TNI dan TDM Amankan Perbatasan Bersama

Effendi : Solve This Problem Take It Cool

Balikpapan, Tribun – Tentara Diraja Malaysia (TDM) dan TNI AD melakukan patroli bersama, di sepanjang perbatasan antara RI dan Malaysia. Di sepanjang 2004 km, yang melintang dari Kalimanatan Barat hingga Kaltim itu, TNI bersama-sama dengan TDM membangun sebanyak lebih dari 40 pos-pos patroli. Demikian disampaikan Panglima I Div TDRM Letjen Dato Muhammad Effendi, dalam kunjungannya ke Markas Kodam VI/Tpr, Kamis (14/6).

Untuk sebuah pos pantau yang berada di sepanjang perbatasan wilayah Indonesia, dijaga oleh satu peleteon pasukan TNI dan satu regu tentara Malaysia. Sebaliknya, di perbatasan wilayah Malaysia dijaga oleh satu peleton TDM dan satu regu TNI. Hal ini, lanjut Effendi, bertujuan untuk menjaga kedaulatan kedua negara secara bersama. “Kita satu rumpun, tidak ada perbedaan, seharusnya kita saling merapat, memahami dan bekerjasama demi kedaulatan nusantara. Ini adalah misi pak Lah (nama panggilan Perdana Menteri Malaysia, Abdullah Baidawi), dan visi presiden Indoneisa agar keharmonian itu harus terjamin demi kedaulatan dan kemakmuran nusantara,” kata Effendi.

Labih jauh, Effendi tidak ingin bahwa keberadaan media akan menjadi persoalan lebih besar. “Makanya yang kita worry (kuatirkan) adalah media massa. Jadi setiap masalah-maslaah kecil seperti itu tidak perlu dibesar-besarkan. Kalau sensisitf itu akan menyebabkan International fear, gak perlu dibesar-besarkan. Solve this problem, take it cool,” ujarnya, saat duduk persis disamping Pangdam VI/Tpr Mayjen TNI GR Situmeang.

Ditanya mengenai keberadaan patok di wilayah perbatasan itu, memang ada indikasi bahwa patok-patok itu hilang, bergeser, bahkan rusak. Namun bergesernya patok itu disebabkan oleh faktor alam, jadi bukan manusia. Dalam setiap patroli bersama, lanjut Effendi, pasukannya dan TNI akan melaporkan kepada masing-masing konsulat apabila menjumpai patok yang rusak. Demikian pula sebaliknya. Sehingga dengan saling koordinasi seperti itu hubungan kedua negara bisa saling terjaga.

Disinggung mengenai tentaranya di perbatasan yang terlibat ilegal logging, jenderal yang tiba bersama 20 asisten dan stafnya ini mengatakan, pihaknya akan menindak prajuritnya yang terlibat kegiatan ilegal logging.
Begitu pula dengan Pangdam VI/Tpr Mayjen TNI GR Situmeang. Menurut Situmeang, pihaknya sudah memroses pasukannya yang terlibat kegiatan ilegal logging di perbatasan. Seperti yang terjadi beberapa waktu lalu, pasukan TNI yang bertugas di pos perbatasan melolosakan pembalakan liar. Kasus itu, lanjut Situmeang, masih ditangani POM TNI AD. Rencanya, dua bulan kedepan Kodam VI/Tpr dan jajarannya akan melakukan lawatan balik ke Malaysia. Usai kunjungan itu, Effendi dan jajarannya melanjutkan perjalanannya ke markas Kompi Raider 600 yang terletak di Manggar.(joi)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: