Ketinggian Gelombang laut 1,5 Meter

* Cuaca Buruk di Beberapa Daerah

Balikpapan, Tribun – Pilot penerbangan komersial dan umum dimbau waspada terhadap perubahan iklim  beberapa hari kedepan. Berdasarkan prakiraan Badan Meterologi dan Geofisika Balikpapan memproyeksikan  tekanan angin dari awan  kumulolimbus akan mempengaruhi keselamatan perjalanan udara. Selama masa peralihan dari musim hujan ke musim kemarau mulai  bulan Juni diestimasikan terjadi hujan  disertai tiupan angin besar disertai petir yang potensial  menjatuhkan pesawat.
Kepala Seksi Observasi dan Informasi BMG Stasiun Meteorologi Balikpaan Raden Ishak mengatakan,
perubahan iklim itu dapat berubah secara cepat. Dalam waktu yang tidak terduga, cuaca bisa berubah yang berimbas pada kelayakan penerbangan.
“Bagi penerbangan harus waspada.karena cuaca dapat berubah sewaktu-waktu secara cepat. Awan kumulolimbus ( awan konvektif ) biasanya umurmya sekitar 2 jam dari tumbuh terus hujan
disertai petir dan angin kencang. Saat petir disertai hujan biasanya possiblity dan anginnya. Kalau pesawat melewati  down-drag, maka arus angin kebawah ini dari awan kumulolimbus akan mempengaruhi penerbangan. Yang mempengaruhi jarak pandang, angin, down-drag macam-macam. Memang kalau awan kumulolimbus dipaksakan  ditembus,  kalau pesawat kecil itu resikonya kecelakan besar,” jelasnya, Senin (11/6).
Bahaya dari tekanan angin yang bertiup dari bawah awan kumulolimbus itu dapat dihindari selama pilot memperhatikan perkembangan awan-awan ketika melakukan perjalanan udara.
Masa peralihan selama bulan Juni ini diproyeksikan mempengaruhi kesehatan masyarakat. Beberapa jenis penyakit sepeti masuk angin dan penyakit akibat perubahan iklim ini merupakan gejala yang paling banyak dirasakan. Untuk itu warga diimbau bersiap-siap menyikapi perubahan udara panas dan dingin secara bergantian itu.
Dalam hal pelayaran laut, cuaca di laut indonesia umumnya baik kecuali di sebelah barat  di samudera Indonesia. Di pelayaran selat makasar cuaca berawan hujan lokal. di Laut jawa umumnya berawan. Tinggi gelombang laut maksimum 1,5 meter. Di Laut jawa sebelah timur. DI laut jawa sebelah beart 0,5 – 1,25 meter. Pelayaran laut dinilai aman karena  tidak ada  tropical siklon yang mempengaruhi  angin kencang beberapa hari ke depan. Kecepataqn rata-rata angin 8 knot.
Mengingat perubahan awan kumulimbus yang mendadak, operator penerbangan dan bandara diimbau sebelum berangkat harus minta informasi BMG terdekat. Untuk pesawat kecil antar bandara perintis sebaiknya menanyakan cuaca di stasiun meterologi terdekat sebelum berangkat. Jadi mengetahui  dulu daerah tujuan.
Kawasan Kalimantan Timur selama bulan Juni   curah hujan lebih rendah dibandingkan bulan Mei yang diproyeksi dari pemantauan klimatologis. Pada bagian equator di beberapa wilayah Kalimantan Timur memiliki dua pola yang terpantau yang mencapau puncak April-Mei dan Desember-Januari.Penurunan iklim hujan itu terjadi sampai Agustus 2007. Meskipun curah hujan dalam 10 hari terakhir cukup tinggi dimana Balikpapan mencapai 150 mm dan  Tarakan 70 mm, diperkirakan pada beberapa hari ke depan akan menurun intensitasnya. Penurunan insitas curah hujan itu dikarenakan perubahan siklus angin yang bertiup dari Tenggara untuk kawasan Berau, Sangatta, Samarind, Balikpaan, Penajam, Penajam. Sementara di bagian utara kalimantan timur bertiup dari timur laut.
Meskipun diproyeksi curah hujan menurun, tapi beluim berarti kondisi iklim di Kalimantan Timur aman.
Diestimasikan awan kumulolimbus masih menaungi beberapa kabupaten kota di Kalimantan Timur selama masa pancaroba di bulan Juni 2007. Berbeda dari bulan sebelumnya, awan kumulolimbus lokal tersebar.  Selama pengumpulan awam umumnya disertai pergerakan konvektif yang membawa hujan disertai angin kencang tiba-tiba (angin gusty) bersamaan petir.
Yang menjadi perhatian adalah kawasan Balikpapan, Sangatta, Penajam menyusul pergerakan kumulolimbus yang bakal terjadi dari malam hingga pagi yang bergemuruh akibat angin kencang dan petir. Ke depan curah hujan aakn menurun. tapi kalau saat menurunnya dari Mei ke Juni merupakan masa  peralihan dari musim hujan ke kemarau itu biasanya ada awan kumulinbus disertai petir. Selama bulan pancaroba ini diperkirakan insensitas hujan dalam sebulan mecnapai 243 milimeter dengan suhu rata-rata 30 derajat celcius. Dengan demikian selama bulan Juni hujan turun rata-rata 243 liter per meter persegi. Pada kondisi ini, diperkirakan hujan akan menurun.dengan intensitas hujan 10-20 milimeter.(rid)

Prakiraan Cuaca Selasa 12 Juni 2007
Kabupaten/Kota        Cuaca                Temperatur (Celcius)
Maksimum        Minimum
Balikpapan            Hujan            30            24
Tanjung Selor            Berawan        33            24
Samarinda            Hujan            32            24
Tenggarong            Berawan        32            24
Sangatta            Hujan            30            24
Bontang            Hujan            30            24
Penajam Pasir Utara        Hujan            30            24
Penajam            Hujan            30            24
Kutai Barat            Berawan        32            24
Berau                Berawan        33            24
Tarakan            Berawan        32            24
Malinau            Berawan        32            24
Nunukan            Berawan        32            24
Sumber : Badan Meteorologi dan Geofisika Balikpapan.(rid)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: