40 Persen Remaja Balikpapan Sudah Lakukan ML

*Hasil Survei Tim Penjangkau KPA Balikpapan
Balikpapan, Tribun -Hingga saat ini tim penjangkau (Outreach Worker) Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Balikpapan, terus melakukan survei perilaku terhadap para remaja khususnya pelajar SMU di Balikpapan. Seperti yang dilakuka tujuh anggota OW di MAN Balikpapan, Kamis (2/8). Di sekolah yang berlokasi di Prapatan ini, tim bentukan KPA Balikpapan mensosialisasikan mengenai berbagai masalah HIV/AIDS beserta penyakit penyertanya, seperti Inveksi Menular Seksual, media penularannya seperti narkotika, psikotropika dan zat aditif lainnya yang disingkat Napza.
“Tujuan sosialisasi ini adalah untuk meningkatkan perubahan pola perilaku remaja ke arah yang lebih baik,” kata tim OW Hasyim. Dari hasil survei yang dilakukan di lima SMA di Balikpapan Sepertember 2006 lalu, tercatat 40 persen dari pelajar SMA mengaku sudah pernah melakukan hubungan seksual di luar nikah (seks bebas). Pengambilan sampel dilakukan secara acak di tiap sekolah masing-masing 20 orang, laki-laki dan perempuan.
Sebelum survei itu dilakukan, tim OW telah mempelajari lebih dulu perilaku anak-anak sekolah ini. Terutama dalam hal menyangkut pergaulan, komunitas atau pola hidupnya. Kebanyakan pelajar SMA yang pernah melakukan making love (ML) di luar nikah itu sudah pernah merasakan narkoba. Bahkan sebagian laki-laki melakukan ML di tempat-tempat prostitusi. Sedangkan sebagian perempuan yang sudah pernah melakukan ML, karena faktor pergaulan,  keluarga (broken home), dan juga banyak yang melakukannya dengan pacar sendiri.
“Untuk mensurvei anak-anak di sekolah itu tidak mudah, karena mereka sangat malu-malu dan agak tertutup. Jadi kita upayakan dalam quesioner bagaimana caranya agar mereka bisa mengisinya dengan jujur,” ujar Hasyim.
Dari indikasi itu ternyata penyakit menular kelamin HIV/AIDS tidak hanya akan menyerbu pelaku Injection drug user (IDU), PSK atau orang yang beresiko tinggi (risti), melainkan juga para generasi muda terutama pelajar. Selama ini masyarakat dan orang tua menilai bahwa anak-anak usia sekolah seperti itu jauh dari penyakit mematikan ini. Namun dari hasil survei itu bisa diindikasikan bahwa mereka (pelajar ‘red) juga berperan penting dalam menyumbangkan dirinya sebagai Orang Hidup dengan HIV/AIDS (ODHA).
Dan, bila tahun lalu remaja kita yang sudah melakukan ML sampai 40 persen, lalu bagaimana dengan tahun 2007 ini? Kita tunggu saja hasil survei yang akan dilakukan tim ini September mendatang. Yang jelas mereka juga menjadi bagian dari 170 penderita HIV/AIDS yang  ditemukan hingga tanggal 2 Juli 2007 ini.(joi)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: