Anthorium, Aglonema hingga Anggrek

Menyambut Hari Lingkungan Hidup AAB mengadakan Pameran Bunga

Balikpapan, Tribun – Dalam rangka Hari Lingkungan Hidup, Akademi Akutansi Balikpapan (AAB) bekerjasama dengan Perhimpunana Anggrek Indonesia (PAI) menyelenggarakan pameran bunga, Jum’at (20/7). Pameran yang bertempat di halaman parkiran AAB ini terdiri dari 11 stand yang diikuti oleh para penjual dan pengoleksi tanaman di Balikpapan.
Pameran yang dilaksanakan selama tiga hari  mulai hari Jum’at sampai Minggu di buka oleh Pudir 3 AAB, Bapak Arif Fadhilah. Dalam sambutannya ia mengucapkan terima kasih dan selamat datang kepada peserta pameran yang ikut membantu jalannya acara yang diselenggarakan oleh AAB.
Yune, selaku panitia berharap acara yang mereka selenggarakan berjalan dengan lancar. “Semoga aja acara ini berjalan sesuai dengan rencana dan tidak ada hambatan.” katanya.
Bunga-bunga yang dipamerkan bermacam-macam, mulai dari jenis Anthorium, Aglaonema, Anggrek, Keladi-keladian, Kaktus, dan masih banyak lagi. Harga yang di tawarkan pun bermacam-macam mulai dari puluhan ribu sampai jutaan. Misalnya, Anthorium jenis Corong dijual dengan harga Rp 2.000.000. “Daya tarik dari anthorium jenis ini adalah bentuk daunnya yang mirip dengan corong dan warnanya yang hijau tua.” ujar Ari pemilik stand nomor 1 yang khusus memamerkan bunga jenis Anthorium. Salain itu jenis Anthorium yang banyak diminati oleh pencinta tanaman adalah jenis Hookery dan jenis Kristin. “Kalau jenis Hookery ini, yang besar harganya Rp 2.500.000. Kalau jenis Kristin Rp 2.000.000, jenis Kristin ini hasil silangan dari Anthorium jenis Gelombang Cinta dan jenis Keris.” sambung Ari.
Perawatan untuk Anthorium tidak terlalu sulit, “Yang penting tanahnya harus poros, biasanya tanah di campur dengan media pakis cacah. Kalau pupuk kita biasa menggunakan pupuk kandang, dan untuk penyiraman tergantung medianya. Kalau medianya (tanah/pakis) lembab, disiramnya dua hari sekali dan kalau media kering, disiramnya satiap hari. Waktunya yang paling baik, kalau pagi dibawah jam 9 dan sore dibawah jam 5.” ujar Ari.
Untuk Aglaonema jenisnya juga bermacam-macam, seperti jenis Kongo atau Giant, dan yang paling banyak di jual di toko-toko bunga biasanya jenis Sansi Vera. “Kalau yang daunnya merah ini namanya Pride Sumatera, ini biasanya paling sering di cari oleh pengunjung. Soalnya unik seperti bunga plastik.” ujar widie, penjaga stand bunga nomor 2.
Yang lebih unik adalah bunga Kantung Semar. Bunga ini memiliki kantung yang berfungsi untuk menangkap serangga. Jenisnya juga bermacam-macam, ada jenis Renuartiana dengan harga Rp 250.000, jenis Ambularia Rp 175.000, dan jenis Kantung Semar yang langka adalah Bicalcarata.
Selain itu juga ada kaktus yang harganya berkisar dari Rp 15.000 sampai Rp 55.000.
Dari kesebelas stand bunga, stand nomor 4 terlihat lebih unik. Karena menjual tanaman dengan media Hidrogel, yang menyerupai batu kristal. Tapi jika dipegang ia terasa basah dan lunak menyerupai agar- agar. Gel yang dijadikan  media hidroponik ini mampu menggantikan tanah, batu dan air. “Tanah dijamin tidak mungkin kekeringan karena daya simpan air pada gel mencapai 100 kali lipat bobotnya dan cukup untuk persediaan selama 3 tahun.” ujar Yuli pemilik stand nomor 4.
Media Hidrogel sangat praktis dan efisien, karena tidak perlu repot untuk mengganti tanah, menyiram dan menmupuk. Karena bahan penyerap yang ada pada Hidrogel mengandung unsur beberapa kadar gizi yang  dibutuhkan oleh tumbuhan dan butiran-butiran kristalnya tidak mengandung racun. Hidrogel  dapat merubah tanaman menjadi lebih kelihatan segar. (mg3)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: