Minggu ini Kapal LCT Karam akan diangkat

Balikpapan, Tribun -Kapal tenggelam di wilayah alur lalu lintas pelayaran laut wajib diangkat dan dipindahkan. Hal itu wajib dilakukan karena dapat mengganggu alur pelayaran lalu lintas laut yang ada. Namun, menurut aturan yang ada, biaya pengangkatan kapal tenggelam itu ditanggung sendiri oleh pemilik kapal. Demikian dikatakan Kabid Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) Pelabuhan Semayang Balikpapan Gajah Rooseno, Kamis (12/7), menyusul tenggelamnya kapal Landing Craft Tank (LCT).

Pengangkatan kapal tenggelam itu, lanjut Gajah, bisa dilakukan sendiri oleh perusahaan pemilik kapal, atau bisa juga dilakukan oleh pemerintah. “Bila perusahaan pemilik tidak memiliki alat untuk mengangkat atau tidak mampu, maka pengangkatan kapal tenggelam bisa bisa diupayakan oleh pemerintah, tentunya segala biaya pengangkatan ditanggung pemilik kapal,” ujar Gajah. Menurut Gajah, untuk mengangkat sebuah kapal yang tenggelam bisa menggunakan sarana apapun, asalkan memenuhi kualifikasi pekerjaan surface dan ada ijin dari KPLP.

Seperti yang terjadi pada kapal LCT yang tenggelam Jumat (6/7) lalu, sekitar pukul 02.30 Wita dini hari, akhirnya sang pemilik kapal yakni PT Patriwijaya Elok Abadi, berencana mangangkat kapalnya yang tenggelam di perairan Balikpapan. Kapal LCT yang mengangkut air dari pelabuhan Kampung Baru menuju Lawe-lawe itu tenggelam, diduga karena ramdor di bagian depan kapal terbuka. Dalam musibah itu, sepuluh ABK kapal termasuk nahkoda berhasil selamat.

Posisinya kapal LCT tenggelam itu berada lebih ke tepi dari alur pelayaran laut diantara buoi 12 dan 14, yakni pada koordinat 01 derajat, 16, 471 menit Lintang Selatan dan 116 derajat, 147,28 menit Bujur Timur. Sebelumnya, kapal naas itu berlayar menyisir pantai. “Meski posisinya tidak berada di alur pelayaran, mereka (pemilik kapal ‘red) akan tetap mengangkat kapalnya. Saat ini mereka sudah membuat Surat Pernyataan pengangkatan kapal. Rencananya dalam minggu ini pengangkatan akan dilakukan,” kata Gajah. Akibat musbiah tersebut, hingga kini belum diketahui berapa jumlah kerugiannya.(joi)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: