Dinas Peternakan akan melakukan Operasi Ke Pasar-Pasar

Balikpapan, Tribun – Setelah tertangkapnya Darwan, 36, penjual daging payau ilegal, Senin (6/7) kemarin, Dinas Peternakan Balikpapan akan melakukan operasi daging ilegal dan pemusnahan daging dipasar-pasar tradisional dan swalayan.
Menurut Noorlenawati, Kasubdin Kehewanan dan Peternakan Dinas Peternakan Balikpapan daging payau tidak haram dikonsumsi, tetapi payau adalah hewan yang dilindungi oleh pemerintah, “Daging payau merupakan daging ilegal Karena payau itu kan sejenis rusa yang dilindungi oleh pemerintah, jadi siapa saja yang menjualnya akan dikenai sanksi. Maka dari itu kami akan melakukan operasi daging ilegal ke pasar-pasar.” ujarnya ketika ditemui dikantornya Rabu, (7/7).
Penjualan daging ilegal merupakan suatu tindakan pidana, dan pelakunya harus dikenakan sanksi karena telah melanggar:
– UU RI No.5 Tahun 1990 Pasal 21 yang berisi tentang dilarangnya menyimpan, memelihara, mengangkut, dan memperniagakan satwa yang dilindungi dalam keadaan mati,
– UU RI No.5 Tahun 1990 Pasal 40 ayat (2) yang berisi tentang konservasi sumber daya alam hayati dan ekosistemnya,
– UU RI No. 23 Tahun 1991 tentang pengelolaan lingkungan hidup
– Peraturan Pemerintah No.22 Tahun 1983 tentang kesehatan masyaraka dan vasener.
Selain itu yang dikhawatirkan dari adanya daging ilegal ini adalah proses pemotongan daging tersebut. “Daging ilegal kan proses pemotongannya tidak melalui Rumah Pemotongan Hewan (RPH), jadi kita tidak tau apakah daging itu aman dan sehat untuk dikonsumsi masyarakat, apakah hewan itu dipotongnya sesuai dengan prosedur, apakah daging itu halal untuk di konsumsi, apakah daging itu utuh dan berasal dari hewan yang hidup atau bahkan bisa saja dari bangkai hewan yang mati. Apalagi daging kan banyak di cari masyarakat, karena daging merupakan sumber protein  hewani yang tinggi dan sangat di butuhkan oleh tubuh dan sangat baik untuk pertumbuhan serta merupakan salah satu komoditi perdagangan yang mempunyai nilai ekonomi yang tinggi. Saya menghimbau kepada ibu-ibu, kalau
membeli daging harus  lebih teliti ” ujar Noorlenawati.

Kriteria Daging Yang Sehat:
– Daging Sapi
1. Warna merah cerah (tidak gelap, tidak pucat, tidak kebiruan dan tidak terlalu merah)
2. Konsistensi liat (kenyal)
3. Bau dan rasanya aromatis
4. Mempunyai lapisan lemak tipis, kecuali bagian tertentu dan berwarna kekuningan.
– Daging Ayam
1. Permukaan kulit putih kekuningan, tidak terdapat memar dan bercak-bercak merah atau biru dibawah kulit, agak mengkilat
2. Bagian dalam karkas putih agak pucat
3. Serabut otot putih atau pucat
4. Pembuluh darah dileher dan sayap kosong (tidak ada sisa-sisa darah)
5. Bau dan aromanya spesifik atau agak amis sampai tidak berbau
6. Konsisyensi otot dada dan paha kenyal.

Tips Membeli Daging
1. Beli daging yang memiliki cap (stempel yang berasal dari Rumah Potong Hewan (RPH) atau Rumah Potong Unggas (RPU)
2. Tidak membeli daging daro pedagang yang tidak memperhatikan praktek higienis yang mencakup lingkungan, peralatan, dan kebersihan diri
3. Tidak membeli daging dari sumber (pedagang/pengusaha daging, retailer) yang tidak mengenal asal- usil daging.
4. Tidak membeli atau mengkonsumsi  produk daging matang yang sudah lama tanpa pemanas
5. Tidak membeli daging yang tidak disimpan dalam lemari pendingin atau digantung, terlindungi dari lalat atau serangga dan debu
6. Membeli ditoko atau kios daging yang resmi dan memperhatikan praktek
7. Daging yang sudah di beli. dikemas dengan baik, tidak dicampur atau bersentuhan dengan produk atau makanan lain.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: