6.000 Warga Balikpapan Terancam Tak Dapat Kartu Pemilih

Balikpapan, Tribun – Sekitar 6.000 warga Balikpapan terancam tak mendapat kartu pemilih pada pilkada gubernur 2008. Pasalnya, warga yang memiliki alamat berbeda dengan yang tercantum di Kartu Keluarga dan KTP otomatis akan dinonaktifkan. Pemutakhiran data yang dilakukan setahun lalu ini menemukan sekitar 20.000 KTP nonaktif. Namun, 4.500 orang mengaktifkan dan 3.000 orang pindah ke luar kota.
“Sisa yang non aktif 12.500 setelah dikurangi dengan yang mulai aktifkan, pindah ke luar kota serta jumlah anak-anak tersisa sekitar 6.000 jiwa yang terancam tak mendapat kartu pemilih. Jumlah ini memang sekitar satu persen dari 590 ribu jiwa penduduk Balikpapan. Kalau dibilang pemutakhiran data kita ini mendekati 100 persen,” jelas Kasi Simduk dan Data Kantor Kependudukan dan capil Hasbullah Helmi di Kantor Bappeda, Kamis (25/7).
Kantor Kependudukan dan Catatan Sipil menghimbau warga yang alamat berbeda dengan yang tertera di KTP segera melaporkan diri. Batas akhir hingga Oktober 2007. Helmi meminta agar masyarakat segera menyadari kepindahannya untuk segera melapor. Karena secara praktis kantor capil akan langsung menonaktifkan warga yang sudah tidak beralamat di kelurahan yang tertera di KTP. Hal ini karena dalam pemutakhiran data, RT-RT mengkroscek warga mereka.
“Karena tidak mengurus perubahan kepindahannya maka terang dia dicoret, ini karena kita tidak tahu orangnya yang mana, tinggal dimana. Kami sudah melakukan jemput bola. Kita minta kepada pak RT, tolong warga yang tinggal di lokasi pak RT, tapi alamat di KTPnya bukan di alamat RT, tolong ditulis, nanti kita yang arahkan datanya.Tapi setelah tinggal sedikit lagi rampungnya menunggu beberapa RT melapor. Baru 4.500 orang yang kita arahkan,” ujarnya.
Menurut Helmi, bagi yang ingin memperpanjang atau mengurus KTPnya, dapat mendatangi langsung kelurahan, kecamatan atau kantor capil. Kalau dinyatakan tidak ada atau non aktif segera minta pengantar ke Capil. Dari situ capil yang akan mengaktifkan kembali. “Memang kendala banyak yang malas ngurus KTPnya walaupu dia sudah pindah. Hal itu karena KTPnya masih berlaku. Tapi, kalau sudah dapat informasi seperti ini segera diurus,” tandasnya. (lia)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: