Dictionary #2

D

Dashboard : Adalah kontrol panel kendaraan yang terpasang di bagian muka kabin penumpang. Lajur sepanjang lebar kabin itu banyak memuat perlengkapan untuk kontrol kendaraan, seperti roda setir, speedometer, tombol-tombol dan lain-lain.

Detonation :Kerusakan busi yang disebabkan karena Insulator retak atau coak. Teknik penyetelan ‘gap’ yang tidak tepat juga bisa menyebabkan keretakan pada ujung insulator.

Diameter X Langkah :Diameter adalah ukuran garis tengah dari lubang silinder mesin. Sering disalahnamakan dengan bohring oleh mekanik awam yang sebenarnya adalah boring. Sedangkan langkah adalah panjang gerakan bolak-balik dari piston. Panjang langkah piston ini diukur dari titik mati paling atas (TMA) atau TDC (top death center) sampai ke titik mati paling bawah (TMB) atau BTC (bottom dead center). Panjang langkah ditentukan oleh diameter lingkaran yang dibuat oleh putaran poros engkol. Atau sama dengan panjang antara titik pusat poros engkol dengan tempat setang piston dipasang. Diameter dan langkah ini menentukan volume atau kapasitas mesin.

Diesel engine : Merupakan jenis mesin penghasil tenaga dengan mesin yang mengunakan sistim pembakaran oleh kompresi. Tidak seperti mesin lainnya yang pembakaran-nya diambil dari pengapian atau ignition yang mengunakan percikan api. Diesel menggunakan suhu panas dari kompresi. Udara ditarik ke silinder dan di kompres sehingga menciptakan suhu yang sedemikian panas yang menyalakan bahan bakar yang diinjeksikan ke mesin. Kata diesel sendiri diambil dari nama penemunya yaitu Rudolph Diesel. Mesin Diesel sangat irit dalam menggunakan bahan bakar ketimbang mobil bensin, tapi mobil diesel punya pantangan yaitu bahan bakar di dalam tangki kendaraannya tidak boleh di pakai sampai habis. Aturan umumnya adalah bahan bakar yang tersisa minimal 1/3 tangki. Bahkan ada kendaraan yang isi bahan bakarnya tinggal ½ tangki pun, ia harus sudah diisi penuh lagi.

Dieselmotoren : Adalah motor yang dapat hidup karena memakai bahan bakar solar di campur dengan udara.

Differensial :Rancangan gigi (gardan) yang memungkinkan dua roda (sejajar) berputar dengan jumlah putaran berbeda. Satu lebih cepat lainnya lambat, misalnya saat berbelok. Gunanya untuk menghubungkan perputaran mesin dengan roda belakang.

Differential Global Positioning System :Fungsinya mendeteksi posisi mobil terhadap benda di sekelilingnya sampai jarak beberapa sentimeter. Gunanya untuk mencegah tabrakan. Pendeteksi super akurat ini juga akan memerintahkan sistem rem dan suspensi bekerja sesuai karakter pengemudi.

Distorsi :Semua gangguan suara yang disebabkan akibat piranti audio maupun pengaruh dari luar.

DKW :Singkatan dari Dampfkraftwagen artinya kendaraan yang ditenagai uap. Diciptakan oleh Jorgen Skafte Rasmussen

Dimmer Switch :Sakelar peredup lampu

Dynamic Balance : Yaitu keadaan di mana roda tidak bergetar pada arah samping kiri kanan.

Drum brake : Rem tromol

Direct Acting : Jenis peredam kejut. Gaya peredaman direct acting diperoleh dari gaya tekan oli yang melewati lubang kecil seperti sebuah plunyer yang bergerak ke atas dan ke bawah pada silinder.

Direct Injection : Merupakan system injeksi bahan bakar pada mesin diesel. Disebut juga injeksi langsung karena solar diinjeksikan ke dalam ruang bakar yang terdapat di antara kepala silinder dan piston. Guna mendongkrak efisiensi pembakaran solar, ruang bakar mesin diesel injeksi langsung dirancang secara khusus. Saat ini ada 3 macam ruang bakar mesin diesel injeksi langsung yaitu multi spherical, hemispherical, spherical.

Disk brake : Rem cakram

Distributor : Alat yang mengirimkan listrik koil secara merata dan pada waktu yang tepat secara tepat ke busi mesin.

Distributorless Ignition : Perangkat yang menghilangkan peran distributor (delco) untuk pengapian busi.

Down Force : Hambatan Angin

DOHC : Double Over Heat Chamshaft adalah konfigurasi mesin yang menggunakan dua poros bubungan untuk mengontrol katup satu untuk katup pipa masuk dan satu lagi untuk katup buang. DOHC menghemat parts, juga meningkatkan efisiensi dan mengurangi kebisingan. Dengan lebih sedikit komponen artinya mengurangi gesekan. Mesin pun bisa bekerja pada rpm tinggi dan menghasilkan tenaga lebih besar.

Door lock : Kunci pintu mobil

Door handle : Gagang pintu mobil

DOT : Departemen of Transportation (regulasi Rem)

Double Wishbone Suspension : Sistem suspensi independen yang mengandalkan dua lengan ayun yang berbeda panjang untuk setiap rodanya (atas dan bawah). Sistem ini mengurangi perubahan sudut atau posisi roda saat membelok dan menginjak medan berkontur (bumpy)

Dragster : Sebutan untuk kendaraan para drag race

Driveline : Tangkai dan sambungan yang menghubungkan transmisi dengan differensial.

Drivetrain : Seluruh komponen yang mengirimkan tenaga ke roda mobil, termasuk kopling atau konvertor momen putar, transmisi, poros penggerak, sambungan dan diferensial atau as roda penggerak

Driving Light : Membantu penerangan lampu utama. Lampu jenis ini hanya bisa dihidupkanbila kita menyalakan lampu senja atau lampu utama. Arah sinar menerangi permukaan aspal secara keseluruhan.

Dual-Cone : Design speaker paling efisien dan murah. Dentuman suara yang dihasilkan rata nyaris sama, walaupun dari berbagai merek.

Dust Cap : Fungsinya memang tak lebih dari penutup bagian tengah dari cone pada speaker. Mencegah masuknya partikel asing yang bisa mengganggu kerja cone dan voice coil. Besarnya dimensi dan ketebalan dust cap akan berpengaruh banyak pada mutu suara subwoofer. Utamanya mid-bass dan mid-range.

Dynamic Stability Control (DSC) : Berfungi membantu fungsi ABS untuk meningkatkan kekuatan pengereman dengan cepat dan menjaga posisi mobil tetap stabil sekalipun pengereman mendadak. DSC akan mendeteksi putaran roda yang tidak sama dan mendeteksi bahaya slip serta mengurangi daya kerja mesin. Pada saat tertentu, sistem pengereman bisa saja terjadi pada roda belakang, atau hanya roda belakang saja, atau roda depan saja sampai posisi mobil.

Dynamic Brake Control (DBC) :Sistem ini akan memberikan daya tekan pedal lebih kuat lagi agar si pengemudi tidak melakukan pengocokan pedal rem lagi. Intinya sistem ini akan mengukur rasio penambahan tekanan di pedal rem. Sehingga begitu pedal rem diinjak, DBC akan memberikan respon ke sistem hidrolik yang memanfaatkan kerja vacuum brake booster.

Dynotest : Test kekuatan dapur pacu (mesin)

Dynotest : Test kekuatan dapur pacu (mesin)

Down Force : Hambatan Angin

DSC :Dynamic Stability Control

DOT : Departemen of Transportation (regulasi Rem)

 

Diameter X Langkah / Diameter X Stroke : Diameter adalah ukuran garis tengah dari lubang silinder mesin. Sering disalahnamakan dengan bohring oleh mekanik awam yang sebenarnya adalah boring. Sedangkan langkah adalah panjang gerakan bolak-balik dari piston. Panjang langkah piston ini diukur dari titik mati paling atas (TMA) atau TDC (top death center) sampai ke titik mati paling bawah (TMB) atau BTC (bottom dead center). Panjang langkah ditentukan oleh diameter lingkaran yang dibuat oleh putaran poros engkol. Atau sama dengan panjang antara titik pusat poros engkol dengan tempat setang piston dipasang. Diameter dan langkah ini menentukan volume atau kapasitas mesin.Bottom of Form

 

E Cetak halaman ini dalam bentuk PDF Cetak halaman ini Kirim halaman ini kepada rekan Anda via E-mail

Minggu, 27 Agustus 2006

 

EBD : Electronic Brake Distribution : yaitu system pengereman untuk menghindari terkuncinya keempat roda saat mengerem mendadak. EBD mendistribusikan secara otomatis kekuatan pengereman antara roda depan dan belakang secara elektronik sehingga pengereman di segala kondisi bisa dimaksimalkan.

 

Ebonit tensioner : Berfungsi untuk menahan dan menekan rantai

 

EBV : Electronic Controlled Brake Distributor yaitu sistem rem yang lebih maksimal dari ABS (yang digunakan oleh Mercedes Benz). Sistem EBV ini digunakan oleh Audi, misalnya Audi A6.

 

Econodrive : Indikator pencatat pemakaian bahan bakar dengan tujuan agar si pengemudi dapat menghemat bahan bakar. Teknologi ini ada pada BMW. Caranya cukup perhatikan angka-angka di jalur pergerakan jarum juga satuan di bawahnya. Misalnya terdapat satuan 20/100 berarti 20 liter untuk 100 km.

 

EEC : Evaporatif Emmision Control adalah Sistem Pengontrol Emisi Evaporatif dipasang untuk kendaraan berbahan bakar bensin

 

 

<strong>Chlorine for Water Purification</strong>

Chlorine for Water Purification
Chlorine for Water PurificationThe mixture is stirred to dissolve the
 tablet and flocculate, then allowed to stand unmixed to settle the floc
 and then supernatant water is poured through a cloth filter into  another bucke...

E-Gas : Pedal Gas yang diatur secara elektronis dan diterapkan di Porsche 911 Carrera 4. Penerapannya adalah penggunaan sensor -di pedal- yang mengirimkan sinyal ke komputer. Tugas komputer-lah yang memproses sinyal itu ke throttle akselerator sesuai dengan keinginan si pengemudi. E-gas ini juga membantu penghematan bahan bakar karena penggunaannya di atur se-efektif dan se-efisien mungkin. Ini juga mengurangi emisi gas buang.

 

Elektrolit : Asam sulfur dan larutan air dalam baterei mobil yang memproduksi listrik.

 

Electrocat Diesel Particular Filter (DPF) :Teknologi dari Inggris untuk menyaring gas buang pada kendaraan bermesin diesel agar lebih ramah lingkungan. Emisi gas buang rendah namun tetap irit. PDF dapat beroperasi pada suhu rendah dan membersihkan sendiri gas buang tanpa bantuan additif. DF juga tidak terpengaruh dengan besarnya kadar belerang di solar. PDF menggunakan filter plasma untuk membersihkan segala bentuk partikel karbon termasuk ultrafine. PDF juga menghilangkan segala bentuk gas hidrokarbon termasuk gas-gas yang diduga bersifat karsinogenik (penyebab kanker). PDF dikembangkan dengan teknologi elektrokat memakai gas plasma. Gas ini telah mengalami ionisasi dengan arus listrik ketika menembus saringan. Reaksi kimia tersebut berlangsung di suhu rendah dimana emisi gas buang potensial terjadi lebih besar. Penyaringan gas beracun dapat dilakukan tanpa bantuan konverter katalitik.

 

Electronic Control Unit (ECU) : Merupakan suatu perangkat elektronik yang terorganisir. Bisa menerima dan memberi sinyal listrik pada semua kendaraan yang menggunakan sistem EFI (Electronik Fuel Injection) atau MPI (Multi Point Injection). ECU menggunakan sistem bahasa komputer dan berguna untuk menyimpan data-data kerusakan sensor (trouble shooting) pada sistem memorinya. Kegunaan ECU pada kendaraan untuk menghitung beberapa banyaknya campuran BBM dan sistem pengapian. ECU juga dapat untuk mendeteksi : Pengapian (3 sensor), BBM (2 sensor), Udara (2 sensor), Tehnik pendinginan pada idle switch dan kompresor, Coolant (2 sensor), Rpm (takometer), Airbag dan ABS.

 

Masa pakai ECU antara 8-12 tahun.

 

Electronic Stability Program : Sistem ini akan bekerja secara terpadu dengan Anti-locking Brake System (ABS), Acceleration Slip Regulation (ASR), Engine Brake Regulation (EBR) dan Electronic Control Unit (ECU) dari mesin dan transmisi. Jika terjadi kondisi kritis, sensor ESP di seluruh mobil memberi sinyal untuk mengontrol seluruh sistem. Efeknya, bila terjadi oversteer atau understeer di tikungan, ESP merekam karakter kendaraan dan mengontrol tekanan rem pada setiap roda secara selektif.

 

Electronic Fuel Injection (EFI) : Sistem yang dikendalikan komputer, yang menginjeksi bahan bakar langsung ke dalam ruang bakar. Waktu penyemprotan dan banyaknya pasokan bensin diatur komputer. Lebih efisien karena pasokan bahan bakarnya presisi.

 

Electronic Traction Control (ETC) : Menggantikan peran differential lock. Pada prinsipnya menjaga agar keempat roda tetap menapak di segala medan. Contohnya saat mendaki bukit dengan trek kering plus kerikil, satu saat ada kemungkinan ban memutar di tempat. Kalau ETC diaktifkan, sensor mengalihkan konsentrasi traksi ke ban yang menjejak mantap. Sementara yang spin dikurangi sehingga mobil tetap melaju. Sistem ini terdapat pada Land Rover Discovery II

 

Electronically Controlled Air Suspension (ECAS) : Tehnologi suspensi udara yang diatur secara elektronis terdiri dari rangkaian kompresor, penjaga kelembapan udara, elektronik control unit, katup solenoid dan dudukan pemegangnya yang dipasang persis di balik kedua roda belakang. ECAS diproduksi oleh WABCO-North America. Cara kerjanya sepasang sensor di belakang memonitor sudut bodi dan sasis. Begitu ada pergeseran dari normal, antara kiri-kanan atau depan belakang, unit kontrol segera memerintahkan kompresor bekerja. Udara dipompakan ke salah satu dari dua buah kantong yang menggantikan per keong di lengan suspensi belakang. Jika kelebihan beban, secara otomatis suspensi akan mogok bekerja. ECAS juga dapat digunakan untuk memompa ban.

 

Electromotoren : Adalah motor yang dapat hidup karena mendapatkan aliran listrik.

 

Electric Diesel Injection Control (EDIC) : Berfungsi untuk memudahkan dalam menghidupkan dan mematikan mesin melalui kunci kontak pada mesin diesel.

 

Emmisimeter : Untuk menghitung emisivitas kaca film guna menentukan nilai insulasi film (U-value).

 

ENCS : Exhaust Noise Control System, alat baru yang ditanamkan dalam Lamborghini Diablo 6.0 untuk bekerja mengatur level modulasi kebisingan pada kecepatan mesin yang berbeda. Alat yang bersifat variabel geometris ini berfungsi berdasarkan input elektronis

 

Engine Analyzer : Alat untuk menganalisis kerusakan mobil yang mempunyai sistem pasokan bahan bakar elektronik untuk mobil dengan sistem ECU (Electronic Control Unit). Analisis yang dilakukan bersifat menyeluruh sehingga semua sensor dalam mobil dapat terdeteksi. Adapun yang dapat dideteksi adalah waktu pengapian, air bag, sistem rem ABS, jumlah bahan bakar yang disemprotkan ke ruang bakar.

 

Engine Immobilizer : Perangkat keamanan berupa ID code yang tersimpan dalam kunci kontak dan terkoneksi ke ignition system. Bila kodenya pas, maka immobilizer akan non aktif dan mesin hidup.

 

Engine knock sensor : Tehnologi ini ada di mobil Jaguar. Fungsinya adalah memantau apakah ada gejala ngelitik atau tidak.

 

Engsel peluru : Peluru dan soket yang digunakan sebagai sambungan dalam lengan kemudi, sama seperti sendi pada tubuh manusia.

 

Ergonomis : Bisa dijangkau dengan mudah

 

ESP : Electronic Stability Program, anti over steer & under steer. Teknologi suspensi Mercedes Benz. Basic cara kerjanya adalah mengontrol laju pengendaraan dengan secara selektif memberikan pengereman pada roda yang paling membutuhkan. Dalam kondisi jalan lurus, kendaraan pun melaju lurus di permukaan jalan rata, maka pengereman terpusat pada ke-empat roda secara bersamaan. Namun jika jalan berbelok atau mobil melaju berbelok atau kondisi jalan tidak rata. maka beban pengereman tidaklah terpusat pada ke empat roda secara merata. ESP mengatur pengereman sedemikian rupa agar mobil tidak kehilangan kendali sekalipun pengereman tiba-tiba sewaktu berbelok disertai kecepatan tinggi. ESP bekerja dengan sensor elektronis (48 kilobyte) yang keseluruhannya mengontrol akselerasi, pengereman di berbagai jenis kondisi jalanan, mengontrol putaran masing-masing roda, menurunkan rpm untuk pada kondisi tertentu untuk menghindari selip.

 

Exhaust manifold : Saluran yang menghubungkan kepala silinder dengan saluran buangan gas sisa pembakaran.

 

Exhaust gas outflow : saluran keluar gas buang

 

Exhaust gas admission : jalan masuk gas buang

 

Exhaust gas temperature gauge :Pengukur suhu yang bersensor di manifold. Alat ini juga dilengkapi lampu indikasi mirip takometer yang nyala bila terjadi perubahan suhu. Bila ada perubahan suhu, manajemen mesin perlu ditinjau kembali.

 

Exhaust pipe : pipa gas buang

 

Exterior Airbag : Kantung udara yang didesain di eksterior oleh Ford Amerika tujuannya untuk menyelamatkan atau mengurangi cedera yang lebih parah ketika pejalan kaki tertabrak.

 

ESP : Electronic Stability Program, anti over steer & under steer

 

F Cetak halaman ini dalam bentuk PDF Cetak halaman ini Kirim halaman ini kepada rekan Anda via E-mail

Rabu, 27 September 2006

 

Fender : Bagian dari bodi depan mobil yang terletak di atas ban. Wajah atau moncong mobil terdiri dari 3 bagian besar, pertama adalah kap tutup mesin, lalu grill yang ada di antara kedua lampu depan dan Fender di samping yang jadi ‘pipi’ dari wajah mobil. Biasanya terbuat dari metal tapi ada juga yang terbuat dari plastik keras seperti fender mobil Corvette atau Saturn.

 

FIA : Federation Internationale de L’Automobile. Sebuah organisasi bermarkas di Paris, yang mengurusi berbagai peraturan perjalanan otomotif di luar negeri. Banyak organisasi otomotif sedunia yang mengacu pada organisasi ini.

Flag : Petugas pemegang bendera pada arena balap mobil

Flat Out : Turun 2 gigi (X track) misal gigi 4 flat out di gigi 6

 

Fluida Transmisi : Digunakan untuk memindahkan torsi ke konverter torsi, memindahkan tekanan hidrolik, melumasi bagian-bagian yang bergerak, dan memindahkan panas.

Flywheel :Gunanya untuk meneruskan putaran kruk as agar ia tidak mudah berhenti.

 

Foeler :Merupakan bilah ukur terbuat dari logam tipis, pipih yang berfungsi untuk mengukur kecepatan lebar celah katup, celah busi, celah platina, dsb. Lembar bilah ukur memiliki ketebalan yang berbeda-beda. Bilah ukur digunakan dalam posisi lurus (tidak miring) untuk menghindari kesalahan pembacaan hasil pengukuran.

 

Fog Lamp : Fungsinya menyempurnakan penerangan pada permukaan dan pinggiran jalan ketika mengemudi di cuaca berkabut, hujan lebat atau melalui jalan berdebu. Bentuk sinar lampu kabut persis lampu depan, menyebar ke samping. Sinarnya dibatasi horizontal agar cuma menerangi permukaan jalan tak mengarah ke atas. Lampu kabut umumnya ditempatkan di bumper depan. Jarak terendahnya dari aspal tak kurang dari 25 cm.

 

Fog Warning Lamp : Sama-sama menjadi lampu kabut tapi dipasang di bagian belakang mobil. Berwarna merah dan memiliki intensitas sinar lebih terang ketimbang lampu belakang atau lampu rem. Meski terpasang di tempat yang sama dengan lampu belakang, fog warning lamp punya tombol terpisah untuk mengaktifkan. Lampu ini wajib dilengkapi indikator warna kuning di dashboard.

 

Follow Me Home : Sistem yang bisa membuat lampu depan dan kabin menyala selama 45 detik, meskipun pengemudinya telah mencabut kunci kontak dan beranjak keluar mobil. Tujuannya agar pengemudi tetap mendapatkan cahaya yang cukup, sesaat sebelum turun bahkan setelah meninggalkan mobil. Tehnologi ini ada pada Peugeot 307.

 

Footrest : Alas kaki tambahan yang terbuat dari plat logam bercorak (bordes) yang ditempatkan di dek navigator mobil sport. Bentuknya tidak terlalu besar (pijakan dua telapak kaki) dan dipasang berdasarkan sudut tertentu (adjustable).

 

Forged Alloy : Sebutan untuk logam yang ditempa sehingga memiliki kekerasan tingkat tinggi.

 

Formula Plate : Alas kaki tambahan yang ditempatkan di atas dek pengemudi dan penumpang depan pada mobil sport. Namun materialnya lebih ringan didukung finishing berkelir silver atau titanium agar asosiasi ringan semakin terlihat.

 

Four Wheel Drive : Istilah 4 WD ini menunjukkan bahwa mobil yang menggunakan sistem 4 WD mempunyai 4 roda yang menarik mobil tersebut. Untuk kendaraan yang menggunakan 4 WD jelas lebih bertenaga karena ke empat rodanya yang membawa lari mobil tersebut. Pada awal 1900 teknologi 4WD diterapkan ke truk karena fungsi angkut yang mengharuskan truk bertenaga tarikan besar. Pada Perang Dunia II teknologi 4 WD di terapkan ke Jeep militer CJ oleh perusahaan Ford, untuk memberikan daya jelajah yang tinggi. Setelah sukses mendukung kendaraan militer, teknologi 4 WD menjadi terkenal dan diadopsi oleh berbagai fabrikan otomotif, seperti Chevrolet. Kini, jenis mobil yang menggunakan 4 WD adalah SUV, offroad, dan kendaraan segala medan.

 

Four Wheel Electronic Traction Control (4ETC) : Cara kerjanya sistem ini adalah sensor kendali traksi yang ditempatkan di setiap roda, mesin dan transmisi akan mendeteksi gejala selip, output tenaga dari mesin dan efektivitas penggunaan gigi pada transmisi. Rangkaian pendeteksi ini akan mengirim sinyal pada ECU untuk mengurangi atau meningkatkan tenaga pada roda yang traksinya melemah supaya mobil bisa jalan terus tanpa perlu pengoperasian gigi. Anda tinggal injak gas perlahan lalu maju sedikit, komputer akan memutuskan berapa tenaga yang diperlukan. Bottom of Form

 

Free For All : Kelas paling bergengsi untuk drag dengan NOS, Turbo atau Turbocharger

 

Freon 12 :Zat pendingin fluorokarbon yang pernah digunakan dalam sistem pendingin udara mobil, sekarang dilarang karena berbahaya bagi lapisan ozon dibumi

Front Pipe :pipa buang bagian depan

Front Wheel Drive :Sistem penggerak roda belakang. Sistem ini mentransmisikan daya dari poros engkol ke roda-roda depan.

 

Front Wheel Alignment : Proses pengukuran sudut yang sesuai antara sistem kemudi dan setir. Tujuannya untuk membuat sistem kemudi jadi ringan dan stabil serta memperpanjang umur pemakaian ban.

 

Fuel Pressure Regulator :Umumnya terdapat di mesin berinjektor. Bentuknya tabung mirip jamur yang dilengkapi jalur fuel by pass dan dipasang pada fuel line di modul injektor demi efisiensi balik di bawah bodi. Berfungsi saat mesin ber-akselerasi atau sebaliknya. Di dalamnya bekerja diafragma buka tutup yang mengatur tekanan bensin masuk ke ruang bakar sesuai tingkat kevakuman mesin. Saat akselerasi menyuplai tekanan ekstra dan instan, sedangkan deselerasi membuang muatan over boost melalui jalur by-pass ke tangki bensin.

 

Fuel pump : pompa bahan bakar gunanya untuk memompakan bensin dari tangki yang dialirkan masuk ke dalam karburator

Fuel pump belt : sabuk pompa bahan bakar

 

Funny Car : Body full carbon fiber (Graphite), boleh memodifikasi body tapi lampu rem, lampu depan dan sein harus standard pabrik. 8200 cc, bahan bakar nitro methane, super charger, berat min 1.023 kg

 

Flywheel : Komponen bulat sangat berat ini berada di salah satu ujung poros engkol. Fungsinya menjaga poros engkol tetap berputar dengan rata ketika tidak ada tenaga yang dihasilkan mesin

 

FWD : Front Wheel Drive : mobil yang roda depannya digerakkan oleh mesin sedangkan roda belakang hanya mengikuti saja.

Flag : Petugas pemegang bendera

Fire : Petugas yang menangani kebakaran

FIA : Federation Internationale de L’Automobile

Flat Out : Turun 2 gigi (X track) misal gigi 4 flat out di gigi 6

 

Funny Car : Body full carbon fiber (Graphite), boleh memodifikasi body tapi lampu rem, lampu depan dan sein harus standard pabrik. 8200 cc, bahan bakar nitro methane, super charger, berat min 1.023 kg

Free For All

Kelas paling bergengsi untuk drag dengan NOS, Turbo atau Turbocharger

 

G Cetak halaman ini dalam bentuk PDF Cetak halaman ini Kirim halaman ini kepada rekan Anda via E-mail

Rabu, 27 September 2006

 

Gasket : Lapisan melingkar di atas speaker ini jamak berada di posisi terdepan dari subwoofer. Komponen yang satu ini adalah bagian dari cone. Fungsi jamaknya sebagai pengikat cone. Gasket banyak berperan pada performa getaran yang ada di cone. Bahan yang biasa dipakai adalah kertas yang tebal, selain karet, plastik atau lempengan timah.

Gasoline pump : pompa bensin

 

Gasoline Direct Injection : Sistem injeksi bahan bakar dari Mitsubishi yaitu mesin bensin injeksi langsung ke ruang bakar dan tidak lagi dicampur dengan udara di saluran masuk (intake) seperti sistem EFI pada Toyota. Hasilnya konsumsi BBM lebih hemat sekitar 20% dan tingkat emisi (CO2) turun 20%.

 

Gauge : Perangkat display dari instrumen yang memperlihatkan jumlah bahan bakar di dalam tangki mobil, jumlah ampere dan voltase, ukuran km/jam yang ditempuh, rpm dari kendaraan, bahkan tekanan oli. Semuanya didisplay di dashboard sejajar dengan jarak pandang lurus si pengemudi.

 

Gawang : Wing spoiler. Letaknya di atas bagasi, bentuknya seperti tiang gawang sepakbola.

 

GDL : Gas Discharge Lamp, sebutan teknik untuk lampu yang menggunakan gas xenon

Gear Shift Travel Shortage : Perpindahan transmisi pendek-pendek dan lebih cepat

 

Gear Segment : Bagian dari sistem penggerak power windows. Sebuah motor pengendali pacu elektronik yang mengirimkan kekuatan mekanis pada jendela konvensional melalui gear segment.

 

Generator : Gunanya untuk menambah stroom dari aki apabila stroom-nya sudah berkurang/terpakai.

 

Gerakan empat roda : sistem gerakan yang mendistribusikan tenaga mesin ke seluruh empat roda.

 

Gerakan roda depan : sistem gerakan yang mendistribusikan tenaga mesin ke roda di bagian depan kendaraan.

 

Gemuk : Semacam sabun yang merupakan campuran antara minyak bumi, minyak sintetis dan zat bersifat pasta.

 

Governor : Merupakan komponen pada mesin diesel yang berfungsi mengatur volume semprotan solar nosel sesuai beban mesin.

 

GPS : Global Positioning Satellite. Perangkat canggih berteknologi satelit yang di kembangkan untuk melacak lokasi sebuah objek di permukaan bumi. Kini GPS digunakan oleh kapal-kapal di lautan, penunjuk arah di mobil-mobil kelas mewah, bahkan GPS juga tersedia dalam bentuk handy portable alias bisa dibawa kemana-mana.

 

Grooved Tyred : Ban bertelapak kembang

Ground Clearance :Adalah jarak antara bagian bodi mobil yang paling terbawah dengan permukaan jalan, alias kolong mobil. Biasanya Ground Clearance masing-masing mobil berbeda-beda dan sangat bervariasi. Untuk mobil dengan roda bigfoot, Ground Clearance bisa setinggi 1-2 meter sebaliknya untuk mobil yang dimodifikasi hingga ‘ceper’, jarak Ground Clearance-nya bisa hanya 10 hingga 15 cm.

 

Grid marshall

Petugas yang berada hanya di daerah start pada perlombaan balap mobil

Grip : Gigitan ban

Guarddrail : Pagar pembatas di sirkuit

Grid marshall : Petugas yang berada hanya di daerah start.

Ground Clearance : Jarak body ke tanah

Grip :Gigitan ban

Guarddrail : Pagar pembatas di sirkuit

GPS : Global Positioning Satellite

Grooved Tyred : Ban bertelapak kembang

Gear Shift Travel Shortage : Perpindahan transmisi pendek-pendek dan lebih cepat

GDL : Gas Discharge Lam, Sebutan teknik untuk lampu yang menggunakan gas xenon

Grid :Petugas yang berada hanya di daerah start

 

H Cetak halaman ini dalam bentuk PDF Cetak halaman ini Kirim halaman ini kepada rekan Anda via E-mail

Rabu, 27 September 2006

 

 

Hatchback : Sebutan untuk sedan biasa yang punya ekor untuk space atau ruang untuk menempatkan bagasi. Mobil jenis hatchback adalah mobil yang lebih compact dari sedan. Salah satunya cirinya adalah meniadakan ekor mobil sehingga memperpendek panjang mobil. Mobil-mobil tersebut tak memiliki “buntut”, sehingga bagasinya menyatu dengan ruang penumpang. Untuk mencapai bagian tersebut, seluruh bagian belakang termasuk kaca belakang harus dibuka ke atas. Contohnya : Toyota Starlet, Peugeot 206, Nissan Micra atau Mercedes-Benz A-Class.

Hairpin : Tikungan tajam (tusuk konde)

Hardtop : Atap yang tebal dari bahan keras

HDC : Hill Descent Control

Headrest : Sandaran kepala pada jok

Headlight : lampu besar terletak di depan mobil

 

Heel & Toe : Kelincahan teknik kemudi, ketepatan penggunaan perseneling dan kelincahan gerak tapak kaki

 

High lug nut : Baut roda dengan ukuran lebih panjang. Sehingga, tampilannya melebihi permukaan bawah tengah velg.

 

High Speed Glazing : Kerusakan pada busi yang ditandai dengan insulator berwarna kekuning-kuningan. Hal tersebut menunjukkan temperatur ruang pengapian naik tiba-tiba sewaktu melakukan akselarasi. Endapan mencair kemudian membentuk lapisan konduktif. Sehingga mengakibatkan ‘ngadat’ pada kecepatan tinggi

 

Hill Descent Control (HDC) : Teknologi yang terdapat pada Land Rover Discovery II ini merupakan teknologi yang mengatur rem. Artinya, komputer mengatur putaran roda agar tetap konstan. Ini terjadi dengan mengaktifkan rem secara bergantian depan belakang dengan ritme tertentu. HDC dapat diaktifkan dalam berbagai posisi gigi, namun baru dapat bekerja saat gigi 1 atau R (mundur). Caranya dengan menekan tombol bergambar mobil yang sedang menuruni bukit.

 

Hill Holder : Berfungsi menahan mobil waktu memindahkan kaki dari pedal rem ke gas, yang bisa menyebabkan merosot mundur. Sistemnya bekerja saat tunggangan terpaksa berhenti pada jalan menanjak, ketika pedal rem dan kopling ditekan bersamaan.

 

Horsepower : Satuan pengukuran tenaga atau rasio kerja yang sudah dihasilkan. Di Indonesia cukup diterjemahkan sebagai ‘tenaga kuda’. Yang perlu diperhatikan, penggunaan satuan tenaga serupa di Amerika Serikat menggunakan istilah ft-lb yaitu ft (feet) dan lb satuan tekanan.

 

Hot Rod : Sebutan Mobil klasik yang digunakan produksi th. 50 an di Amerika bermesin bongsor, tujuannya melecehkan mobil polisi yang mengejarnya. Desainnya berbentuk bodi membulat.

Hood : Adalah sebutan untuk kap tutup depan moncong mobil.

 

Hubcap : Dop hiasan roda

 

Hybrida : Perpaduan antara mesin bensin dan motor listrik

 

Hydraulic unit : Alat yang terpasang di batang poros utama ini berfungsi untuk menggerakkan mekanisme roda gigi.

Hatchback : Mobil tanpa buntut

Hairpin : Tikungan tajam (tusuk konde)

Headrest : Sandaran kepala pada jok

Hardtop : Atap yang tebal dari bahan keras

 

Heel & Toe : Kelincahan teknik kemudi, ketepatan penggunaan perseneling dan kelincahan gerak tapak kaki

Hybrida : Perpaduan antara mesin bensin dan motor listrik

 

Hot Rod : Mobil yang digunakan produksi th. 50 bermesin bongsor, tujuannya melecehkan mobil polisi yang mengejarnya

 

I Cetak halaman ini dalam bentuk PDF Cetak halaman ini Kirim halaman ini kepada rekan Anda via E-mail

Rabu, 27 September 2006

Idiosyncratic : Cara mengemudi yang tidak lazim

 

Idle Speed Control Valve : Yaitu komponen pengatur udara di fuel injection yang menjamin campuran bahan bakar dan udara makin sempurna.

 

Idle system : Sistem dalam karburator yang menjaga aliran bahan bakar tetap normal ketika mesin tidak bekerja.

 

Ignition : Penyalaan api pembakaran. Berbeda dengan diesel yang menyalakan pembakaran bahan bakar dengan sistem panas hasil kompresi, system ignition menyalakan pembakaran dengan menangkap percikan api yang dibuat melalui rangkaian antara pembangkit tenaga accumulator (aki), kumparan, dan busi sebagai pemicu.

 

Ignition coil : kumparan penyalaan yang berfungsi untuk menaikkan tegangan dari tegangan baterai 12V menjadi (25.000 V – 47.000 V) agar dapat terjadi loncatan bunga api listrik pada elektroda busi sehingga dapat memungkinkan terjadinya pembakaran di ruang bakar.

 

Ignition Switch : Gunanya untuk menghubungkan aliran listrik yang akan dipergunakan untuk menghidupkan mesin.

 

Immobilizer : Fungsi utamanya untuk melindungi kendaraan dari akses yang tidak diinginkan pemiliknya. Cara kerjanya dengan memutuskan aliran pada sistem kelistrikan dan bahan bakar, sehingga dengan cara apapun mobil tidak akan bisa dihidupkan kecuali oleh pemiliknya dengan kunci kontak asli. Rangkaian immobilizer terdiri dari kunci kontak, antena koil, transceiver, dan controller. Bila salah satu komponen ini rusak, maka immobilizer tidak bisa berfungsi.

 

Indeks Viskositas : Suatu angka yang menunjukkan besarnya perubahan kekentalan suatu minyak pelumas bila terjadi perubahan suhu. Apabila suhu naik maka kekentalan minyak pelumas akan turun.

 

Indicator Timing Belt : Fungsinya untuk mengingatkan pengemudi ketika masa pakai timming belt sudah cukup lama (100.000 km) dan itu berarti pemilik mobil sudah saatnya mengganti timming belt. Sinyal ini ada di Toyota Kiang diesel.

 

Indirect Injektion : Sistem injeksi bahan bakar mesin diesel disebut diesel injeksi tidak langsung. Solar diinjeksikan oleh nosel injektor ke dalam ruang bakar tambahan sebelum menuju ruang bakar utama. Dengan demikian, hasil penyalaan solar dapat berekspansi lebih cepat untuk meningkatkan efisiensi pembakaran. Secara umum, ada dua macam ruang bakar tambahan untuk mesin diesel injeksi tidak langsung yaitu ruang bakar kamar depan (pre-combustion chamber) dan ruang bakar kamar pusar (swirl chamber).

Inflatable Curtain : Proteksi untuk mencegah cedera kepala

 

Inlet manifold :Berfungsi untuk membantu menyempurnakan pencampuran bahan bakar dan udara dari karburator kemudian membagi campuran itu ke setiap silinder dengan merata

Inlet valve : katup pemasukan

 

Inline : Istilah mesin ‘inline’ adalah menunjukkan jenis mesin dimana semua silindernya terletak berjajar. Sering disbut juga straight, misalnya ‘straight 8’ yang berarti jumlah silindernya ada 8 dan kesemuanya berjajar. Atau ‘straight 4’ yang berjumlah silinder 4 dengan posisi yang sama. Konsekuensi dari mesin ‘inline’ adalah moncong mobil jadi lebih panjang ketimbang konfigurasi ‘V-engine’ yang bisa membuat moncong mobil-mobil bermesin depan jadi lebih pendek.

 

Instrument Panel Display (IPD) : Alat ini berfungsi sebagai indikator kerusakan. Jika warning lamp menyala berarti ada masalah yang timbul. Masalah yang timbul terbagi menjadi 2 tingkatan yaitu minor dan mayor. Masalah minor dianggap sebagai sesuatu yang tidak mempengaruhi keseluruhan sistem. Namun jika masalah mayor berarti ada masalah yang bisa menentukan kemampuan mesin itu sendiri misalnya tenaga mesin jadi hilang, bahan bakar boros, atau gas buang berwarna. IPD meliputi service indocator, engine oil level indicator dan total distance recorder. Instrument ini ECU yang terpasang pada mesin injeksi. Masing-masing mobil memiliki indikator IPD dengan tanda yang berbeda-beda misalnya pada Peugeot 206, indikator minor berbentuk siluet kunci pas, jika indikator menyala berarti masa servis tinggal 1.000 km lagi.

Individual Intake Manifold by BMW : Saluran isap yang bisa dikontrol terpisah

Intake Manifold : Saluran yang menghubungkan karburator dengan kepala silinder.

 

Intervehicular distance alarm : Sistem yang ditawarkan oleh perusahaan truk Jepang, Hino. Sistem ini menggunakan sinar infra merah yang akan mengingatkan pengemudi tentang jalanan di depannya.

 

Intrusion Alert With Memory : Fitur pada alarm yang berfungsi bahwa alarm mampu memberikan laporan kepada pemilik mobil tentang jenis gangguan yang pernah dialami. Caranya dengan memperhatikan kode yang diberikan melalui kedipan lampu indikator di dalam kabin. Setiap jenis kedipan mewakili jenis gangguan berbeda.

Idiosyncratic : Cara mengemudi yang tidak lazim

ICIM by BMW : Individual Intake Manifold, Saluran isap yang bisa dikontrol terpisah Bottom of Form

 

J Cetak halaman ini dalam bentuk PDF Cetak halaman ini Kirim halaman ini kepada rekan Anda via E-mail

Rabu, 27 September 2006

 

Jack : Istilah yang digunakan di Amerika untuk dongkrak.

 

Jaket Air : Adalah suatu ruangan yang mengelilingi silinder dan ruang bakar yang berisi air mengalir guna mengambil panas dari logam/metal di sekitarnya.

 

Jounce : Adalah lompatan atau reaksi maju – kemuka- dari suspensi dan roda kendaraan saat terjadi benturan di daerah moncong kendaraan

 

Jumper : Kabel Jumper, sebuah set kabel elektrik berisolasi yang digunakan untuk menyalakan mesin mobil dengan menggunakan power unit seperti accu eksternal. Kabel tersebut di sambungkan di ujung-ujungnya, satu ke terminal positif, yang lainnya ke terminal negativ. Untuk memberikan sambungan yang mengikat, ujung-ujung kabel di lengkapi jepitan untuk menjepit terminal-terminal accu-nya.Bottom of Form

 

K Cetak halaman ini dalam bentuk PDF Cetak halaman ini Kirim halaman ini kepada rekan Anda via E-mail

Rabu, 27 September 2006

 

Kabel Bowden fleksible : Bagian dari power windows. Motor listrik menstransfer kekuatan melalui kabel Bowden fleksible

 

Kabel penggerak stiff : Bagian dari power windows. Gigi penggerak (gear driven), torsi, dan kabel stiff resistan menyediakan koneksi antara motor dan jendela.

 

Kaliper rem : Onderdil pada sistem rem teromol yang menerima tekanan dari sepatu rem

 

Kantong udara : Sistem penahanan yang memompa kantong-kantong tersembunyi apabila sensor di bagian depan mobil terkena benturan / tabrakan.

 

Kamm tail : Bentuk desain badan kendaraan yang diciptakan oleh pakar aerodinamis dari Jerman yang bernama Dr. Wunibald Kamm, yang menemukan bentuk runcing dari ekor yang terpotong. Bentuk ekor yang streamlined yang sempurna dulu merupakan perwujudan dari bentuk elips atau mengerucut. Kamm membuktikan bahwa desainnya memberikan sebuah percepatan aerodinamis dengan memotong ekor secara ‘penampang silang’.

 

Karburator : Alat pencampur bahan bakar dengan udara sehingga mudah terjadi pembakaran dan pengiriman energi ke mesin

 

Katalistik Konverter : Digunakan untuk mereduksi / menurunkan emisi / cemaran gas buang. Merupakan bahan yang bereaksi secara kimia pada gas buang yang dapat mereduksi sejumlah hidrokarbon dan karbon monoksida dalam gas buang. Dipasang pada pipa buang di samping mesin mufler.

 

Katup : Terletak di atas blok silinder. Berguna untuk mengatur aliran gas buang baik keluar maupun ke dalam ruang pembakaran akibat tekanan piston.

 

Katoforetik : Proses penempelan bahan pelindung bodi mobil. Bahan primer atau meni bisa menempel dengan sempurna di struktur bodi. Caranya : bagian logam diberi muatan positif menjadikan bagian katoda yang kemudian dicelup ke cairan bermuatan negatif. Perbedaan muatan akan menyebabkan tarik menarik yang membuat proses terjadinya secara sempurna.

 

Kemudi servo : Unit hidraulik yang memperbesar gerakan pengemudi untuk mengemudikan mobil dengan lebih mudah.

 

Kepala Silinder : ke bagian atas kepala silinder mampu memberikan pembakaran balik ke piston. Salah satu bagian dari mesin yang terletak paling atas. Berfungsi untuk menutupi bagian blok silinder, sehingga tekanan dari piston

Kickdown : Tombol atau sambungan yang memindahkan transmisi otomatis ke persneling lebih rendah ketika pedal gas ditekan.

 

Klakson : Adalah suatu peringatan yang mengeluarkan suara sehingga memungkinkan pengemudi memberi peringatan kepada pemakai jalan lainnya. Klakson elektrik ditempatkan di depan kendaraan atau unit mesin. Tombol klakson biasanya dipasang bersamaan dengan pasangan roda kemudi atau pada kolom kemudi. Sakelar relai elektromagentik termasuk dalam sirkuit klakson sehingga sakelar klakson tidak bisa dialiri aliran arus tinggi yang diperlukan oleh klakson. Sakelar klakson biasanya ditempatkan di bawah panel instrumen atau bagian unit mesin.

 

Klep Relief : Suatu katup yang terpasang pada saluran utama oli mesin. Katup ini berguna mencegah tekanan berlebihan dari suplai yang terlalu besar karena kecepatan tinggi yang dioperasikan, atau persediaan oli mesin yang sudah berkurang dari standar minimum.

 

Knee Bar : Panel di bawah dashboard untuk mencegah penumpang depan terbawa atau terdorong ke bawah (dashboard) yang biasanya terjadi sebagai reaksi gaya yang spontan saat benturan

Koil penyalaan : Alat elektromagnetik dalam mobil yang mengubah voltage rendah menjadi voltage tinggi.

 

Kondensor : Komponen yang ditempatkan di luar bodi distributor untuk menghilangkan loncatan bunga api pada saat platina terbuka. Kondensor perlu diganti juga secara periodik dan biasanya diganti bersamaan dengan platina.

 

Konvertor katalitis : Komponen sistem pembuangan yang mengubah polutan menjadi elemen yang kurang merugikan.

 

Konverter Torsi : Peralatan ini memindahkan torsi dari mesin ke transmisi dan ditempatkan pada rumah yang menghubungkan mesin ke transmisi.

Konvertibel : Atap terbuka

 

Kopling :Gunanya untuk menghubungkan dan memutuskan putaran motor dengan gigi-gigi yang berada di dalam bak percepatan.

Konvertibel : Atap terbuka

 

KRUK AS / Poros Engkol / CRANKSHAFT : Komponen ini ada di bak oli atau bagian bawah blok mesin. Fungsinya untuk mengubah gerak bolak-balik setang piston menjadi gerak putar. Pada poros ini juga terpasang roda gila/flywheel. Dari poros engkol inilah tenaga mesin diteruskan ke kopling dan transmisi. Poros engkol juga meneruskan gerakan mesin ke nokkenas.

 

Dalam beberapa artikel teknik sering muncul istilah ataupun kata yang bagi sebagian mungkin tergolong asing. Nah buat membantu memahaminya coba uraikan dengan bahasa yang familier. Tentunya agar yang awam makin paham dan yang professional makin special.

  • Overlapping : Besarnya sudut ketika kedua klep masuk dan buang sama-sama membuka. Saat ini, kerja piston awal langkah isap dan akhir langkah buang. Posisinya berada di titik mati atas (TMA).
  • Timing valve : Waktu yang menentukan kapan klep mulai membuka dan kapan menutupnya.
  • Duration valve : Lamanya katup membuka. Perhitungannya bisa diambil dari data timing valve.
  • Lift valve : Tinggi angkat klep (bukaan maksimal katup).
  • Lobe separation angel (LSA) : Sudut yang dibentuk antara titik tengah (sumbu) nok masuk dan nok buang.
  • Timing ignition : Waktu kapan busi mulai memercikkan api.
  • Dwell angel : Sudut lamanya platina menutup.
  • Missfiring : Meloncatnya bunga api bukan pada titik yang telah ditentukan.
  • Diselling : Terjadinya pembakaran lanjut meskipun kunci kontak telah dimatikan.
  • Squish : Sudut serta luasan yang dibentuk antara piston dengan ruang bakar untuk mengarahkan gas pembakaran.
  • Hi dome : Bentuk kepala piston yang menonjol.
  • Reed Valve : Katup untuk mengatur pemasukan gas pembakaran dari karburator ke ruang bakar.
  • Silencer/ muffler : Peredam suara knalpot.
  • Gear ratio : Perbandingan gigi – gigi transmisi.
  • Final gear : Perbandingan sprocket depan dan belakang pada rantai.
  • Oktan : Angka yang menunjukkan ketahanan terhadap kompresi pada bensin.
  • Wheel base : Jarak antara sumbu roda depan dan belakang.
  • Odometer : Alat penentu besarnya jarak yang telah ditempuh.
  • Spidometer : Alat petunjuk kecepatan kendaraan.
  • Multitester : Alat ukur kelistrikan yang terdiri dari ohm meter, amper meter dan volt meter.

Sumber : Zoelis . Boorsa.co.id

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: