Kasus HIV Tertinggi di Balikpapan Selatan

*Lima Rumah Layana AIDS Segera Beroperasi
*Hot Line informasi HIV/AIDS 0542-5625285

Balikpapan, Tribun -Penderita HIV/AIDS di Balikpapan per Juli 2007 sudah menembus angka 170 jiwa. Namun siapa sangka bila dari jumlah tersebut ternyata penderita terbanyak dari Kecamatan Balikpapan Selatan, yakni 48 penderita, disusul Balikpapan Timur 35 jiwa, Balikpapan Barat 34 jiwa, Balikpapan Utara 27 dan Balikpapan Tengah 26 jiwa. Jumlah tersebut termasuk yang sudah meninggal dunia, yaitu sebanyak 29 orang. Lalu, kenapa Kecamatan Balikpapan Selatan menduduki peringkat tertinggi dalam penemuan kasus ini.
Project Implementing Program (PIM) Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Balikpapan, Sugiarto mengatakan, secara fisik wilayah Balikpapan Selatan memiliki  banyak tempat-tempat hiburan malam, taman, atau ruas jalanan yang setiap malam dijadikan mangkalnya pekerja seks komersial, waria, pasangan guys atau orang berisiko tinggi (risti). “Data penderita HIV/AIDS yang peroleh KPA ini kan dari berbagai rumah sakit di Balikpapan. Setelah kita telusuri ternyata mereka banyak dari Balikpapan Selatan,” ujar Sugiarto.
Dengan dikeluarkannya angka HIV/AIDS yang mengalami pertumbuhan cukup signifikan tersebut, KPA Balikpapan akan membuka dua pusat layanan satu atap (One Stop Services), yaitu berada di Puskesmas Prapatan, Puskesmas Baru Tengah pelayanan keliling (mobile). Di pusat pelayanan ini masyarakat bisa memeriksakan dirinya dengan tingkat privatisasi yang sangat terjamin. Pemeriksaan yang bisa dilakukan di dua tempat ini antara lain pengobatan penyakit Infeksi Menular Seksual (IMS), konsultasi, test sukarela, sebagai pusat dukungan dan perawatan terhadap Orang Hidup dengan AIDS (ODHA) dan program penggunaan kondom 100 persen.
Tidak hanya itu, untuk mempermudah akses masyarakat dalam mendapat pelayanan mengenai penyakit mematikan ini, KPA juga membuka lima rumah layanan HIV/AIDS yang tersebar di seluruh kecamatan di Balikpapan. Rumah layanan ini akan buka setiap hari, dan sebagai pusat pelayanan informasi HIV/AIDS, IMS, narkotika dan masalah reporduksi. Di rumah layanan ini kerahasiaan masyarakat yang berkunjung juga sangat terjamin. Dalam persesmian yang akan dipusatkan di Kantor Dinas Kesehatan Kota (DKK) iotu, akan hadir KPA Nasional. “Kita juga akan buka Outreach Community, yaitu semacam tempat perkumpulan tim penjangkau (outreach worker/OW). Jadi bila ada LSM yang punya tim OW bisa bergabung dengan KPA,” ujar Sugiarto.
Peresmian semua fasilitas ini merupakan bagian dari program akselerasi KPA Balikpapan, dalam mempercepat penanggulangan penyakit HIV/AIDS di Balikpapan. Sementara ini KPA juga membuka Hot Line informasi yaitu 0542-5625282. Sebagai pendukung program tersebut, KPA sendiri  kini sudah melakukan berbagai dukungan terhadap pengidap HIV yang ada, seperti pemberian suplemen, vitamin, perawatan rutin, bantuan biaya tes CD4, F-helper untuk melihat sel darah putih pada tubuh dan bantuan pemalasaran jenasah.(joi)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: