Resensi Buku #1

Tiga Novel Chicklit Buat Perempuan Metropolis
Kalau kebetulan hari ini Anda berjalan-jalan di Toko Buku Gramedia Plaza Balikpapan maupun Mal Lembuswana, perhatikan deretan buku baru di situ. Terdapat beberapa buku yang memiliki kemiripan, yaitu bersampulkan gambar cewek-cewek metropolis. Dengan desain yang ngejreng, dengan warna-warna berani, buku serial Flirt ini akan segera membuat para perempuan tergoda untuk membacanya. Kali ini, Tribun coba tampilkan tiga buku serial Flirt yang ditulis oleh Nicole Clarke dan diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia oleh Esti Ayu Budihabsari. (fix)
1. Lebih Dekat, Lebih Akrab
Berkisah tentang Alexa Veron, cewek usil dan tukang becanda. Alexa merupakan cewek asal Argentina yang paling suka tertawa di akhir. Alexa membuat perjanjian dengan orang tuanya, bahwa ia akan bersikap baik dan merubah kebiasaan becandanya dengan satu syarat: dirinya diijinkan magang sebagai fotografer di majalah Flirt selama musim panas. Orang tuanya sedikit ragu, namun toh akhirnya Alexa diberi ijin. Jadilah Alexa berangkat ke New York demi mengejar impiannya. Bertemu dengan gedung-gedung pencakar langit di Manhattan ternyata tidak menyurutkan sikap usil dan suka berguraunya. Bagaimana situasi majalah Flirt setelah kedatangan Alexa? Buku ini sangat cocok dibaca perempuan yang bekerja di kantoran, atau gadis-gadis yang memimpikan bekerja di suasana kantoran.
Judul        : Flirt: Lebih Dekat, Lebih Akrab
Penulis        : Nicole Clarke
Penerjemah    : Esti Ayu Budihabsari
Penerbit      : PT TransMedia Jakarta
Cetakan    : Januari 2007
Tebal        : 205 halaman
Harga           : Rp 49.500(fix)

2. Tulis Di Sini, Sekarang Juga
Buku ini menceritakan Melanie Henderson, cewek berusia 16 tahun yang bermimpi menjadi penulis. Namun takdir membuatnya terus menerus berada di kotanya selama enam belas tahun, tanpa pernah pergi keluar atau jalan-jalan melihat kota lain. Maklum, Mel punya rutinitas harian dengan menjaga adik-adiknya, hingga ia sama sekali tidak peduli urusan fashion. Iseng-iseng, Mel melamar kerja magang di majalah Flirt, dan sekonyong-konyong semua mimpinya jadi kenyataan. Dari California, ia terbang ke New York dan berkenalan dengan berbagai perempuan muda seusianya yang ikut magang, antara lain Olivia dari Inggris, Alexa dari Argentina, dan Kiyoko dari Jepang.
Judul        : Flirt, Tulis Di Sini, Sekarang Juga
Penulis        : Nicole Clarke
Penerjemah    : Esti Ayu Budihabsari
Penerbit      : PT TransMedia Jakarta
Cetakan    : Januari 2007
Tebal        : 216 halaman
Harga           : Rp 49.500 (fix)

3. Kota Gila!
Novel yang seru banget. Berkisah pengalaman Kiyoko Katsuda, cewek asal Jepang yang super PD (Percaya Diri) dan memposisikan diri sebagai superstar. Maklum, Kiyoko dibesarkan oleh orang tua diplomat yang sering sering menjelajah berbagain kota di penjuru dunia. Kiyoko memang menguasai semua hal yang sedang trend, namun New York adalah salah satu kota yang masih misteri baginya. Maka, begitu Kiyoko minta ijin untuk bekerja magang di majalah Flirt, kedua orang tuanya langsung mengijinkan. Apa yang bakal dialami Kiyoko di New York, sungguh menarik dan menjadi kisah seru.
Judul        : Flirt, Kota Gila!
Penulis        : Nicole Clarke
Penerjemah    : Esti Ayu Budihabsari
Penerbit      : PT TransMedia Jakarta
Cetakan    : Januari 2007
Tebal        : 225 halaman
Harga           : Rp 51.000 (fix)

Hot Produk:
Mencoba Waras di Tengah Dunia Yang Edan
> Empat Novel Terbaru di Gramedia Plaza Balikpapan

Membaca novel, bagaikan menembus waktu ke sebuah dunia milik orang lain. Novel yang bagus tak hanya indah kala dibaca, melainkan mampu membuat pembacanya tenggelam ke dalam alur kisah yang mengharu biru, menegangkan dan kadang mengejutkan.
Seperti empat novel terbaru yang dipajang di Gramedia Plaza Balikpapan. Tiga di antaranya merupakan karya penuliis Barat yang meraih best seller, yaitu The Stolen Child karya Keith Donohu, Paranoid karya Patrick Süskind, serta Middlesex, Pencarian Jati Diri Seorang Manusia Berkelamin Ganda karya Jeffrey Eugenides. Sementara satu karya merupakan buah tulisan Anfika Noer, sebuah novel spiritual berjudul Nafsul Muthmainnah. Berikut ini Tribun mencoba membeberkan secara sekilas isi keempat buku yang bisa menjadi bacaan menghibur di akhir pekan. Selamat memilih! (fix)

1. Nafsul Muthmainnah
Buku bersampul potret perempuan berjilbab merah ini merupakan novel yang tidak biasa. Nafsul Muthmainnah merupakan novel spiritual tentang rahasia percintaan dua aktivis muslim, Hasbi dan Yumna. Berlatar belakang suasana kampus dan pesantren, tersibaklah sebuah misteri yang ditutup-tutupi, bahwa cinta sesungguhnya milik siapa saja. Penulisnya, Anfika Noer, mengurai kisah dengan lincah dan memikat. Bahkan, bagi yang berhati rapuh, kisah ini dijamin akan mengharu biru dan mengaduk-aduk perasaan.

Judul           : Nafsul Muthmainnah
Penulis           : Anfika Noer
Ukuran        : 14 x 20 cm
Penerbit       : DIVA P ress, Yohyakarta
Tebal           : 408 halaman
Harga            : Rp 47.500.(fix)

2. Anda Tak Pernah Tahu Apa Anak Anda Sebenarnya…
Hobgolin adalah sebutan bagi peri-peri kecil yang suka menculik dan bertukar tempat dengan anak-anak manusia. Seorang hobgolin akan berubah menjadi anak manusia dan menggantikan anak yang diculik. Para orang tua tak tahu, bahwa anak mereka sesungguhnya telah berubah. Bukan manusia, melainkan hobgolin. Termasuk yang menimpa Aniday dan Gustav, dua anak manusia yang ternyata hobgolin. Mereka berusaha keras mengembalikan ingtan tentang puing-puing masa lalu, hingga dua insan yang tak saling mengenal itu bertemu di satu titik.

Judul           : The Stolen Child
Penulis           : Keith Donohue
Penerjemah : Anita Khairunnisa
Ukuran        : 12,5  X 19 cm
Tebal           : 584 halaman
Penerbit       : Dastan Books, Jakarta
Harga            : Rp 76.500 (fix)

3. Paranoid
Jonathan Noel adalah seorang lelaki tua yang begitu takut akan kehidupan, sehingga menghabiskan umur dalam kesendirian. Satu-satunya kesenangan Jonathan adalah rutinitas pekerjaannya sebagai satpam di sebuah bank. Setiap hari, ia berdiri di depan pintu masuk bank, dan begitulah yang terjadi selama puluhan tahun. Namun di suatu hari, seekor merpati tiba-tiba muncul di depan pintu apartemennya. Burung itu membuatnya ketakutan setengah mati. Insiden merpati itu begitu mengguncangnya, dan memaksa Jonathan keluar dari rutinitasnya. Ia pun mulai berlaku aneh.

Judul           : Paranoid
Penulis           : Patrick Süskind
Penerjemah : Bima Sudiarto
Ukuran        : 11  X 18 cm
Tebal           : 224 halaman
Penerbit       : Dastan Books, Jakarta
Harga            : Rp 38.000 (fix)

4. Middlesex
Seorang bayi perempuan bernama Calliope lahir di Detroit pada 1960. Setelah menjalani kehidupan selama empat belas tahun sebagai anak perempuan normal, tiba-tiba ia berubah menjadi Cal, seorang remaja laki-laki. Novel prosa karya Jeffrey Eugenides ini berhasil memenangkan penghargaan Pulitzer Prize. Membacanya, kita akan dibawa pergi berpindah-pindah dari satu negara ke negara lain, menguak mengapa seorang manusia bisa berubah kelamin dalam sekejap.

Judul           : Middlesex
Penulis           : Jeffrey Eugenides
Penerjemah : Berliani M NUgrahani
Ukuran        : 15  X 23 cm
Tebal           : 812 halaman
Penerbit       : Serambi, Jakarta
Harga            : Rp 106.500 (fix)

Hot Produk:
Memotret Secara Benar
> Empat Buku Panduan Fotografi Untuk Pemula

Fotografi mendadak mengalami lejitan popularitas, setelah munculnya kamera digital yang tak perlu susah-susah beli film. Revolusi teknologi semakin mempercepat perkembangan fotografi manakala telepon selular (ponsel) dan kamera melakukan konvergensi. Terciptalah apa yang dinamakan ponsel kamera. Mau yang resolusi rendah (VGA) atau resolusi tinggi hingga 8 mega pixel (MP), semua tersedia.  Kini, memotret tak hanya bisa dilakukan oleh kalangan tertentu, namun siapa pun kini berhak untuk mengerti dan menyukai fotografi. Namun, imbasnya adalah munculnya hasil-hasil foto yang sembarangan dan apa adanya. Nah, bagi yang mulai menyukai keindahan bernama fotografi, di Gramedia Plaza Balikpapan terdapat beberapa buku yang bisa jadi panduan memotret secara benar. Selamat membaca! (fix)

Fotografi Ponsel
Ingin membuat foto bermutu tapi tidak punya kamera analog atau digital? Buat apa pusing, gunakan saja ponsel berkamera. Kini, hampir sebagian besar ponsel midle end dan high end sudah dilengkapi kamera. Bahkan, Sony Ericsson dan Samsung telah meluncurkan ponsel low end seharga Rp 700 ribuan yang telah dilengkapi kamera, meski hanya 0,3 mega pixel (MP) atau yang dikenal dengan istilah VGA. Sementara ponsel harga Rp 2 juta ke atas biasanya memiliki resolusi lebih tinggi yaitu 2 MP hingga 8 MP. Dengan ponsel, kita bisa menciptakan hasil gambar yang memiliki nilai seni  yang tinggi. Apalagi, bila hasil gambar diolah lagi di komputer. Bagaimana caranya? Nah, di buku ini jawabannya.

Judul           : Fotografi Ponsel Mudah, Murah, Indah
Penulis           : Atok Sugiarto
Ukuran        : 21 x 21 cm
Penerbit       : PT Gramedia Pustaka Utama, Jakarta
Tebal           : xii + 112 halaman
Harga            : Rp 83.000.(fix)

1 2 3 Klik!
Fotografi memang gampang-gampang susah. Bidang ini membutuhkan ketekunan namun yang terpenting bahwa fotografi membutuhkan pengetahuan yang dalam tentang kamera itu sendiri sebagai alatnya. Selain membedah kamera secara ringan, buku ini menjelaskan teknik-teknik memotret yang  paling mendasar. Termasuk peralatan apa saja yang diperlukan selain kamera, agar hasil fotografi maksimal dan sesuai keinginan.

Judul           : 1 2 3 Klik! Petunjuk Memotret Kreatif Untuk Pemula
Penulis           : Dini Yozardi dan Itta Wijono
Ukuran        : 19,5  X 19,5 cm
Tebal           : 80 halaman
Penerbit       : PT Gramedia Pustaka Utama, Jakarta
Harga            : Rp 64.000 (fix)

Memotret Anak-anak
Siapa bilang memotret anak-anak itu gampang. Buku ini akan mengantar Anda keluar dari perangkap memotret anak-anak hanya sebagai hobi atau bahan dokumentasi, melainkan keahlian menceritakan dan menggambarkan dunia anak dengan media kamera. Buku ini akan membuat hasil jepretan Anda tak hanya menampilkan ekspresi lucu semata, namun juga foto yang mampu berbicara.

Judul           : Memotret Anak-anak, Buku Pegangan Fotografi Manual/Digital
Penulis           : Atok Sugiarto
Ukuran        : 21  X 21 cm
Tebal           : xiii + 134 halaman
Penerbit       : PT Gramedia Pustaka Utama, Jakarta
Harga            : Rp 111.500 (fix)

Kiat Jitu Gunakan Kamera Saku
Kamera saku digital sering dianggap remeh, apalagi jika dibandingkan kamera SLR analog maupun digital. Kenyataannya, kamera saku lebih banyak beredar di pasaran dibanding kamera SLR. Maklum, harganya yang terjangkau membuatnya lebih gampang dimiliki. Buku ini menjelaskan, bahwa sesungguhnya kamera hanyalah media perekam obyek. Namun yang menentukan mutu foto adalah ketrampilan si pemotret.

Judul           : Kiat Jutu Gunakan Kamera Saku, Buku Panduan Fotografi Digital
Penulis           : Atok Sugiarto
Ukuran        : 21  X 21 cm
Tebal           : viii + 112 halaman
Penerbit       : PT Gramedia Pustaka Utama, Jakarta
Harga            : Rp 92.500 (fix)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: