Jadi apa saja yang sudah kamu pelajari hari ini?

Pertama, bahwa tidak peduli berapa juta orang menyangkalinya, petualangan romance tidak lebih dari sebuah set game yang besar. Romance bukan sesuatu yang terjadi begitu saja, apalagi tidak diduga-duga seperti yang digambarkan dalam film-film Hollywood.

Kedua, game romance tersebut bekerja dengan teknik dan paradigma yang sama sekali bertentangan dengan common sense kamu. Selama ratusan tahun kita dimanjakan oleh stereotip percintaan yang absurd, jauh dari kenyataan.

Saya menghabiskan waktu bertahun-tahun membaca berbagai referensi tentang perkembangan kebudayaan manusia, mulai dari pendekatan biologis, sosial hingga psikologis.

Saya menemukan bahwa kita semua di dunia ini tidak lebih dari aktor dan aktris yang harus bermain semaksimal mungkin dalam berbagai skenario besar.

Hitman System adalah solusi untuk skenario game percintaan yang kamu butuhkan karena semua materi lainnya di luar sana tidak pernah membawamu ke titik yang lebih baik.

Seorang pemikir terkemuka dalam bidang hubungan cowok-cewek pernah berkata, “Ketika Tuhan menciptakan pria dan wanita, Dia lupa memberikan manual tentang bagaimana memulai hubungan romance antar keduanya.”

Mungkin kamu bisa menganggap Hitman System sebagai manual yang hilang tersebut.

Saat menulis ini, kami masih belum memutuskan kapan akan membuka dengan lengkap semua testimonial yang dialami oleh para peserta HSEW dan HSMS. Alasan saya terus menyimpannya adalah karena saya tidak ingin kamu merasa diyakinkan untuk mengubah paradigma hanya karena kamu mendengar berita kesaksian orang lain.

Saya tidak ingin kamu dipengaruhi sebelum kamu mencobanya sendiri. Lagipula, jika kamu termasuk orang yang selama ini mencacimaki Hitman System, tidak ada gunanya saya menunjukkan puluhan cerita kesuksesan yang kami terima dari pengikut setia milis dan alumnus pelatihan tiap bulannya.

Saran saya adalah, jika kamu curiga dan skeptis, itu adalah keputusanmu sendiri untuk menghabiskan waktu menjadi orang yang negatif dan berlelah-lelah membela idealisme yang hanya akan memberikanmu kepuasan mental belaka.

Itu sama seperti cowok jomblo yang berkata, “Gue jomblo bukan karena ngga bisa dapetin cewek, tapi emang gue jomblo by choice yang lebih fokus ama menikmati hidup dan nanti cewek juga bakalan datang dengan sendirinya. Gue ga putus asa sampe perlu pake tehnik atau permainan apa-apa, blablabla…”

Yeah, right, yakety-yak whatever…

And that term, ‘jomblo by choice’, so ridiculous. Basically itu adalah reasoning yang biasa dikeluarkan oleh anak kecil yang takut untuk mengambil resiko dan benar-benar melakukan sesuatu untuk memperbaiki keadaannya yang serba malang.

Anyways, kamu tidak perlu mengikuti HSEW atau pelatihan lainnya untuk benar-benar mengalami sendiri bahwa ada Game Yang Unik dalam petualangan romance ini. Kei sudah menuliskan tutorial yang memuaskan untuk mencicipi secungkil realita Hitman System.

Dari semua email hit report para pembaca milis yang sudah mencoba melakukan tutorial Kei, 99% berisi ekspresi kagum dan terkejut dengan keampuhan strategi kecil yang kami bagikan dengan cuma-cuma tersebut.

Seingat saya sampai detik ini hanya tercatat dua orang saja yang gagal mendapatkan hasil yang diinginkan, tapi itupun mereka tidak merasa kecewa ataupun sakit hati karena benar-benar merasa sudah melakukan terobosan yang terlalu ajaib dan mereka berjanji untuk melakukan hit berikutnya dalam waktu dekat.

Once again, guys, you are free to hate the game, but it’s no use to hate the players. No need to hate Hitman System cos we don’t create the game; we just exposed and made it teachable. Even the players sometimes hate the game, but they still need to learn it because they are trying to do their best to improve their life and reach their dream.

Apakah kamu termasuk pribadi yang suka berfokus pada kebencian, atau pribadi yang suka belajar dan meningkatkan kualitas hidupnya sebaik mungkin?

Apapun pilihanmu, kami akan tersenyum dan berharap kamu akan menemukan kepuasan di sana.

Sumber : Hitmansystem.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: