Bertekad Bersihkan Aliran sesat dan rangkul Ponpes

Forum Komunikasi Ponpes Se-Balikpapan Terbentuk
* KH Muhamad Jailani Mawardi Ketua FKPP Balikpapan

Balikpapan, Tribun – Pengurus Pondok Pesantren (Ponpes)  sepakat untuk membentuk Forum Komunikasi Ponpes se-Balikpapan (FKPPB). Rapat pembentukan FKPPB yang difasilitasi kantor Departemen Agama Kota Balikpapan itu digelar dalam ramah tamah yang berlangsung di kantor kepala depag, Rabu (18/7).Dalam musyawarah antar ulama yang mewakili masing-masing pondok pesantren disepakati memilih KH Jailani Mawari pimpinan  Ponpes Al Banjari sebagai ketua umumnya.
Kepala Seksi Pekapotren Kantor Depag Balikpapan H Normansyah mengatakan, pembentukan forum tersebut dihadiri 23 pimpinan dan perwakilan 20 pondok pesantren seluruh Balikpapan. Pembentukan forum komunikasi Ponpes itu langsung dengan pengukuhan 9 pengurus harian. Forum tersebut bertujuan untuk memfasilitasi kepentingan antar  pondok pesanteren serta menjembatani aspirasi pondok pesanteren dengan instansi pemerintah dan pihak lain. Forum ini juga berperan dalam memperkuat silaturahmi dan meningkatkan peran ulama dalam mendukung misi Madinatul Iman yang dicanangkan Walikota Balikpapan Imdaad Hamid. Untuk sementara sekertariat FKPPB itu berkantor di kantor Depag kota Balikpapan.
Ketua Umum FKPPB KH Muhamad Jailani Mawardi mengatakan, keberadaan FKPPB ini akan ditekankan pada fungsi mempererat silaturahmi khususnya dalam meningkatkan kegiatan dakwah islamiah di Balikpapan. Beberapa sasaran prioritas forum tersebut pada tahun ini antara lain membersihkan potensi  aliran sesat yang beredar di kalangan masyarakat.
“Aliran sesat dimana-mana ada. Dan kami bersama-sama MUI berusaha sedapat mungkin menghapus ajaran menyesatkan yang diajarkan aliran sesat itu,” terangnya.
Pimpinan Ponpes AL-Banjari ini mengakui tidak mudah untuk menghapus ajaran sesat itu. Banyak aliran sesat yang bergerak terselubung diantara kehidupan masyarakat dan jarang yang laporannya langsung sampai  ke telinga ulama. Oleh karena itu peran serta masyarakat untuk melaporkan indikasi aliran sesat diperlukan. Langkah yang dijalankan FKPPB dalam memberantas aliran sesat itu dilakukan melalui pendekatan persuatif.  Penganut aliran sesat diberi arahan tentang pemahamam ajaran agama yang benar dan menjauhi aliran sesat.
“Kami mengimbau kepada masyarakat kalau menemukan ada suatu ajaran yang meragukan segera tanyakan padsa kami atau ke MUI. Nanti kami yang akan menangani,” terangnya.
Misi lain yang diemban forum komunikasi Pondok Pesantren Balikpapan adalah memfasilitasi pembuaetan perijinan bagi pondok pesantren yang belum terdata di Kantor Departemen Agama Kota Balikpapan. FKPPB mengharapkan agar seluruh pondok pesantren di Balikpapan memiliki ijin pendirian yang resmi disahkan  pemerintah. Pemberdayaan Dai, guru agama serta   peningkatan mutu kurikulum di lingkungan pondok pesantren juga masuk dalam program kerja forum tersebut.(rid)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: