Makan Belimbing Rentan Bagi Penyandang Penyakit Ginjal

* 6 Persen Populasi Penduduk alami penurunan fungsi ginjal

Balikpapan, Tribun –
Penyandang Penyakit Ginjal disarankan untuk mengurangi makan buah belimbing. Rekomendasi kalangan medis itu berkaitan zat yang terkandung dalam belimbing menimbulkan racun yang berbahaya bagi fungsi ginjal penderitanya.
“Belimbing itu berbahaya bagi orang yang mempunyai penyakit ginjal kronis karena  mengandung neuro toksin racun ke syarat. karena banyak kasus sampai timbul kematian. Yang kita tahu ginjal kalau tak berfungsi tak bisa membuang,” kata Pakar gagal ginjal Dr Suhardjono saat ditemui usai Seminar Umum Ginjal bertema  Sayangi Ginjal Anda yang digelar memeriahkan HUT RSPB ke-XX di Gedung Bank Indonesia, Sabtu (9/6).
Penyakit Ginjal juga rentan menyerang orang yang sehat. Beberapa kebiasaan yang memicu kerusakan ginjal antara lain makan lemak, garam dan protein kadar terlalu tinggi. Dalam jangka panjang konsumsi makanan yang terlalu banyak lemak, garan dan protein merusak fungsi ginjal.
Mengkonsumsi kalsium berlebihan turut mempengaruhi kerusakan ginjal. Dianjurkan agar kalsium dikonsumsi secara seimbang agar kebutuhan untuk  mencegah tulang keropos khususnya pada wanita dan orang tua terpenuhi.
Prevalensi gagal ginjal paling rawan menyerang yang berusia diatas 55 tahun.Resiko gagal ginjal makin besar bagi penderita  kencing manis, hipertensi dan penyakit itu berlangsung lama. Makin lama menderita maka besar kemungkinan gagal ginjal. Pria merupakan jenis kelamin yang paling banyak mengidap kerusakan ginjal.
Antisipasi kerusakan ginjal dapat dilakukan dengan melakukan medical check-up pemeriksaan kesehatan berkala.  Dari pemeriskaan berkala itu juga untuk memantau kelainan  yang perlu pengobatan.
Disarankan gaya hidup sehat. Makan tidak berlebihan dengan gizi seimbang, cukup buah dan sayur, sedikit asin dan lemak. Berolahraga atau melakukan aktifitas fisik secara teratur, tidur cukup, tidak merokok, tidak minum minuman keras atau obat-obat yang tidak jelas khasiatnya atau yagn tergolong obat keras.
Untuk mencegah penyakit ginjal antara lain rajinm olahraga, minum cukup minimal 2,5 liter sehari, hindari stress dan hidup sehat. “Kalau banyak berkeringat, makin banyak air yang diminum,” jelasnya.
Suhardjono menegaskan, penyakit ginjal itu mudah diobati apabila masyarakat melakukan pemeriksaan untuk deteksi awal. Kalau penyakit  diketemukan secara awal Banyak orang  terhindar dari cuci darah Dialisis dan lain-lain.Kalau mengobati secara betul dan secara awal.  Pendeteksian awal gejala ginjal ini merupakan cara termurah dibandingkan terapi setelah terkena ginjal. “Agar masyarakat aware bahwa ginjal berbahaya tapi bisa dihindari,” ujarnya.
Prevalensi penyakit ginjal itu berkaitan hasil Survey komunitas yang dilakukan Perhimpunan Nefrologi Indonesia menunjukkan 6 persen dari populasi sudah mengalami penurunan fungsi ginjal. Itu berarti sektiar 12 juta penduduk Indonesia.
Bagi penderita batu ginjal yang batu ginjalnya sudah besar harus dikeluarkan baik tindakan ESWL (Extracorporeal Shock Wave Lithotrypsi), atau secara endoskopik atau pembedahan. Pengobatan sederhana pada batu yang kecil sekitar 0,5 sentimeter, dapat dilakukan dengan cara minum air banyak, diet rendah garam, rendah purin cukup efektif dan dapat mencegah timbulnya batu baru. Untuk  Balikpapan, layanan ESWL tersedia di Rumah Sakit Umum Pertamina Balikpapan.(rid)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: