Rencana

 

BTN Kaji penurunan Bunga KPR

* Kodradi : banyak factor yang perlu diperhitungkan.

Jakarta, Tribun – Bank Tabungan Negara (BTN) membutuhkan waktu untuk menurunkan tingkat bunga kredit kepemilikan rumah (KPR) pasca turunnya BI dari 12,75 persen menjadi 8,2 persen.

“Idealnya memang langsung turun sebesar 4,5 persen, akan tetapi kenyatanya banyak factor yang membuat penurunan bunga KPR membutuhkan waktu, kata Direktur utama BTN Kodradi, pekan lalu.

Kodradi juga menyampaikan kredit kepemilikan rumah sederhana sehat yang dialokasikan sudah terealisasi 42.368 unit dengan total kredit Rp 7,4 triliun. Sudah terealisasi 44,7 persen.

Bunga Deposito Ideal 6,5 persen

Direktur Utama BTN Kodradi menggambakan seandainya ditetapkan bunga deposito 5 persen, itu masih dipotong pajak 2,5 persen ditambah inlfasi sekitar enamm persen. Maka praktis penabung tidak mendapatkan keuntungan bahkan minum.

“Idealnya tingkat bunga deposito 6,5 persen setelah memperhitungkan empat komponen sekitar 5 persen maka wajar tingkat bunga kredit sekitar 11,5 persen. Kalau ada perubahan berarti pada empat komponen tadi’ ucap Kodradi
empat komponen itu adalah biaya dana (cost of fund), premi resiko (risk premium), biaya operasional (overhead cost, serta keuntungan (margin).

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: