Harga Tiket Pelayaran Swasta Naik hingga 54 Persen

PELNI Siapkan 25 Persen Cadangan Tiket

* Antisipasi Lonjakan Penumpang
* Harga Tiket PELNI tidak naik.

PT PELNI menyiapkan tiket cadangan yang besarannya mencapai 25 persen dari stok tiketnya yang diberlakukan sejak bulan Ramadhan sampai Lebaran. Penyiapan tiket cadangan ini bertujuan untuk mengantisipasi kelangkaan tiket terutama menjalang lebaran. Berbeda dengan pelayaran swasta, pada angkutan mudik lebaran tahun ini PELNI tidak menaikkan tiket.
Kepala PELNI cabang Balikpapan Capt Indardjo Setiadji mengatakan, penyiapan tiket cadangan ini merupakan kebijakan dari pusat yang menerapkan dispensasi penyediaan tiket menjelang lebaran. Tambahan tiket cadangan ini diberlakukan pada seluruh rute pelayaran  yang dilayani PELNI.
“Tiap satu kapal ada penambahan dispensasi mencapai 25 persen dari tiket yang ada. Perubahan ini berlaku untuk tiket penumpang. Tambakan tiekt lebih dari itu. Dispensasi itu untuk menjaga kalau ada tiket yang rusak atau batal,” katanya saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (17/9).
Tiket rusak itu umumnya terjadi akibat kesalahan penulisan nama atau kesalahan lain yang dilakukan travel penjualan tiket yang bermitra dengan PELNI. Tingkat Tiket rusak itu tergolong kecil. Dari 1.000 tiket yang diterbitkan muncul tiket rusak sebanyak 1 kasus. Sedangkan tiekt batal umumnya dari pembatalan tiket oleh calon penumpang.
Penerapn tiket cadangan itu merupakan tindak lanjut dari instruksi direktur Ditkapel Dirjen Hubla RI yang memberikan dispensasi 25 persen penambahan tiket bagi seluruh PELNI.
Capt Indardjo Setiadji menerangkan, cadangan tiket itu tidak diberikan kepada travel mitra PELNI. Tiket cadangan itu baru dikeluarkan setelah terjadi kelangkaan tiket pada travel perjalanan. Pihak Travel dapat memperoleh tiket cadangan itu dengan mengajukan permintaan tiket kepada PELNI. “Tak ada sistem jatah-jatahan  bagi seluruh travel. Travel yang kekurangan bisa minta ke PELNI untuk penerbitan tiket,” jelasnya.
Meskipun diberlakukan penyiapan cadangan tiket, PELNI tidak melakukan penambahan terhadap jadwal keberangkatan maupun perubahan harga tiket. Sampai lebaran nanti, harga tiket PELNI tidak naik. “Impossible kami tambah jadwal karena rute armada yang kami punya sudah penuh,” jelasnya.
PELNI menyiapkan empat armada kapal  untuk melayani angkutan lebaran lewat laut selama lebaran. Yaitu KM Kerinci, KM Dobonsolo, KM Nggapulu dan KM Tidar yang berlabuh untuk mengangkut penumpang dari pelabuhan Semayang. Jumlah armada itu merupakan sebagian dari 28 armada PELNI yang melayani seluruh pelabuhan angkutan laut dengan menerapkan sistem pelayaran multi-port.
Kapasitas Penumpang yang dapat diangkut dalam pelayaran selama seminggu mencapai 10.923 penumpang. Terdiri dari kapasitas KM Dobonsola menampung 2.740 penumpang, KM Tidar mengangkut 2.671 penumpang, KM Nggapulu mampu mengangkut 3.386 penumpang dan KM Kerinci yang mampu mengangkut 2.126 penumpang dalam sekali pelayaran.
Rute yang dilayani oleh empat armada PELNI dari pelabuhan semayang mencakup seluruh rute pelayaran. Diantaranya Bau-bau, Makasar, Tarakan, Nunukan,  Kijang, Jakarta, Surabaya, Pare-pare, Pantoloan, Toli-toli, Trnate, Manokrari, Babire, Jaya Pura, Bitung dan rute lain. Rata-rata perputaran kapal PELNI yang berlabuh di Pelabuhan Semayang berkisar 14 hari.

Jadwal Keberangkat Armada PELNI Melalui Pelabuhan Semayang Tiap Minggu
Nama Kapal         Hari            Tujuan
KM Kerinci         Senin     Bau-bau, Makasar, Balikpapan, Tarakan dan Nunukan

KM Dobonsolo     Selasa dan Jumat    Kijang, Jakarta, Surabaya, Makasar, Pare-pare,
Pantoloan, Nunukan, Tarakan dan Toli-toli
KM Tidar         Jumat              Surabaya,  nunukan, Tarakan dan tujuan lain
KM Nggagulu         Rabu dan Sabtu     Jakarta, Surabaya, Pantoloan, Ternate, Surabaya, Biak,
Manokrari, Nabire, Jayapura dan Bitung
Sumber : PELNI cabang Balikpapan.

Harga Tiket Pelayaran Swasta Naik hingga 54 Persen
* Berlaku 28 September 2007

Masyarakat Kalimantan Timur yang berniat  mudik mendekati  lebaran  siap-siap  merogoh kocek lebih untuk membeli tiket. Pasalnya, sejumlah perusahan pelayaran memberlakukan penyesuaian harga tiket dengan menyesuaikan tarif  tiket pelayaran ke berbagai rute pelayaran termasuk tujuan Surabaya, Pare-pare dan Makassar. Kenaikan harga tiket bervariasi tergantung dari jenis tiket kelas yang dibeli.
PT Pelayaran Prima Vista cabang Balikpapan memberlakukan penyesuaian harga  tiket pelayaran itu mulai 28 September sampai dengan 13 Oktober 2007. Kenaikan harga tiket terbagi dalam tiga trayek pelayaran yaitu tujuan Surabaya, Pare-pare dan Makassar.  Penyesuaian tarif  paling tinggi  diberlakukan pada kelas VIP dengan rute pada rute pelayaran Balikpapan – Surabaya. Untuk Harga tiket kelas VIP A  yang semula RP 230.000 menjadi Rp 355.000, Tiket kelas VIP B dari Rp 220.000 menjadi Rp 310.000. Kenaikan tiket untuk kelas ekonomi tertinggi diberlakukan pada kelas ekonomi dewasa lesehan yang mencapai 52 persen dari semula Rp 180.000 menjadi Rp 275.000. Harga tiket economu cabin dari Rp 200.000 menjadi Rp 290.000. Ekonomi anak lesehan dari RP 140.000 menjadi Rp 210.000.
Manager PT Pelayaran Prima Vista cabang Balikpapan Djoko Muiz mengatakan, penyesuaian tarif itu merupakan keputusan direksi yang disepakati dari hasil rapat jajaran manajemen perusahaan tersebut di Surabaya. Pemberlakuan harga tiket baru itu didasarkan atas pertimbangan direksi menyikapi jatah tuslag menjelang lebaran.
“Tuslag ditetapkan dengan mempertimbangkan arus keberangkatan dan pulang. Biasanya lonjakan penumpang terjadi pada saat penumpang mudik. Sedangkan ketika kapal kembali belum tentu sama dengan yang berangkat. Sehingga terjadi jumlah penumpang yang pulang dan kembali jomplang,” katanya saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (17/9).
Dari kenaikan harga tiket itulah jajaran manajemen Prima Vista mengharapkan biaya operasional pulang dan pergi dapat tertutupi. Kenaikan  harga tiket itu tidak berlaku untuk bayi. Penumpang bayi tetap dikenakan tarif normal untuk seluruh rute palayaran yang dilayani perusahaan tersebut yaitu Surabaya, Pare-pare dan Makassar. Tarif tiket untuk bayi jurusan balikpapan – surabaya sebesar Rp 35.000, tujuan Balikpapan-Pare-pare sebesar Rp 25.000 dan rute Balikpapan-Makassar tetap Rp 25.000.
Djoko Muiz menerangkan, kenaikan harga tiket pesawat itu dibarengi dengan tambahan fasilitas dan layanan pada penumpang. Biaya tiket yang dibayarkan penumpang sudah termasuk asuransi,  pas masuk penumpang ke pelabuhan termasuk gratis muatan barang bawaan maksimal 20 kilogram tiap pemegang tiket. Prima Vista juga menyediakan menu khusus sahur dan berbuka puasa bagi penumpang yang menjalankan ibadah puasa.Menu itu termasuk tajil atau makan pembuka puasa. Selama berlayar juga tersedia poliklinik untuk pelayaran kesehatan pada penumpang.
Penumpang juga bisa memperoleh kesempatan untuk mendapatkan doorprize yang diundi setiap kali berlayar. Disedikan 2-3 tiket gratis yang diundi bagi penumpang yang beruntung.
Prima Vista mengerahkan tiga Kapal yaitu KM Madani, Safira dan Mandiri Nusantara dengan daya tampung 11.000 penumpang untuk pelayanan angkutan lebaran nanti.(rid)

Sementara itu, perusahaan pelayaran PT Dharma Lautan Utama juga menerapkan hal yang sama.  Kenaikan harga tiket kapalnya akan diberlakukan pada 28 September mendatang. “Sebenarnya bukan naik, tetapi adalah penyesuaian harga tiket leberan. Karena harga tiket yang sesungguhnya adalah ini, tapi kita sesuaikan dengan harga tiket pesawat terbang,” ujar Kepala Cabang PT Dharma Lautan Utama Herman Fajar. Seperti pada pelayaran ekonomi dewasa lesehan (EDL) tujuan Balikpapan-Surabaya. Bila harga normalnya Rp 180.000 tapi per tanggal 28 September nanti akan naik menjadi Rp 275.000. Demikian pula untuk tujuan Balikpapan-Makassar, bila sebalumnya Rp 150.000 maka akan naik menjadi Rp 170.000.

Harga Tiket Baru  Prima Vista Mulaki 28 September 2007 s/d 13 Oktober
Jeins Tiket        Balikpapan Surabaya    Balikpapan – Pare-pare     Balikpapan Makassar
VIP A            Rp 355.000        Rp 265.000            Rp 275.000
VIP B            Rp 310.000        Rp 235.000            Rp 250.000
Ekonomi Cabin    RP 290.000        Rp 185.000            Rp 225.000
Ekonomi dewasa lesehan  Rp 275.000        Rp 155.000            Rp 160.000
Ekonomi Anak Lesehan    Rp 210.000        Rp 120.000            Rp 125.000
Bayi                Rp 35.000        Rp 25.000            Rp 25.000
Sumber : Prima Vista Cabang Balikpapan.

Harga Tiket Baru  Dharma Lautan Utama pada 28 September 2007 s/d 14 Oktober 2007
Kelas        Balikpapan-Makassar    Balikpapan-Surabaya
VIP        Rp 265.000        Rp 340.000
Kelas I    Rp 235.000        Rp 320.000
Kelas II    Rp 215.000        Rp 305.000
Kelas III    Rp 195.000        Rp 290.000
EDL*)         Rp 170.000        Rp 275.000
Anak        Rp 125.000        Rp 210.000
Bayi        Rp 25.000        Rp 35.000
*) EDL : Ekonomi Dewasa Lesehan
Sumber : PT Dharma Lautan Utama Balikpapan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: