Hari ini Bersih Pantai Massal 2007

*Warga Balikpapan Bisa Ikut Bergabung

Balikpapan, Tribun -Sebanyak 2612 warga Balikpapan akan ikut ambil bagian dalam bersih-bersih pantai, Minggu (1/7). Aksi bersih pantai massal ini dibagi 18 titik, yang dadalamnya meliputi pantai, sungai dan bantaran sungai. Kedelapan belas titik ini tersebar di empat Kecamatan di Balikpapan, dan ditandai dengan spanduk yang juga ditempatkan korrdinator. Memang even tahunan ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Bila sebelumnya program bersih-bersih pantai hanya difokuskan pada kawasan pantai, kini diperluas lagi ke bantaran sungai yang ada di Balikpapan.
“Pantai yang kami maksud disini adalah semua pesisir yang menjadi sarana umum atau atau fasilitas publik. Jadi bukan kawasan pemukiman, karena kalau kita bersihkan pantai di area pemukiman nantinya masyarakat setempat tidak ada yang ikut bekerja,” kata kepala Bapedalda Balikpapan Syahrumsyah Setia dalam Talk Show Tribun On focus, persiapan bersih-bersih pantai di Radio Smart FM Balikpapan, Sabtu (30/6).
Dalam acara yang dimoderatori Prio Suwarno, Redaktur Pelaksana harian Tribun Kaltim itu juga turut hadir Kabag Bina Mitra Polresta Balikpapan Hasan. Dalam Talk Show yang dipandu langsung penyiar Radio Smart FM Etty Haryani itu, Syahrum menghimbau kepada warga Balikpapan yang akan ikut bergabung, agar bisa datang ke titik lokasi yang telah disiapkan pada pukul 06.30 Wita. Di titik lokasi yang ditandai dengan spanduk itu, para relawan akan diarahkan oleh masing-masing koordinator untuk tempat-tempat pembuangan sampah.
Hasan, yang saat itu hadir mewakili kepolisian mengatakan, aksi bersih-bersih pantai itu juga bertepatan dengan ulang tahun Bhayangkara ke-61. Untuk itu kepolisian Balikpapan berencana menurunkan anggotanya antara 300 hingga 600 personel. “Jadia kali ini kami tidak membawa pistol lagi, tetapi membawa skop dan sapu,” kata Hasan sambil bercanda. Menurut Hasan, personelnya yang diturunkan akan disebar diseluruh titik baik itu bantaran sungai maupun pantai. “Setiap titiknya akan kami tugaskan seorang perwira. Agar mereka bisa terkoordinasi dengan tepat,” ujar Hasan.
Selain anggota Polri, kegiatan bersih pantai itu juga akan diikuti berbagai kalangan, seperti pelajar,  LSM, paguyuban, karyawan perusahaan dan masyarakat umum. Dalam moment yang menjadi bagian dari perigatan hari lingkungan hidup sedunia ini, banyak sekali perusahaan yang ikut berpartisipasi, seperti Pertamina, Total Indonesie, dan masih banyak bidang usaha lainnya.(joi)
Pembagian 19 titik di 4 Kecamatan :
-Balikpapan Barat (6 titik dan dikoordinatori Marwan)
Pasar Kelurahan Baru Tengah
Kampung atas air
Pelabuhan Mamuju
Perumahan Atas Air
Bantaran Sungai Pandansari
Rt 12 Depan TK
-Balikpapan Tengah (4 titik dan dikorrdinatori oleh Bondan)
Sungai Kelandasan kecil Gunung Sari
Bantaran sungai kecil Kelandasan kecil kelurahan Mekarsari
Bantaran Sungai samping Balai Gembira Karang Jati
Depan tugu Adipura Gunung Sari
-Balikpapan Timur (2 titik dikoordinatori oleh Soufian)
Pantai Manggar, Kelurahan Manggar Baru
Pantai Lamaru, Kelurahan Lamaru
-Balikpapan Selatan (6 titik dan dikoordinatori oleh Ali Munsir)
Jl Mayjen Sutoyo Kelandasan Ilir
Pantai asrama Segara
Pantai Monpera
Pantai Pasar Kelandasan
Pantai Melawai
Bantaran Sungai Rt 38 PDAM Kelurahan Damai(joi)

Panitia Siapkan 3500 Snak dan Nasi Kotak
*Besok Aksi bersih Pantai Massal 2007

Balikpapan, Tribun -Menjelang hari bersih pantai, yang akan jatuh pada Minggu (1/7) besok, sudah terdapat 2198 relawan mendaftarkan diri. Para relawan yang akan bergabung dalam aksi bersih pantai  itu datang dari berbagai kalangan, seperti pelajar, warga, LSM, paguyuban, perusahaan dan anggota Polri. Sampai hari Jumat (29/6), sudah ada 18 perusahaan di Balikpapan yang ikut membantu kegiatan, yang merupakan bagian peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2007. Bantuan yang diberikan berupa snack, nasi kotak yang jumlahnya sekitar 3500, air mineral, spanduk, kendaraan, kaos dan kantong plastik.
Mengingat banyaknya masyarakat yang akan ikut ambil bagian dalam aksi itu, Bapedalda Balikpapan membentuk tim koordinator, yang nantinya akan bekerja mengatur para relawan di lapangan. Terdapat 18 lokasi yang dijadikan titik bersih-bersih massal, diantaranya Pantai Manggar dan Lamaru untuk Kecamatan Balikpapan Timur, Klandasan Ulu dan Ilir meliputi Melawai, Monperas, Pasar Klandasan, Jaring Sampah Gunung Malang, dan Wisma Segara untuk Balikpapan Selatan, Gunung Sari Ilir meliputi bantaran sungai persimpangan Gunung Malang, Mekar Sari, Puskib, Gunung Kawi dan Gunung Guntur untuk Balikpapan Tengah, Balai Gembira Karang Anyar Perbatasan, Pandan Sari, Pandan Wangi dan Jl 21 Januari sampai Pasar.
“Di setiap titik lokasi ini akan dipasng spanduk, fungsinya adalah sebagai tempat untuk berkumpul para relawan dan juga sampah yang akan dibuang. Sehingga setiap ada orang yang akan berpartisipasi membantu kegiatan ini bisa langsung menuju titik yang sudah ditentukan,” kata Kasubid Pemantauan Bapedalda Balikpapan, Rosmarini. Diharapkan kepada masyarakat Balikpapan yang akan ikut berpartisipasi membantu kegiatan bersi pantai itu bisa langsung datang ke lokasi, yang akan dimulai  pukul 07.00 Wita.(joi)

Bentuk bantuan Sponsor :
-Pertamina UP V
Spanduk, kantong plastik, snack, mobil pick up
-Total Indonesie
Mobil Pick up
-Pasar Baru Square
500 snack
-Gapensi
500 snack
-IMBI
Spanduk
-Bank danamon
Pick up
-PT Satriavi
T-shirt
-Bagian Umum Pemkot
Mobil truck, spanduk, air mineral, nasi kotak.(joi)

5000 Stiker Disebar di Hari Lingkungan Hidup
Balikpapan, Tribun -Sebanyak 5000 lembar stiker dibagikan secara cuma-cuma oleh aktivis peduli lingkungan, Selasa (5/6). Penyebaran stiker bertuliskan pesan moral mengenai himbauan untuk menjaga lingkugan itu dibagi menajdi tiga tempat, yakni Jl Jend Sudirman atau pertigaan Balikpapan Plaza, Depan Plaza Rapak dan persimpangan MT Haryono atau Dam. Tim yang membagi-bagikan stiker lingkungan hidup itu terdiri dari LSM pecinta lingkungan, Mapala, pemuda Slanker dan Bapedalda Balikpapan. Pesan yang tertera dalam stiker itu adalah Stop pengrusakan hutan, pencemaran tanah, air dan udara, serta waspadalah terhadap perubahan iklim.
Dalam pembagian stiker kepada para pengguna jalan itu nampak beberapa orang mengenakan kostum binatang. Seperti yang terlihat di depan Plaza Balikpapan, seorang aktivis lingkungan mengenakan kostum ayam. Kemudian di persimpangan yang menghubungkan MT Haryono dan Jl Jend Sudirman nampak aktivis mengenakan kostum kera. Sehingga aksi tersebut sempat menjadi perhatian warga yang melintas di kawasab itu. Menurut Kasubid Pemulihan Bapedalda Edi Winarno, kegiatan itu merupakan bagian dari memperingati hari lingkungan hidup sedunia yang jatuh pada hari Selasa (5/6) kemarin.
Rangkaian kegiatan lainnya yang akan digelar hingga bulan Juli mendatang adalah sepeda hias, aksi bersih pantai, tanam pohon, pelapasan burung, lomba lintas alam nasional dan masih banyak lagi acara menarik lainnya.(joi)

Raih Adipura, Tapi Posisi Paling Buncit

Balikpapan, Tribun – Balikpapan kembali meraih Adipura. Kendati demikian, kota minyak ini menduduki urutan paling buncit dalam kategori kota besar penerima penghargaan sebagai kota bersih. Penilaian tim Adipura terhadap kebersihan kota Balikpapan terus merosot. Kondisi ini diperparah oleh sampah-sampah yang menumpuk pada drainase di pasar, pertokoan, pemukiman dan sekolah-sekolah.
“Balikpapan nyaris tidak dapat. Tapi yang jelas kita bersyukur dapat Adipura meskipun nomor buncit. Ini terjadi karena dibandingkan kota besar lain, nilai Balikpapan paling rendah. Soalnya, kebanyakan sampah bertumpuk di drainase di semua lokasi seperti pasar, terutama juga di pasar ikan. Drainase ini dilihat, kalau mampet oleh sampah, nilainya jatuh. Untungnya saat verivikasi sudah dibenahi,” tutur Anggota Tim Penilai Adipura Maman Saputra, Selasa (5/6). Tiga kali, Maman mengucapkan kalimat Balikpapan nyaris tidak dapat Adipura.
Maman mengemukakan, kepastian informasi ini diperolehnya usai menghadiri rapat eselon I di Kementerian Lingkungan Jakarta, Senin (4/6). Saat-saat akhir penilaian, Balikpapan belum bisa ditempatkan pada posisi peraih Adipura. Namun karena pertimbangan ketika verivikasi, tim penilai hanya mendatangi 30 lokasi, sementara total lokasi yang harus dinilai sekitar 98 tempat. Dengan alasan itu, Menteri Lingkungan hidup memutuskan Balikpapan meraih Adipura.
“Kita ketahui pada saat penilaian pertama atau dalam istilah kami pemantauan pada Septermber 2006, Balikpapan berhasil meraih angka 65 dari passing grade 70. Pemantauan kedua bulan Maret 2007, Balikpapan meraih angka 62,73. Ini sangat rendah. Tapi kita masih punya harapan melalui tahap verivikasi. Kemarin pada verivikasi berhasil meraih 64. Naik memang, tapi yang kita verivikasi hanya 30 lokasi, sementara masih memiliki 98 lokasi yang harus dinilai. Jakarta bingung apakah dapat atau tidak dapat. Akhirnya, diserahkan pada menteri,” ucapnya.
Menurut Maman, yang membuat nilai Balikapan jatuh adalah drainase yang dipenuhi sampah. Ia menyarankan kalau ingin tetap memepertahankan Adipura, maka sebaiknya sampah pada drainase harus lebih sering diperhatikan dan dibersihkan. Apalagi dalam pemantauan tim Adipura ditemukan di rumah dinas pemkot di Balikpapan Baru ditemukan drainase dipenuhi rumput-rumput liar. Begitupun pada perumahan atas air dimana saat air surut maupun pasang, sampah masih menumpuk. Ia menilai yang juga rawan dan membuat penilaian jatuh adalah Pasar Sepinggan, Pasar Baru, Tempat Penampungan Sementara (TPS) di sekolah yang hampir 60 persen tak punya TPS.
“Saya tidak punya hak menghimbau, yang punnya hak menghimbau adalah walikota karena dia yang punya wilayah. Hanya saya berhak mengusulkan pada warga bahwa Adipura yang diperoleh itu jangan disia-siakan. Tetap memelihara kebersihan. Saya harap TPS diperhatikan karena dia dinilai dari bangunan fisiknya hingga di sekitarnya tercecer sampah atau tidak,” tandasnya.(lia)

Lokasi Pantauan Adipura:
-Perumahan terdiri dari 11 titik pantau
-Rumah Sakit/Puskesmas terdiri dari 8 titik pantau
-Sekolah terdiri dari 15 titik pantau
-Hutan kota terdiri dari 3 titik pantau
-Taman kota terdiri dari 4 titik pantau
-Jalan arteri terdiri dari 8 titik pantau
-Jalan kolektor terdiri dari 10 titik pantau
-Pasar terdiri dari 9 titik pantau
-Pertokoan terdiri dari 6 titik pantau
-Pekantoran terdiri dari 7 titik pantau
-Pelabuhan terdiri dari 2 titik pantau
-Pantai Wisata terdiri dari dua titik pantau
-Terminal terdiri dari dua titik pantau
-Saluran terbuka terdiri dari 5 titik pantau
-TPA terdiri dari satu titik pantau
-Komposing terdiri dari tiga titik pantau (lia)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: