PT Askes Belum Bayar Klaim Korban Gempa Rp16,5 Miliar

Yogyakarta (ANTARA News) – Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) DIY, dr Bondan Agus Suryanto mengatakan PT Asuransi Kesehatan (Askes) belum membayar klaim perawatan korban gempa di sejumlah rumah sakit di DIY sebesar Rp16,5 miliar.

“Rencananya penggantian klaim itu akan dilakukan melalui Departemen Kesehatan (Depkes),” katanya di Yogyakarta, Sabtu.

Sejumlah rumah sakit yang mengajukan klaim perawatan korban gempa antara lain RS Dr Sardjito, RS Panembahan Senopati, RS Wirosaban, RS PKU Muhammadiyah, RS Bethesda dan RS Panti Rapih.

“Kapan klaim itu akan dibayarkan, saya belum tahu karena belum ada pemberitahuan lebih lanjut,” katanya.

Menyinggung perawatan lanjutan bagi korban gempa yang masih rawat jalan, ia mengatakan untuk memudahkan prosesnya mereka akan dibuatkan kartu askes.

“Dengan kartu askes tersebut korban gempa yang akan berobat tidak perlu mengeluarkan biaya perawatan,” katanya.

Sampai saat ini baru dibuat 150 kartu dari target sebanyak 2000 kartu. Dengan kartu itu pasien bebas biaya perawatan.

Ditanya soal pasien umum yang menggunakan kartu askes, Bondan mengatakan di setiap rumah sakit ada standar operasional prosedur (SOP) termasuk untuk pasien akses.

“Jadi tidak ada pembedaan pada pasien pemegang kartu askes, semuanya akan dirawat dengan baik sesuai aturan yang berlaku termasuk PNS pemegang kartu askes,” kata dia.

Kalau pasien askes sesuai ketentuan harus dirawat di kelas III, maka pelayanannya akan disesuaikan dengan SOP tersebut.(*)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: