Kontrasepsi KB berbahaya bagi Penderita Tumor

* Bisa menimbulkan komplikasi penyakit
Balikpapan, Tribun – Pemasangan alat kontrasepsi keluarga berencana ternyata tidak bisa dipasang pada sembarang pasangan usia subur. Ada sejumlah alat kontrasepsi tertentu yang harus mendapatkan perhatian khusus dari petugas pemasangan KB khususnya penanganan pemasangan alat KB pada penderita penyakit kronis tertentu.
dr Syafardi Ibrahim SPOG dari Rumah Sakit WA Syachranie Samarinda mengatakan, pemasangan alat kontrasepsi pada akseptor Keluarga bencana harus memperhatikan syarat indikasi penyakit yang diderita pemakai alat kontrasepsi. Sebelum alat kontrasepsi dipasang, pasien terlebih dulu diperiksa untuk mengetahui pengaruh kontrasepsi KB terhadap penyakit yang diderita.
“Pemasangan jenis kontrasepsi apa yang dipakai tidak sama untuk semua orang.  Artinya sebelum pemasangan alat kontrasepsi harus diperiksa dulu. Ada yang cocok memakai kotrasepsi hormonal. Sementara lain bisa diberikan jenis kontrasepsi lain. Untuk penyakit tumor tidak cocok memakai kontrasepsi hormonal,” katanya saat ditemui pada Seminar Ilmiah Sehari Keluarga Berencana yang digelar Ikatan Bidan Indonesia di Comfort Hotel Sagita Balikpapan, Sabtu (8/9).
Pemasangan alat kontrasepsi hormonal berbahaya bagi penderita penyakit tumor. karena alat KB hormonal berakibat memperberat kada penyakit tumor yang diderita pasien. Kalau pemasangan alat kontrapsi tersebut dipaksakan akan membahayakan pasien sendiri.  Alat kontrasepsi KB hormonal meliputi segala peralatan KB yang dipasang di bawah kulit termasuk  kontrasepsi dalam mulut rahim termasuk implant KB.
Alternatif pemasangan kontrasepsi yang dipakai pasangan usia subur selain kontrasepsi hormonal adalah pemakaian kondom, obat pil KB, KB Suntik. Pemasangan alat kontrasepsi yang sesuai sangat tergantung dari hasil pemeriksaan dan pengetahuan bidan sebagai salah satu pelaksana lapangan pemasangan alat KB.
“Pemasangan alat konsepsi yang aman aadlah yang tidak ada kontra indikasi pemakaian. Hadi harus diseleksi dulu faktor keamanannya pada akseptornya. Yang paling diminati kebanyakan secara nasional tetap Pil KB yang pemakaiannya diatas 30 persen dari akseptor KB,” jelasnya.(rid)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: