Kawin Siri Ditertibkan

Balikpapan, Tribun –   Jajaran Kantor Departemen Agama Kota Balikpapan menaruh perhatian serius mengenai perilaku  pasangan nikah siri yang menikah dibawah tangan termasuk  suami istri yang hidup bersama tanpa dibekali surat nikah. Hal itu dikarenakan tidak ada kepemilikan surat nikah itu menyulitkan keluarga itu sendiri dan dampak lain yang berhubungan langsung dengan administrasi pemerintahan dan pengentasan wajib belajar.
Kepala Departemen Agama Kantor Kota Balikpapan Drs H.M. Kusasi M.Pd  mengatakan, nikah dibawah tangan secara agama memang dianggap sah adalah perkawinan itu memenuhi syarat calon mempelai laki, wanita,  2 orang saksi, orang tua calon mempelai dan akad ijab kabul. Tapi secara admnistrasi pemerintah, perkawinan dibawah tangan dan nikah siri seperti itu belum absah. Terutama pada pengakuan  anak yang dihasilkan dari perkawinan pasangan itu.
“Siri itu berasal dari kata Syir yang dalam bahasa arab artinya sembunyi.kalau secara agama sah, tapi dalam UU beluim dianggap sah karena belum tercatat di lembaran negara.Nikah siri atau nikah dibawah tangan itu tak punya surat buku nikah. Akibatnya berpengaruh panjang. Pasangan itu tak bisa memiliki kartu keluarga, anak tak dapat hak waris, anak tak dapat akte kenal lahir sehingga terhambat masuk sekolah. Karena dasar pemerintah mengakui anak adalah kartu keluarga yang diperoleh dari kepemilikan surat nikah,” katanya, Senin (18/6).
Menyadari pengaruh negatif dari tidak ada kepemilikan surat nikah itu, lanjut Kusasi, pihaknya saat ini membidik perkawinan di bawah tangan, kawin  siri dan kawin tidak sah sebagai salah satu prioritas sasaran penanggungalangan kewajiban kepemilikan surat nikah. Dari inventariasi terhadap pasangan dibawah tangan terungkap bahwa umumnya menikah siri dilakukan  buruh, pekerja informal dan pendatang dari luar balikpapan yang memboyong pasangannya hidup bersama di Balikpapan tanpa surat nikah. Berdasarkan inventariasi yang dihimpun kandepag dari kantor urusan agama Tengah, selatan, utara, barat dan timur terungkap persentasenya mencapai 2 persen dari jumlah pernikahan.
“Jumlahnya cuma puluhan pasangan. Dari 100 pernikahan, yang nikah siri sekitar  1-2 pasangan,” tegasnya.
Nikah siri itu diduga timbul dari pasangan yang bermasalah. antara lain hamil sebelum nikah dan permasalahan lain.
Beberapa aksi yang telah dijalankan antara lain  nikah massal  yang diikuti ribuan pasangan bekerjasama dengan pemkot Balikpapan beberapa bulan lalu. Selain ini akan digalakkan sosialiasi kewajiban pengurusn surat nikah sebagai salah satu kewajiban tertib administrasi kewarganegaraan.
Masalah lain yang berkembang yang kini disoroti  Kandepag Balikpapan seputar pernikahan pasangan dibawah umur bagi laki-laki dibawah 19 tahun dan wanita dibawah 16 tahun dan Poligami (pernikahan lebih dari satu istri). Instansi tersebut tak dapat melarang laki-laki mengoleksi beberapa istri, tapi tindakan itu harus berdasarkan pertimbangan yang dibolehkan dalam agama. Begitu pula dengan pengesahan pernikahan pasangan dibawah umur yang boleh disahkan apabila mendapatkan ijin dari pengadilan agama.
Kepala seksi urusan Agama Islam Depag Kota Balikpapan Hafidz menerangkan,  di luar kegiatan nikah massal,  pasangan kawin siri beragama islam yang mengurus surat nikah diwajibkan mengurus terlebih dulu ke kantor pengadilan agama. Keputusan yang dikeluarkan pengadilan agama merupakan persyaratan  pengurusan pengesahan nikah di kantor Urusan agama setempat.
Kalau pengadilan agama mengabulkan pengesahan nikahnya maka berkas putusan pengadilan diajukan ke KUA setempat untuk pembuatan buku akte nikahnya. Tapi kalau Pengadilan agama membatalkan maka keputusan pembatalan itu di bawa ke RT untuk dibuatkan pengantar ke kelurahan yang diteruskan ke KUA untuk proses pengajuan pengurusan nikah.
“Tapi kalau dari kawin siri menghasilkan  anak, berarti diurus dua kali. Harus pengesahan anak di pengadilan agama,” jelasnya
Alasannya kalau anak hasil hubungan kawin siri tidak diurus, maka  akte kelahiran anak itu diterbitkan atas nama  ibu  dan dituliskan dalam akte bahwa anak itu hasil hubungan di luar nikah.
Akte kelahiran resmi dikeluarkan keabsahan apabila ada keputusan pengadilan agama yang mengabulkan pengesahan anak yang dinyatakah sah dari hubungan nikah resmi.
Poligami direstui Kantor departemen agama apabila ada alasan yang kuat antara lain, istri sakit keras, terlalu tua yang menganggu keharmonisan keluarga, dan ketidak mampuan istri menjalankan kewajibannya.
Pasangan yang menikah dibawah tangan atau pernikahan  lain didominasi kaum pendatang yang sudah kawin sebelum masuk Balikpapan.  Masih ada beberpaa yang belum melapor pembuatan surat nikah meskipun tarif resmi pembuatan surat nikah di kantor urusan agama sebesar Rp 90.000
“Pernikahan paling ramai adalah bulan Syawal, Rabiul Awal dan Sya’ban.  Diperkirakan permohonan nikah pada tahun ini sekitar Agustus-September dan Oktober 2007,” jelasnya.
Dalam melayani pernikahan tersebut, Kandepag menyiapkan 5 orang penghulu dibantu 24 pembantu penghulu yang tersebar di tiap kecamatn di Balikpapan.
Berdasarkan data pernikahan tahun 2006 terdapat 4 kasus  poligami, dan 21 kasus pernikahan dibawah umur dan rujuk dua permohonan. Untuk pernikahan dibawah umumr dari data Kandepag tahun 2006 sebanyak 21 perkara. 8 diajukan dari pihak pria, 8 diajukan pihak wanita dan tiga atas kemauan keduanya.(rid)

Prosedur Administrasi pengurusan Nikah
Calon Pasutri –> Ketua RT –> Kelurahan — KUA kecamatan

Dokumen yang dilampirkan
* Fotokopi KTP
* Fotokopi Kartu Keluarga 2 lembar
* Foto gandeng ukuran 6×4 = 6 lembar
* Surat keterangan imunisasi bagi calon pengantin wanita dari puskesmas = 1 lembar
* Surat keterangan masuk islam yang diterbitkan Depag setempat (bagi muallaf).
* UNtuk janda/duda. Lampirkan akte carai asli beserta lampiran surat kematian
* Surat keterangan dari komandan TNI/POLRI khusus prajurit angkatan darat, laut, udara sdan sejenisnya
* Surat pengantar dari RT masing-masing
Sumber  : Depag Kota Balikpapan mengacu pada UU nomor 1/1974 dan PP 9/1975.(rid)

Data Poligami dan Perniakah dibawah Umur tahun 2006 di Balikpapan
Kecamatan        Poligami        Dibawah Umur            Rujuk
Total         Pria    Wanita    Keduanya
Balikpapan Barat    –        –        –    –        –    2
Balikpapan Utara    –        2        2    –        –    –
Balikpapan Tengah    4        5        2    3        –    –
Balikpapan Selatan    –        10        4    4        2    –
Balikpapan Timur    –        2        –    1        1    –
Total            4        21        8    8        3    –
Sumber : Kantor Departemen Agama Kota Balikpapan.(rid)

Data Pasangan Menikah Tahun 2007
Balikpapan
Kecamatan    Barat    Utara        Timur        Tengah    Selatan    Jumlah
Januari        130    155        76        150        223        734
FEbruari    45    74        38        63        103        323
Maret        55    60        46        57        129        347
APril         70    78        45        103         87        383
Mei        85    71        50        72        105        383
Sumber : Kantor Departemen Agama  Kota Balikpapan.(rid)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: